Monkey Bar, Berbahaya dan Renggut Terlalu Banyak Korban

Mommies tahu monkey bar? Ini salah satu alat bermain yang selalu saya takuti di playground. Kini, monkey bar ramai jadi perbincangan di Australia karena terlalu memakan banyak korban setiap tahunnya.

Dilansir The Sydney Morning Herald, tahun ini kasus kecelakaan karena monkey bar di playgrpund meningkat hingga 41%. Total jumlah korbannya mencapai 14,167 anak yang 80% nya berusia dari 5 hingga 8 tahun.

“Ada 6340 kasus di rumah sakit di periode yang sama karena cedera akibat monkey bar. Kebanyakan tulang retak, tangan dan pergelangan kaki, banyak yang sampai harus dioperasi,” ujar Dr. Sharwood dari University of Sydney.

Sementara itu, profesor manajemen risiko dari University of Technology Sydner David Eager sudah bertahun-tahun berusaha agar monkey bar dilarang di seluruh playground di Australia. Ia beranggapan, monkey bar akan lebih aman jika diganti dengan space nets atau tali-tali yang diikat satu sama lain membentuk jaring dan bisa dipanjat beramai-ramai.

monkey-bar

Dari pengalaman saya, monkey bar memang sebaiknya tidak ditempatkan di playground umum. Kemarin baru saja Xylo tertendang anak yang lebih besar karena ia tidak sadar berjalan di bawah monkey bar sementara anak itu bergelantungan.

Faktor rebutan juga jadi masalah. Apalagi monkey bar rata-rata bisa setinggi orang dewasa. Bayangkan jika anak kecil berebut naik ke atasnya, rawan jatuh dan terluka serta patah tulang. Jadi monkey bar memang sebaiknya jadi mainan yang perlu pengawasan orangtua atau guru karena ia melatih motorik, keseimbangan, dan kekuatan tubuh bagian atas anak.

Selain monkey bar, yang juga berbahaya dilakukan beramai-ramai adalah trampolin. Jika melompat bersama-sama dan kemudian anak terjatuh, rawan sekali terinjak oleh anak lain yang masih melompat. Jadi main trampolin juga sebaiknya memang di bawah pengawasan orang dewasa dan dimainkan bergantian.

Menurut mommies bagaimana?


Post Comment