9 Perawat di RS yang Sama, Kompak Hamil!

Sembilan perawat di RS Maine Maine Medical Centre’s Labor and Delivery Unit hamil bersamaan. Dan hari perkiraan lahir mereka pun hanya terpaut beberapa minggu satu sama lain.

9 Perawat di RS yang Sama, Kompak Hamil! - Mommies Daily

Kalau hanya 1 atau 2 orang yang hamil dalam satu divisi, mungkin sudah biasa terjadi dalam sebuah perusahaan. Tapi ini menurut saya, luar biasa, 9 orang perawat kompak hamil, dan tenggat mereka melahirkan, juga berdekatan.

Sembilan perempuan ini berasal dari Maine Medical Centre’s Labor and Delivery Unit, Portland, Amerika. Salah satunya bernama Amanda Spear, dia mengatakan fenomenan ini sangat unik. Ia merasa, ketika datang ke rumah sakit untuk bekerja, setiap harinya ada saja kabar rekan kerja yang hamil. Beberapa di antaranya mengalami kehamilan pertama, dan sisanya sudah kali kedua.

Keadaan seperti ini, sebetulnya menguntungkan mereka. Sembilan perawat ini mengakui. Secara tidak sengaja, mereka sudah membentuk kelompok bermain untuk anak-anak yang nanti lahir. Menurut saya, nantinya mereka kompak tidak hanya sebagai tim kerja, tapi juga sebagai support system yang saling menguatkan sesama ibu.

Secara psikis, jadi lebih tenang, karena mereka sudah mengenal “medan perang” ketika akan melahirkan. Mengenal hampir semua kru RS.

Rumah sakit tempat mereka bekerja punya 80 perawat yang bertugas di unit melahirkan. Jadi masih ada tenaga ekstra yang akan menutupi tugas mereka selama periode cuti bersalin berlangsung. Kasus kompak hamil seperti ini, bukan sekali ini saja. Tahun 2018 tercatat ada 16 perawat di Banner Medical Center’s Intensive Care Unit hamil secara bersamaan.

Para peneliti bilang, fenomena seperti ini disebut dengan “fertility influence.”  Mereka saling memengaruhi berkaitan rencana kehamilan, ingin memiliki bayi secara bersamaan. Nantinya, mereka juga akan menjalani bersama pasang surut emosi dan hal lainnya, seputar membesarkan buah hati masing-masing.

Nah, kalau mommies, pernah menemukan fenomena yang sama di sekitar anda, cerita dong…

*Artikel ini diadaptasi dari babyology.com.au

 


Post Comment