oral

Kesalahan Oral Seks yang Sering Dilakukan oleh Suami

Pernah mencoba oral seks namun tidak “seheboh” yang diceritakan banyak orang? Masih penasaran? Simak dulu artikel ini.

Oral seks bisa jadi sangat menyenangkan bila dilakukan dengan benar. Jadi jangan kapok dulu meminta suami untuk turun ke bawah sana, mommies. Siapa tahu ia melakukan kesalahan-kesalahan ini.

oral

Melupakan foreplay

Oral seks biasanya jadi foreplay untuk intercourse kan ya. Tapi jangan lupa, oral seks juga butuh foreplay! Langsung fokus pada vagina memang tidak apa-apa, tapi perempuan kan suka teaser ya. Cium lembut area sekitar paha pelan hingga menuju vagina bisa jadi pembukaan menyenangkan.

Kurang eksplorasi

Permainan hanya melulu di sekitar bibir vagina. Naik ke atas sedikit saja bisa jadi kejutan. Gunakan dua jari, buka bibir vagina bagian atas dan temukan klitorisnya. We’ll go crazy!

Lidah kaku

Macam mana lidah bisa kaku ya tapi ternyata bisa ahahaha. Mungkin karena nervous atau ragu-ragu, lidah jadi terasa keras. Ajak suami untuk lebih santai dan melenturkan lidahnya.

Duduk di muka

For us, it’s a nay. Oral seks dengan posisi kita duduk di atas mukanya itu tidak nyaman. Kok ya dia mau enak aja tiduran dan disuapi? Hahahaha. Minta baik-baik untuk kita yang tiduran supaya posisi lebih nyaman ya.

Tidak Multitasking

Men are really bad on multitasking, aren’t they? Tapi kan alah bisa karena biasa, latihan itu penting hahaha. Multitasking antara lidah dan jari itu wow banget lho. Sebagai permulaan, tidak perlu ke vagina juga atau mencari g-spot, memainkan puting juga oke kok.

Put some feeling

Kerasa banget kan ya kalau suami memang ogah-ogahan. Kalau memang nggak suka atau ada yang harus diubah lebih baik bicarakan sama-sama.

Gagal bukan berarti salah

Yes! Kalau kesalahan di atas tidak dilakukan tapi tetap gagal orgasme, yang harus diingat adalah gagal belum tentu ada yang salah. Siapa tahu memang kitanya sendiri sedang banyak pikiran atau sedang kurang mood. It’s okay, moms. Masih ada hari esok.

Komunikasi

Sebetulnya kesalahan-kesalahan ini tidak perlu ada dan bahkan tidak perlu satu artikel khusus untuk membahasnya karena apa? Karena bisa ya masalah ini bisa dipecahkan dengan sederhana lewat komunikasi.

Sukanya apa, nggak sukanya apa, enaknya apa, nggak enaknya apa. Seks harus menyenangkan untuk kedua belah pihak dan bukan hanya untuk menggugurkan kewajiban lho.

Dan bawa topik ini menjadi percakapan sehari-hari. Sehingga ketika waktunya tiba, eksekusi lancar karena semua sudah clear ahahaahha.

Kok masih baca juga? Copy paste URL ke chat WhatsApp dong. Share to your partner now, thank me later!


Post Comment