Program Penting untuk Dilirik dari Capres dan Cawapres Buat Kita, Kaum Ibu

Ditulis oleh: Rachel Kaloh

Supaya lebih mantap memilih calon pemimpin negara, yuk, intip program dari kedua calon, khususnya yang berhubungan dengan masa depan ibu dan anak.

Siapa yang sampai sekarang masih galau antara dua pilihan pasangan capres dan cawapres? Galau boleh, tapi jangan sampai hal ini bikin kita jadi mundur dan nggak menggunakan hak pilih yang amat sangat berharga itu ya. Sebagai ibu dan orangtua yang punya tanggung jawab terhadap masa depan anak, dan sesuai janji saya di artikel yang laluyuk, intip program dari kedua calon presiden (dan wapres) yang berkaitan langsung dengan peran kita sebagai ibu, dan tentu terhadap kehidupan si kecil di masa yang akan datang.

Program Penting untuk Dilirik dari Capres dan Cawapres Buat Kita, Kaum Ibu - Mommies Daily

Masalah Gizi: Sedekah Putih vs 1000 Hari Pertama

Pasca-debat calon wakil presiden yang lalu, istilah Sedekah Putih ini sempat menimbulkan pro dan kontra. Alkisah, saat diberikan pertanyaan mengenai program apa yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah gizi di Indonesia? Cawapres nomor urut dua, Sandiaga Uno mengutarakan program Sedekah Putih dengan cara memberikan susu dan kacang hijau untuk para siswa TK dan SD. Sementara, menurut cawapres nomor urut satu, KH Ma’ruf Amin, stunting perlu dicegah pada saat 1000 hari pertama anak. Di sini sih, saya nggak mau bahas mana yang benar, mana yang salah. Yang jelas, kedua paslon sudah memiliki visi mengenai cara menurunkan angka gizi buruk yang terus terjadi di Indonesia.

Kesehatan Masyarakat: Peningkatan Kualitas Pelayanan vs 22 Menit Olah Raga

Soal visi terkait kesehatan masyarakat, Ma’ru Amin mengutarakan visinya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, yaitu dengan terus menyediakan dokter yang siap melayani serta memastikan akan ketersediaan obat-obatan. Sementara, Sandiaga memfokuskan pada program promotif preventif, yaitu olahraga selama 22 menit per hari. Sandiaga juga sempat mengucapkan tidak boleh lagi ada antrean panjang dalam program kesehatan masyarakat. Kedua program yang disebutkan oleh masing-masing cawapres ini juga terkait dengan program BPJS Kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang saat ini sedang defisit.

Pendidikan: Beasiswa Sampai Kuliah vs Sekolah Link and Match

Dalam menyampaikan visinya, cawapres nomor urut satu menyatakan bahwa pendidikan dan beasiswa akan diteruskan, bahkan ditingkatkan sampai kuliah. Ma’ruf juga berpesan pada anak-anak untuk tidak takut bermimpi dan bercita-cita. Sementara cawapres nomor urut dua, yakin untuk menjalankan kurikulum yang berpusat pada pembangunan karakter dan akhlak, menghapus sistem ujian nasional untuk digantikan dengan penerusan minat dan bakat, serta sekolah link and match, yaitu sistem pendidikan yang tersambung dengan para penyedia lapangan kerja.

Pendidikan – Program Indonesia Pintar vs Akses Buku Murah

Melalui jubirnya, paslon 1 membuat Program Indonesia Pintar (PIP). Di dalam program tersebut, sekaligus melanjutkan yang sudah berjalan selama ini, Jokowi menghadirkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk membantu anak dan keluarga yang tidak mampu agar bisa bersekolah. Selain itu, beliau juga akan menargetkan SLTA sebagai tingkat pendidikan terendah di Indonesia. Sementara, paslon 2 memiliki 11 poin program pendidikan. Beberapa di antaranya adalah meningkatkan akses masyarakat terhadap buku yang murah dan terjangkau melalui kebijakan perpajakan yang menunjang, membangun perpustakaan dan taman-taman bacaan untuk mendorong gerakan literasi masyarakat, serta menerapkan wajib belajar 12 tahun melalui APBN maupun pendidikan jarak jauh untuk daerah-daerah yang sulit terjangkau dan miskin.

Pemberdayaan Perempuan: Ibu Bangsa vs Emak-emak

“Kami ingin berjuang untuk partai emak-emak. Kami ingin harga-harga pangan terjangkau,” seru Sandiaga, saat debat cawapres yang lalu. Sementara tim kampanye Jokowi merespon dengan menciptakan nama lebih formal, yakni Ibu Bangsa. Tenang, nggak usah jadi baper, karena kedua paslon ini memiliki program yang juga berpusat pada pemberdayaan perempuan. Di antaranya, paslon 01 akan meningkatkan akses perempuan dan ibu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi, meningkatkan akses perempuan untuk memperoleh pendidikan, memfasilitasi perempuan untuk merintis usaha, dan meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dari tindakan kekerasan. Sementara, paslon 02 fokus terhadap penyelesaian masalah ekonomi seperti tidak stabilnya harga bahan pokok dan keterbatasan lapangan pekerjaan untuk memerangi ketidaksetaraan gender.

Program Childcare untuk Ibu Bekerja

Selain program-program di atas, ada juga program unggulan capres 01 yang akan menenangkan hati para ibu bekerja, yaitu program Childcare atau penitipan dan pengasuhan anak. Namun, sayangnya, program serupa belum terdengar dari capres 02.

Jadi, gimana? Sudah lebih mantap dong terhadap pilihannya?


Post Comment