Anti Cerai, Ini Tips Pernikahan Awet dari Jada dan Will Smith

Menikah pada 31 Desember 2017, Will Smith dan Jada Pinkett Smith sudah hampir 21 tahun bersama. Meski sempat ada di momen di mana mereka harus menata ulang pernikahan, mereka bertahan dan tidak bercerai.

Please note, saya tidak anti cerai. Menikah, tidak menikah, belum menikah, bercerai, tidak bercerai, bahkan bertahan di pernikahan yang tidak bahagia pun merupakan hak dan pilihan masing-masing orang.

Tapi dari Facebook Watch series “Red Table Talk” yang dipandu Jada, saya belajar banyak dari pasangan ini soal pernikahan. Banyak hal yang membuat saya terbukakan mata dan merasa harus sharing ini pada kalian semua.

will-jada

Apa saja?

Tentang perkataan kasar

Jada dan Will berkomitmen tidak pernah saling berkata kasar dalam kondisi semarah apapun. Ini diawali ketika suatu hari saat belum neikah, mereka membuat pesta di rumah dan Jada mengumpat di depan Will, anak Will dari istri pertama, dan teman-teman mereka.

I said, ‘Jada, this is the deal, I grew up in a household where I watched my father punch my mother in the face and I will not create a house, a space, an interaction with a person where there is profanity and violence. If you have to talk to me like that, we can’t be together. We’re not going to use any profanity in our interactions, we’re not going to be violent, I can’t do it.” kisah Will.

Jada mengaku terkejut karena tak menyangka satu umpatan itu bisa membuat Will ingin mengakhiri hubungan mereka. Namun karena Will menjelaskan kata kasar bisa “naik kelas” menjadi tindakan kasar akhirnya Jada setuju dan tak lagi menggunakan kata kasar.

Bertekad tidak akan pernah bercerai

Sebagai orang yang punya ekspektasi sangat rendah pada pernikahan, komitmen mereka untuk tidak bercerai saya acungi jempol. Ini karena Will pernah bercerai dengan istri pertamanya dan bertekad tidak mau bercerai lagi apapun yang terjadi.

Because I had been divorced before, I wasn’t getting divorced again. There was a time when I was scared that she might. I was devastated even worse than a divorce. We broke up within our marriage and got back together again, we had to rebuild with new rules. Something way different,” kenang Will.

There is nothing that will happen that we won’t love each other through. We’ve cracked each other’s heads wide open. I truly have learned the condition of unconditional love,” ujarnya.

Tidak terjebak dalam konsep “suami istri”

Salah satu yang tersulit dari pernikahan adalah ekspektasi pada konsep suami istri. Suami harus begitu, istri harus begini. Padahal menikah adalah kesepakatan kedua belah pihak.

Jika lebih nyaman istri selalu mengambil keputusan ya tidak masalah atau jika lebih nyaman suami tidak bekerja dan jadi stay at home dad juga tidak masalah. Jangan terjebak pada peraturan di society dan membuat kita bingung pada konsep diri sendiri sehingga tidak bahagia.

We don’t even call ourselves married anymore. We refer to ourselves as life partners, where you get into that space where you realize you are literally with somebody for the rest of your life,” ujar Will.

Will and I have decided to throw away the concept of marriage, we don’t even call ourselves married anymore. It’s a life partnership that we’ve created,” sambung Jada.

Kebahagiaan siapa yang diperjuangkan?

Hidup di bawah ingar-bingar Hollywood, Will Smith rupanya sempat punya konsep keluarga impian di mana ia ingin terlihat oleh orang lain sebagai keluarga sempurna.

I had the public perception that I wanted to project of our relationship, of the family and what my kids are and what my wife is and what we are in the world,” ujar Will.

Salah satu usahanya adalah Will membangun rumah mewah di Malibu di tanah seluas 60 hektar (600ribu meter persegi!) dan menyebutnya sebagai “her lake” atau rumahnya Jada. Padahal Jada tidak pernah memintanya bahkan tidak pernah diberi kesempatan untuk memberi opini tentang rumah itu.

Will juga membuatkan Jada pesta ulang tahun yang tidak pernah Jada minta. Will bahkan menandatangani kontrak tur putri mereka Willow dengan Jay-Z padahal Willow juga tidak menginginkannya.

Kondisi ini membuat Jada sangat tidak bahagia sampai ia menangis selama 45 hari penuh setiap bangun tidur. Ia merasa ada yang salah karena terjebak menjadi istri yang diimajinasikan Will. Padahal imajinasi itu tidak sesuai keinginannya.

I’d been trying to live up to an expectation, for Will,” Jada menambahkan.

Saat itu Will sampai memisahkan diri selama 2 tahun dan membaca lebih dari 50 buku tentang pernikahan, relationship, psikologi, dan banyak lagi demi menyelamatkan pernikahan dengan Jada.

Tentang jadi diri sendiri dan love yourself first

Jada mengaku kejadian itu karena ia mengalami life crisis dan menyadari harus segera memulihkan diri sendiri. Ia selama ini selalu hidup sebagai istri Will dan ibu dari Jaden dan Willow namun lupa mencintai dirinya sendiri.

I had to go away and gain my strength as Jada again, not mommy, not wife, Jada,” ujar Jada.

I can’t expect someone to love me more than me. You know, if you don’t like being with you, what the hell makes you think somebody else wants to be with you?” sambungnya.

Sebagai penutup, apa sebetulnya yang membuat Will sampai tidak mau bercerai dari Jada? Jawabannya sangat manis:

Cause I’ve never met anyone like you, and I knew if I wasn’t with you, I’d be searching in vain for the rest of my life,” jawab Will. :)


Post Comment