Ini Alasan Para Istri Berbohong Soal Belanja pada Suami

Setiap pasangan tentu punya cara nyaman masing-masing membicarakan uang dengan pasangan. Pernah punya rahasia apa soal uang dan serba-serbi belanja?

kebohongan suami
Beberapa waktu lalu saya melihat sebuah postingan viral dari seorang penjual gundam. Ia bercerita tentang para suami yang berbohong dengan berbagai cara agar istrinya tak tahu mereka membeli gundam yang harganya bisa sampai berjuta-juta.

Dari memindahkan isinya ke dus gundam palsu buatan Cina (padahal yang dibeli ori) sampai mengurangi harga di nota pembelian agar istri tidak ngomel panjang lebar. Familiar dengan kejadian seperti ini?
Para suami ini seperti merasa berhasil membohongi istri. Saya jadi penasaran, memang hanya suami yang bisa berbohong? Saya pun bertanya di IG story dan wow, istri yang berbohong juga BANYAK SEKALI HAHAHA.
Berbelanja tas atau sepatu tapi disimpan dulu di mobil berhari-hari agar tak ketahuan baru belanja, sampai membeli tas puluhan juta tapi mengaku KW atau mengaku harganya dalam USD padahal kenyataannya dalam Euro.

Lalu apa alasan para istri ini berbohong pada suami?

(Well, bukan berbohong sih hanya tidak memberitahu fakta sebenarnya hahahahaha)

1. Beda selera dan pandangan soal barang

Menurut istri skin care Rp 2juta itu tidak mahal tapi menurut suami justru baru masuk akal kalau uang Rp 2juta itu dibelikan tas atau sepatu. Padahal istrinya merasa tas atau sepatu Rp 2juta terlalu mahal. Nangkep kan, ya? Hahaha.

Intinya ada perbedaan pandangan antara barang dan harga bagi suami dan istri. Jadi daripada ribut ya sudahlah beli saja tapi akui harganya tidak segitu.

2. Suami sangat irit

Banyak suami yang hidup sangat irit sementara istri kan bekerja juga sehingga merasa wajar kalau splurge untuk memanjakan diri sendiri. Tapi karena suami selalu menyindir atau perhitungan, jadi rahasiakan saja pembelian-pembelian yang harganya (menurut suami) tidak masuk akal.

3. Terlalu impulsif

Minggu lalu baru beli lipstik kok minggu ini beli lipstik lagi? Warnanya mirip pula! Istri tau banget sih ini impulsive buying jadi daripada di-judge boros oleh suami, sudahlah tak perlu bilang toh dia juga tidak akan sadar perbedaan warnanya hahahaha.

4. Penghasilan suami lebih kecil

Yang satu ini untuk menjaga perasaan suami karena namanya cowok kadang punya gaji lebih kecil saja sudah membuat egonya terluka diam-diam. Apalagi istri dengan gaji lebih besar ini beli tas seharga setengah gaji suami? Wah, wah, daripada jadi perang dingin, lebih baik akui saja sebagai tas KW. :))))

5. Uangku ya uangku

Bagi pasangan suami istri yang punya penghasilan dan mengatur sendiri uang masing-masing, mereka memilih untuk tidak bilang karena untuk apa? Ini kan uangku sendiri. Lagipula duh hidup sudah cukup hectic harus bekerja, urus anak, urus rumah tangga, nggak punya waktu untuk bilang setiap kali belanja.

*

Pernah punya pengalaman serupa moms? Jangan khawatir, tidak ada yang salah atau benar kok, yang jelas semuanya tetap nyaman, aman, dan terkendali. Tidak semua pasangan harus seragam kan ya pengaturan uangnya.

Hanya saja perlu diingat, buat saya, berbelanja atau mengeluarkan uang sih tidak wajib-wajib amat bilang. Tapi kalau berutang itu sebaiknya bicaralah satu sama lain, terutama jika tidak punya prenuptial agreement.

Karena dalam pernikahan, harta bersama, utang juga bersama lho! Selamat belanja, mommies! *EH* :))))


Post Comment