Dear Calon Ibu Bekerja, Ini Lho yang Akan Berubah dari Hidup Kalian!

Perut membesar karena hamil jadi makin menyenangkan setelah tendangan-tendangan kecil mulai terasa di perut kita. Tendangan yang membuat pekerjaan terhenti sejenak dan mengelus perut sambil tersenyum.

Sudah pernah berpikir apa saja hal yang berubah dari pekerjaan di kantor setelah si bayi lahir? Belum? Nih saya kasih bocorannya.

gallery-1453488622-woman-busy-at-work

1. Cuti 3 bulan untuk melahirkan akan jadi masa paling galau. Tegakah meninggalkan bayi kecil ini untuk ditinggal bekerja? Pikiran-pikiran ingin resign pun mulai datang silih berganti. Resign nggak ya? Mampu nggak ya diam di rumah tanpa gaji?

2. Hari pertama bekerja rasanya akan sangat campur aduk. Lari ke toilet dan menangis sedikit karena khawatir ASIP tidak cukup itu wajar. Bolak-balik cek orang rumah/daycare untuk memastikan si bayi baik-baik saja.

3. Minggu kedua bekerja rasanya WOW ME TIME! Bekerja itu seru ya. Apa-apaan kemarin kok ingin resign. Si bayi di rumah baik-baik saja kok hahahaha

4. Ada masa-masa kangen sekali pada si bayi di rumah dan membombardir orang rumah untuk kirim foto atau video call. Tapi ada juga masa-masa nggak inget bayi sama sekali karena terlalu fokus kerja. IT’S NORMAL!

5. Perasaan aneh akan muncul setiap hari. Pagi pas masih di rumah “Yeay kerja nggak perlu diem di rumah seharian!” tapi sore setelah seharian di kantor berubah jadi “kapan pulang ketemu anak sih kok kerja mulu perasaan”. Hahaha.

6. Urusan ASIP akan jadi lebih penting dari KPI di kantor. Kapan pun di mana pun, pumping selalu!

7. Cuti-cuti mendadak habis bukan untuk liburan tapi untuk antar anak vaksin atau karena anak sakit. Yay for flexible office!

8. Jika kantor didominasi kaum single atau bapak-bapak, pulang lebih cepat akan jadi omongan. Tak perlu didengarkan, yang penting pekerjaan selesai.

9. Tidak semua berjalan sesuai rencana ideal. Kadang daycare tiba-tiba libur karena harus pembersihan massal setelah wabah flu singapur atau drama mbak pulang kampung tiba-tiba. Bawa bayi ke kantor!

10. Perasaan gagal akan muncul ketika pengasuh mengabari anak demam tapi kita tak bisa jemput sekarang juga karena ada meeting penting yang tak bisa ditunda. :(

11. Dadah-dadah pada nongkrong setelah jam kerja. Mending pulang ketemu anak sih, nobar film bareng anak kantor bisa lain kali!

12. Kadang iri kadang kasihan pada stay at home mom. Wajar sekali. Mereka juga merasa hal yang sama pada kita, working mom. :)

Seru kan!


Post Comment