My Father is My Hero Because…

Ditulis oleh: Sazkia Elizabeth

Walau quality time bersama ayah tidak terjadi setiap hari, namun ke empat anak di bawah ini tetap menganggap, ayah mereka adalah pahlawan buat mereka.

My Father is My Hero Because… - Mommies Daily

Setiap orang tua memiliki pekerjaan yang berbeda-beda, terkadang pekerjaan itu mengharuskan mereka ada di luar rumah sangat lama, seperti yang terjadi pada keempat keluarga di bawah ini. Tapi walaupun jarang bersama, ayah tetap menjadi sosok istimewa anak-anaknya. Yuk dengar ceritanya.

  1. Adelina, 6 tahun, ayah bekerja di pertambangan selama 5 minggu, dan 2 minggu libur di rumah. My father is my hero because…papa pintar, papa yang selalu ngajarin aku matematika dan banyak banget pelajaran science. Aku diajarin mengenai tumbuhan, robot, mesin, eh papa juga ajarin aku pelajaran agama. Papa paling pintar, aku mau pintar kaya papa.
  2. Russel, 7 tahun, ayah bekerja di perminyakan selama 3 minggu di pertambangan, dan 1 minggu di rumah. My father is my hero because…papa pintar masak! Walau mama bisa masak, tapi masakan papa is the best. Kalau lagi di rumah papa setiap hari buat masakan seperti di restoran/hotel mulai dari spageti, pizza sampai ke sup buntut kesukaanku. Kalau sama papa aku boleh masuk dapur dan bantu dia masak. Kalau sama mama gak boleh katanya aku suka berantakan. Kata papa suatu hari dia mau ikutan master chef, dan aku juga bisa ikutan junior master chef.
  3. Mira, 4 tahun, ayah bekerja di kedutaan di luar negeri, pulang 1x dalam 3-5 bulan. My father is my hero because…kalau papa pulang aku diajak jalan-jalan, dibawain mainan banyak, dan ditemani papa tidur kalau malam. Papa sibuk, tapi papa nggak lupa aku, papa telepon aku setiap malam sebelum tidur. Kata papa nanti kalau sudah besar Mira juga harus seperti papa, keliling dan melihat dunia.
  4. Ratih, 10 tahun, ayah rutin training di luar negri 1x dalam 2 bulan selama 2 minggu. My father is my hero because…bangga banget punya ayah yang sepintar dan sebijaksana ayah. Ayah selalu sempetin diskusi tugas sekolah kalau sedang di rumah dan juga bisa diajak ngobrol mengenai berbagai hal atau tren yang terjadi sekarang ini. He never out of date. Terutama musik. Kita satu aliran. Kata papa kalau sudah umur 12 dia akan rutin ajak nonton aku konser band, but not now. Papa itu seperti my second BFF!

Waw kalau baca testimonial anak-anak ini jadi terharu, ya. Buat mereka quality time lebih penting dibanding quantity. Mudah-mudahan para ayah yang bekerja jauh di sana tetap semangat bekerja dan tidak pernah lelah berhadapan dengan anak-anaknya yang lucu dan sangat sayang dengan ayahnya ini ya. Sebelum bulan ini berakhir, selamat menikmati hari Ayah ya para ayah.


Post Comment