Pakai Kompor atau Water Heater? Ini Tips Memandikan Bayi dengan Air Hangat

Tahukah mommies, jika kulit bayi itu lebih tipis 40 hingga 60% dari kulit orang dewasa? Ikatan antar selnya pun masih longgar sehingga lebih berisiko terkena iritasi.

Saat baru melahirkan dan melihat bayi yang seperti lemah tak berdaya, saya langsung angkat tangan. Saya bilang pada suami kalau saya tidak mau memandikan sampai ia bisa duduk sendiri. Suami pun langsung ke ruang suster dan minta diajari cara memandikan bayi yang benar.

Selain cara memegang bayi, yang jadi catatan adalah suhu air. Air jangan terlalu panas atau terlalu dingin. Hal ini diamini oleh dokter spesialis kulit bayi dan anak dr. Srie Prihianti Gondokaryono, SpKK, PhD, FINSDV, FAADV dalam acara community gathering Mommies Daily bersama Ariston Thermo Indonesia.

Menurut dokter Srie, hal yang tidak boleh diabaikan saat memandikan bayi adalah volume dan suhu air. Volume air disesuaikan sampai bisa merendam suhu tubuh bayi, sementara suhu air yang pas adalah sesuai suhu tubuh bayi, yaitu sekitar 36-37 derajat Celcius agar bayi tidak mengalami hipotermia. Mandinya juga jangan terlalu lama, 10-15 menit sudah cukup.

ariston 4

Setelahnya, langsung hangatkan bayi dengan handuk dan beri pelembap pada kulitnya. Jangan lupa untuk memakaikan sunscreen untuk bayi jika membawa bayi ke daerah yang terpapar sinar matahari.

Kenapa perlu memandikan bayi dengan air hangat?

Dokter Srie menjelaskan, bayi yang baru lahir itu cenderung memiliki suhu tubuh yang tidak stabil. Memandikannya dengan air hangat akan membantu suhu tubuh tetap stabil dan membuat bayi hangat, juga membuat bayi lebih rileks dan tidak kesulitan tidur.

Nah, bagaimana agar bayi bisa selalu mandi air hangat dengan suhu yang pas? Yang paling mudah adalah dengan menggunakan water heater atau pemanas air. Kalau dihitung-hitung biayanya, menggunakan water heater bisa lebih irit dibanding masak air di kompor lho moms! Selain itu pastinya lebih aman karena mommies tidak perlu mengangkat panci berisi air panas dari dapur menuju kamar mandi.

Dari hasil riset, mendidihkan air di kompor membutuhkan biaya sekitar Rp 3.839,- per hari dan Rp 115.170,- per bulan, sedangkan menghangatkan air menggunakan water heater hanya perlu budget Rp 2.559,- per hari atau Rp 76.776 per bulan! Hemat hampir setengahnya.

Brand marketing Ariston Thermo Indonesia Nina Fidyastuti Pratiwi kemudian menjelaskan tips membeli water heater. Karena banyak kasus keluarga salah membeli water heater sehingga tidak pernah digunakan. Bisa karena penggunaan listrik terlalu besar, sehingga listrik turun (jepret) setiap kali menyalakan water heater atau selang yang cepat rusak sehingga khawatir tersetrum.

Menurut Mbak Nina, yang pertama harus diperhatikan adalah jumlah anggota keluarga yang akan menggunakan water heater. Untuk keluarga kecil dengan satu bayi, kapasitas 15 liter seharusnya sudah cukup.

Berikutnya, pilih water heater yang sesuai dengan daya listrik di rumah. Yang terakhir, perhatikan keamanan dan perawatan produk. Jangan sampai produk yang dipilih punya material yang mudah berkarat atau tidak menyediakan pengaturan suhu.

Kabar baiknya, semua fitur itu ada pada water heater Ariston yang keamanannya sudah terjamin dengan standar internasional. Untuk kapasitas 10, 20, sampai 30 liter, water heater Ariston hanya butuh daya 350 watt sehingga bisa dipakai bersamaan dengan alat elektronik lain di rumah. Layanan after-sales pun tanggap, serta perawatannya mudah, awet, aman, dan nyaman.

ariston 2

Artis dan momfluencer Putri Titian mengamini hal ini. Ia mengaku sudah bertahun-tahun menggunakan produk Ariston di rumah orangtuanya. Kini setelah punya rumah sendiri, ia pun menggunakan water heater Ariston untuk memandikan Iori yang kini berusia 1,5 tahun.

“Karena lebih simpel aja sih, kalau pakai kompor aku khawatir ngangkat panci dari dapur ke kamar mandi di kamar yang lumayan jauh. Takut jatuh dan tumpah, belum lagi Iori seringnya nggak mau diem. Jadi kan jadi lebih aman pakai water heater,” ujarnya.

Ketika ditanya, ternyata banyak peserta gathering yang sudah pakai Ariston di rumah atau di rumah orangtuanya dan berbagi cerita tentang pemakaian water heater Ariston. Sudah dua generasi lho berarti Ariston menemani keluarga Indonesia.

ariston 3

Marketing & Project Sales Manager Ariston Thermo Indonesia Jacopo Guazzarotti juga memperkenalkan beberapa produk Ariston. SLIM 20 (20 liter) dan SLIM 30 (30 liter) dengan penggunaan listrik yang hemat sebesar 350 watt; Ariston Andris Lux yang merupakan water heater pertama di Indonesia dengan lapisan Incoloy Enamel pada elemen pemanas untuk proses pemanasan yang lebih efisien; Andris AG+ yang mampu mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur pada tangki hingga 80%; Ariston Fast R dengan fitur keamanan tambahan yang mampu mencegah nyala api saat tidak ada aliran air dan mengehntikan aliran gas secara otomatis saat tidak ada api untuk mencegah kebocoran.

Ariston sendiri sudah hadir di 185 negara di dunia dan sudah eksis di Indonesia sejak tahun 1975. Produk Ariston bisa ditemukan di Depo Bangunan, Ace Hardware, Mitra 10 dan BJ Home.

ariston


Post Comment