Saat Anak Balita Suka pada Lawan Jenis

Lucu sekaligus geregetan pas mendapati si anak lanang blak-blakan bilang, suka sama teman perempuannya. Lalu apa yang saya lakukan, untuk “meluruskan” perasaannya itu?

Saat Anak Balita Suka pada Lawan Jenis - Mommies Daily

“Bunda, Jordy suka sama Lala!” (bukan nama sebenarnya)

“Bunda, I give my heart to Lala!”

Aaaaak, bocah lanang yang dulu masih saya timang-timang sekarang sudah punya ketertarikan sama lawan jenis. Ada perasaan gemas, sekaligus, bertanya-tanya normal nggak sih? Ternyata, kata Mbak Veraitabiliana, selaku Psikolog Anak dan Keluarga. Hal ini normal, alasannya masih “anak-anak” banget sifatnya. Sama halnya seperti kalau si kecil membuat pernyataan, “Aku suka karena dia jago main bola, atau karena dia bagus gambarnya.”

“Mulai usia 3 anak paham bahwa ada beda jenis kelamin sehingga muncul keingintahuan atau ketertarikan yg salah satunya berwujud rasa suka itu,” papar Mbak Vera lebih lanjut.

Baca juga: Balita Tertarik dengan Lawan Jenis

Sebelum dapat referensi jawaban dari ahlinya, pas Jordy menyatakan perasaannya sama teman perempuannya, saya tanya gini: “Memang sayang itu apa sih, Jordy?”, seperti yang sudah saya duga, Jordy tidak punya jawaban yang pasti. Karena, kata “sayang” saja untuk anak-anak kan masih abstrak. Mereka butuh sesuatu yang sifatnya nyata, mengingat anak-anak, adalah makhluk visual. Nah, saya arahkan, sayang itu berarti Jordy berteman baik dengan Lala. Sharing makanan atau apapun yang bisa dinikmati bersama atau membantu Lala, kalau ada kesulitan.

Itu tadi versi saya, nah pas saya tanya ke Mbak Vera, ada dua hal utama yang sebaiknya ditanya balik ke anak:

1. Ditanya, alasan sukanya?

2. Kalau suka sama Lala, Jordy mau ngapain?

Berbekal jawaban dari dua pertanyaan di atas, Mbak Vera bilang, bisa diarahkan supaya bisa dilakukan sesuai dengan usia anak. Misalnya suka sama Lala, karena dia baik, dan Jordy suka main sama Lala. Ya sudah, berikan referensi kegiatan yang bisa Jordy lakukan sama Lala. Main sama-sama, dancing, mewarnai, dan semua kegiatan yang mungkin mereka lakukan di daycare secara kelompok.

Baca juga: Ngobrol Tentang Pendidikan Seksual Sesuai Usia si Kecil, Yuk Mommies!

Ada yang mau berbagi cerita yang sama? Yuk, yuk silakan.


Post Comment