Fakta dan Mitos Hypnobirthing yang Wajib Mommies Tahu

Ada yang sedang mengincar metode kelahiran Hypnobirthing? Sebelum beranjak jadi sebuah komitmen. Yuk, cek dulu fakta dan mitos seputar Hypnobirthing berikut ini.

Hypnobirthing - Mommies Daily

Beberapa tahun belakang ini, Hypnobirthing marak dibicarakan ibu-ibu muda. Kata Tantri Maharani Setyorini, seorang Bidan dan Trainer Hypno Birthing Indonesia “Jika diperhatikan dari segi tren di kalangan Ibu hamil, mereka ingin saat bersalin dapat meminimalkan rasa tidak nyaman selama proses persalinan karena ketidanyamanan saat prose bersalin merupakan salah satu issue utama bagi para calon Ibu.”

Sementara itu, dari segi pengertian, Hypnobirthing menurut Tantri adalah upaya alami untuk memasukkan niatan atau sugesti ke alam bawah sadar untuk menghadapi kehamilan yang sehat lahir dan batin juga persalinan yang tenang dan sadar.

Yang menarik, Hypnobirthing ternyata punya visi dan misi, yang berkaitan dengan pembentukan karakter generasi Indonesia:

Supaya generasi Indonesia kedepan menjadi lebih baik karena proses kelahiran mereka yang membawa memori positif bagi bayi, orangtua, keluarga juga tenaga kesehatan. Seperti penelitan dr.Bruce Lipton, bahwa usia 0-7 tahun kehidupan manusia adalah pondasi utama dari kehidupan berikutnya. Ketika bayi-bayi yg lahir mengenal kasih dan sayang disaat mereka merasakan lahir ke dunia pertama kali, kasih dan sayang itu yang dibawa seumur hidup mereka. Tetapi jika kekerasan, ketakutan dan kekhawatiran yang dikenal saat pertama kali dilahirkan ke dunia, makan hal itulah yg dibawa sepanjang kehidupannya.

Agar Hypnobirthing berjalan sukses, Tantri menyarankan calon ibu mengikuti Kelas Hypno-birthing dengan Praktisi Terlatih supaya ilmu yang diterima benar persepsinya dan ilmunya utuh. Kuncinya Latihan dan pengulangan selama masa kehamilan.

Apa yang membuat Hypnobirthing erat menghapus stigma “melahirkan itu sakit?”

  • Dalam Hypnobirthing, kita mengubah mindset , yang awalnya: melahirkan merupakan peristiwa menakutkan, kita ubah menjadi peristiwa bahagia yang ditunggu-tunggu.
  • Saat proses bersalin, yang akan lebih aktif adalah alam bawah sadar klien (88%), dibandingkan alam sadarnya (12%). Sehingga dikelas hypnobirthing, klien dilatih untuk bisa melepaskan trauma, ketakutan dan ketidaknyamanan tentang persalinan yang mungkin sudah tertanam di alam bawah sadar mereka selama ini. Hypnobirthing mengubah mindset itu dengan cara Hypnosis (mengaktifkan alam bawah sadar dan menonaktifkan alam sadar, kemudian memberikan niatan atau sugesti yang positif seperti setiap ada kontraksi datang, ibu tetap merasa nyaman.)
  • Dalam kelas Hypnobirthing juga diajarkan materi Hypno-anesthesia , yaitu memindahkan perhatian dalam otak kita kepada hal yang lain. Sehingga jika ada perasaan tidak nyaman selama proses bersalin, klien dilatih untuk memindahkan perhatian sejenak sehingga yang dirasakan selama proses bersalin tetap rasa nyaman.

Namun ada mitos yang ingin Tantri luruskan, mitos bahwa melahirkan dengan Hypnobirthing pasti selalu tidur. Metode Hypnobirthing saat proses bersalin tidak menghilangkan kesadaran dari para klien. Tapi memberdayakan klien untuk dapat melakukan self hypnosis sehingga dapat melewati proses bersalin yang lebih nyaman, happy dan minim trauma

Untuk mengikuti kelas Hypnobirthing, Tantri bilang banyak fasilitator yang membuka kelas-kelas Hypnobirthing. Baik di RS maupun di klinik kebidanan mereka. Untuk persalinan, Tantri menyarankan, tempat yang memerhatkan segi kemanan ibu dan bayi.


Post Comment