Ini Cara Hilangkan Pikiran “Tidak Bisa” dari Diri Kita

Sebagai ibu bekerja, rasa-rasanya perasaan “tidak bisa” itu akrab sekali ya di pikiran kita. Gimana cara menghilangkannya?

Mengubah mindset memang bukan hal yang mudah, apalagi jika mindset itu sudah tertanam bertahun-tahun. Namun sebetulnya, kalimat “tidak bisa” itu sendiri sudah membawa efek negatif dan perasaan gagal pada diri kita.

Kalau menurut penulis buku Stephen Richard “if you think you can, then you can!”. Benar juga sih, seringnya yang bilang tidak bisa adalah diri sendiri yang belum mencoba. Atau sudah mencoba tapi kurang lama hahaha.

Saya Selamat dari Percobaan Bunuh Diri  - Mommies Daily you-can

Iya lho bener banget. Sekali mencoba gagal kok bilang tidak bisa. Seribu kali mencoba kalau masih gagal, mungkin memang kurang banyak lagi mencobanya. :)))

Satu hal yang paling penting dalam menghilangkan kata tidak bisa dari diri kita adalah kedisiplinan. Disiplin untuk menjalankan berbagai hal sehingga semua berjalan sebagaimana mestinya.

Berikut beberapa hal “tidak bisa” yang sering kali mampir di pikiran kita, working mom.

Tidak bisa membagi waktu

Waktu hanya 24 jam, dikurangi waktu tidur dan bekerja, sisanya memang harus didedikasikan untuk hal yang menjadi prioritas? Bisa anak atau pekerjaan rumah tangga.

Kuncinya adalah disiplin, pulang kerja di rumah kalau prioritas main sama anak ya fokuslah bermain. Tinggalkan pekerjaan dan scrolling Instagram. Kalau masih tidak bisa juga, tandanya bukan tidak bisa membagi waktu tetapi mungkin memang malas aja atau anak sebetulnya bukan prioritas. :))))

Tidak bisa hidup sehat

Mengubah kebiasaan tidak mudah, yang satu ini butuh trigger untuk bisa disiplin. Triggernya bisa badan yang semakin berat karena kebanyakan ngemil, ketakutan tidak bisa hidup lebih lama bersama anak, atau yang ekstrem: mendengar teman atau kerabat yang meninggal karena pola hidup tidak sehat.

Kalau niat pasti bisa kok!

Tidak bisa belajar hal baru

Seumur hidup saya selalu bilang saya tidak bisa menggambar. Saya mulai menggambar di usia 28 tahun dan sekarang, 2 tahun kemudian, saya bisa bilang kalau saya BISA gambar.

Butuh 2 tahun latihan memang, fokus semua waktu luang untuk dipakai berlatih. Kalau saya bisa maka kalian juga pasti bisa. Belajar menjahit, menulis, makeup, apapun itu. Kalau berlatih pasti bisa karena latihan membuat otot-otot yang kaku dan tidak terpakai menjadi punya yang namanya muscle memories.

Itu sebabnya setelah bertahun-tahun nyetir mobil, kini kita bisa nyetir sambil ngelamun. Semua sudah otomatis, itulah muscle memories. Terbentuk setelah latihan yang sangat lama dan berulang.

Tidak bisa mencapai karier lebih tinggi

Yang satu ini sebetulnya sebuah pilihan, moms. You can’t have it all. Karier yang lebih tinggi mau tidak mau pasti menyita lebih banyak waktu bersama keluarga. Mau karier di situ-situ saja tapi happy karena bisa bersama anak lebih lama, atau mau karier memuncak tapi kehilangan waktu bersama anak?

Jadi bukan tidak bisa ya, ini jelas sebuah pilihan.

Tidak bisa jadi ibu yang baik

Oh, aren’t we all? Hahaha. Sebaik atau sesempurna apapun seorang ibu di mata orang lain, di mata dirinya sendiri ia pasti seorang ibu yang tidak sempurna. Kenapa cobaaa?

Ya karena ibu juga manusia. Mana ada sih manusia sempurna? Kuncinya ada di penerimaan diri kalau kita adalah manusia yang tidak sempurna jadi memang tidak perlu merasa harus menjadi ibu sempurna.

Tidak bisa apalagi moms? Ayo diubah mindsetnya!


Post Comment