Work

Libur Sehari Jadi Ibu

Minggu lalu saya nonton konser, bukan hanya 1 tapi 2 konser berurutan. Jadilah 2 malam itu saya pulang larut dan sampai rumah Langit sudah tidur :( Egois sekali, ya, kedengarannya, meninggalkan anak hanya untuk nonton konser, 2 hari berturut-turut pula! Saya kasih alibi, boleh, ya? Yang pertama konser Morrissey, kebetulan saya suka sama penyanyi ini…

Kiat Kembali Bekerja Usai Melahirkan

Hal ini saya alami 8 bulan lalu, saat si kecil baru berumur 2 bulan dan mengharuskan saya untuk kembali bekerja, memang berat rasanya di awal-awal meninggalkan si kecil yang biasanya selalu berdua dengan kita, kini harus di tinggal di rumah dengan orang lain (dalam hal ini Ibu mertua saya). Namun demi dia juga saya harus…

Anak Itu Menangis Sendiri…

Akhir Desember 2011 lalu, saya diajak sahabat untuk ikut dalam ‘wisata jiwa’, Saya diajak ke panti asuhan balita di daerah Cipayung yang bernama Panti Asuhan Tunas Bangsa. Saya menulis ini tidak bermaksud riya’ dan sombong, melainkan karena seumur hidup baru kemarin itu saya menginjakkan kaki di panti asuhan. Saya hanya ingin berbagi bagaimana rasanya. Ketika…

What We Need; Women Supporting Women!

Mommies, tahukah kalau dalam dunia korporat, komposisi wanita di level awal (entry level) ada sebanyak 53%. Sedikit lebih banyak daripada laki-laki. Tapi, komposisi itu semakin berkurang pada tingkat atas dan atasnya lagi sampai hanya ada sisa 3% pada level CEO? Jadi dari pertama mulai kerja dan kemudian menaiki tangga karir, banyak perempuan yang berguguran. Alasannya…

The Center of My Universe

Beberapa hari lalu, saya ngobrol via BBM dengan seorang sahabat yang sekarang sedang berada di luar Indonesia. Biasalah, kangen-kangenan gitu. Secara kita memang akrab banget dari dulu, meski sekarang saya sudah berkeluarga dan dia belum. Teman saya ini, sebut saja Fifi, cerita, di negara tempat dia tinggal sekarang, cewek-cewek Asia, termasuk dia, laris manis banget. Tak…

Rumah Singgah: Harapan Baru Anak Jalanan

Fakir miskin dan anak-anak telantar dipelihara oleh negara Kenyataannya, menurut sebuah data yang saya peroleh, jumlah anak jalanan di Jakarta ada kurang lebih 230 ribu saja. Salah siapa? Saya termasuk salah satu orang yang akrab dengan pemandangan anak jalanan. Dari jarak kurang dari 1 km rumah saya, sudah bisa ketemu sama anak jalanan. Mereka jadi…

MommiesPreneur: Dari Korporat ke Freelancer

Halo, Mommiespreneur & Mommiesployee :D Terakhir Mommies Daily, kan, sudah membahas tentang Mommiespreneur: Dari Katering, Clodi sampai Party Planner, sekarang kami mau feature dua orang mommies yang baru saja memutuskan untuk berhenti bekerja kantoran dan terjun ke dunia freelance demi mendapatkan waktu lebih untuk keluarga dan kehidupan yang lebih imbang. Apa saja, sih, yang mesti…

Mommies at Work; Perempuan Masa Kini

Kalau zaman dulu ada pameo urusan perempuan itu hanya seputar sumur-dapur-kasur, maka makin ke sini perempuan makin dikenal dengan kehebatannya yang piawai multitasking. Tak hanya urusan rumah tangga dan keluarga, tapi juga tidak sedikit kaum perempuan yang memegang tampuk kepemimpinan di lingkungan kerja. Berikut ada Yustina Wijaya ibu dari Rayvell dan Keira, VP Operations & Technology sebuah…

Mommiespreneur: Dari Katering, Clodi Sampai Party Planner

  Akhir Maret lalu, Mommies Daily diundang oleh majalah Femina untuk menghadiri “Power Lunch Wanita Wirausaha Femina”. Di acara tersebut hadir para pemenang dan finalis dari lomba Wanita Wirausaha Femina beserta pembicara yang terdiri dari wanita-wanita hebat seperti Ibu Martha Tilaar dan Anne Avantie. Mereka bercerita tentang pengalamannya membangun bisnis, dan tentu saja, kami sigap…

Meninggalkan Status Ibu Bekerja & Menjemput Rezeki Lain

Saya dulunya adalah working mom, dengan jam kerja yang ringan, hanya dari 8.30 – 3.30, 5 hari kerja dalam seminggu. Dalam setahun bisa mendapat maksimal 15.5 kali gaji. Kami tidak punya pembantu, karena memang tidak pernah berjodoh dengan pembantu tetap, hanya pembantu part time yang datang 1-3 kali seminggu tergantung kebutuhan. Anak saya lahir di…

Saya Adalah Ibu Rumah Tangga

“Sekarang kerja dimana?” “Nggak kerja, Jadi ibu rumah tangga aja” jawab saya dengan senyum ramah. Namun apa yang saya dapat? Sepasang mata yang tadinya hangat menyapa berubah menjadi sinis dan (menurut saya) sedikit merendahkan saya. Sigh. Tapi itulah kenyataan yang saya dapatkan ketika saya bertamu ke rumah saudara jauh dari ibu saya. Pembicaraan yang tadinya…

Away: On Business Trip

Rasanya sejak menjadi seorang Ibu saya lebih sensitif apalagi kalo berhubungan dengan masalah anak kecil. Kalo sedang tidak ada Raysa disisi saya, hanya mendengar suara anak kecil saja bisa memicu rasa kangen yang luar biasa. Padahal bisa saja kejadian ini terjadi pada saat makan siang saat menjalani hari-hari kerja biasa. Yang paling menderita adalah kalau…

Ketika Harus Memilih

Menjadi working mommy memang jadi dilema tersendiri buat sebagian kaum ibu, termasuk saya. Kebebasan finansial sekaligus supporting AD/ART keluarga menjadi tolak ukur para working mommy tentunya. Belum lagi iming-iming jaminan fasilitas kantor, seperti asuransi untuk keluarga, yang membuat kita mikir dua kali untuk hengkang dari pekerjaan. Saya bekerja untuk perusahaan Jepang, yang berprinsip “rela mati”…

The Questions Behind Motherhood and Career

Choices, like every other thing in life, are often irreversible and consequential. They do not always allow avoiding mistakes but it almost always results in personal growth. Human error is inevitable. But it comes with the chance to learn. I came to think about a woman’s choice to domestic life. A good friend of mine,…

Working mom vs full time mom = freelance mom

Saya sudah mulai bekerja sejak berusia 20 tahun, atau sekitar 8 tahun yang lalu. Kendati masih kuliah, namun karena bidang pekerjaan adalah yang saya sukai dan berkaitan dengan jurusan kuliah, maka saya sangat menikmatinya. And the story goes… Sampai menikah, hamil dan punya anak, saya masih tetap bekerja. Bahkan sebelum menikah, perjanjian saya dengan suami…