5 Cara Melatih Anak jadi Pribadi yang Baik

Karena hal baik tidak bisa tumbuh begitu saja, perlu dicicil hingga menjadi kebiasaan.

Kebiasaan baik anak - Mommies Daily

Lima cara dibawahnya semuanya bicara soal tindakan. Entah itu kita yang menjadi contoh untuk anak, atau mereka yang latihan sendiri, agar berbuat kebaikan melekat ke dalam kegiatan sehari-hari. Selamat berlatih mommies :)

1. Jadi role model yang baik untuk mereka

Anak itu makhluk audio visual, mereka akan menyerap apa yang kita katakan dan apa yang mereka lihat. Jadi pastikan mommies dan pasangan bersikap dan berkata hanya baik-baik kepada mereka. Misalnya memberi contoh ke anak menolong lansia yang ingin menyeberang, atau dengan pasangan bicara dengan nada santun dan bahasa tubuh yang mesra.

2. Gunakan media lain untuk bercerita tentang kebaikan

Bisa dengan membacakan buku, menonton acara TV bersama (bagian yang ini pastikan lolos seleksi mommies dulu, ya), atau sesederhana membagikan cerita kebaikan yang mommies dapat dari lingkungan pertemanan.

“Kak, tadi aku lihat teman aku di kantor menolong anak kucing yang ketabrak motor. Dibawa ke dokter hewan, lho, kak.”

Lalu bantu si kecil untuk berpikir tentang kejadian tersebut, dengan bertanya, “Menurut kamu, habis bantu si anak kucing itu, perasaan teman aku gimana, ya?”, atau, “Kalau kamu yang lihat ada hewan terluka, kamu mau berbuat apa, kak?”

3. Buat bagan kebaikan

Tahu nggak mommies, ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang berhasil melakukan kebaikan terhadap orang lain, dan mencatatnya – cenderung lebih bersyukur, bahagia dan akan terus terlibat dengan tindakan kebaikan lainnya.

Buat bagan sederhana saja, gantung di lemari es, atau tempat lainnya yang mudah dijangkau si kecil. Minta anak menghitung dan mencatat setiap tindakan tindakan kebaikan yang ia lakukan sepanjang hari. Kebaikannya tak melulu ke anggota keluarga, bisa ke binatang, tetangga teman sekolah, dan lain-lain. Jangan lupa bicarakan dengan anak, apa perasaan mereka setelah melakukan kebaikan tersebut?

4. Dengarkan dengan saksama

Tidak mudah lho jadi pendengar yang baik. Hal ini merupakan cara yang bagus untuk menunjukkan kebaikan kepada orang lain. Bantu si kecil mengasah keterampilan mendengarkan dengan saksama, dengan meminta dia mewawancarai seseorang. Misalnya teman baru dia di sekolah, saudara, atau kita sendiri sebagai orangtuanya. Duduk bersama untuk membahas pertanyaan-pertanyaan sederhana.

-Apa makanan favorit kamu?

-Apa warna kesukaan kamu?

-Hobi kamu apa?

5. Jadikan kebaikan sebagai menu utama kegiatan keluarga

Misalnya tergabung dalam kegiatan sosial menjadi relawan. Atau kita saja yang membuatnya sendiri. Sekian bulan sekali, ajak anak menyortir mainan, baju dan bukunya untuk disumbangkan ke rumah yatim piatu, atau rumah singgah untuk pasien kanker anak. Dengan memulainya dari rumah, kita memberikan fondasi untuk kebiasaan seputar kebaikan. Jika terus diulang, akan menjadi pembiasaan juga dan bertahan seumur hidup mereka.

Ada yang punya cara lainnya?

*Artikel ini diadaptasi dari www.positiveparentingsolutions.com


Post Comment