Hai Mom, Find Your (Super) Power

Kemampuan untuk menerima bahwa kita tidak sempurna sebagai seorang ibu, itu juga super power, di tengah gempuran kehadiran para ibu Instagram yang (sok) sempurna, menurut saya sih.

Hai Mom, Find Your (Super) Power - Mommies Daily

There’s this funny thing that happens sesaat setelah kita sah menjadi seorang ibu …… kita otomatis menjadi seorang ‘jagoan’ yang serba bisa. Bukan karena kita mau, tapi memang kita harus melakukannya.

Klise kedengarannya, tapi itu fakta!

Sering kan mendengar bahwa ibu itu mempunyai job desc yang bisa disamakan dengan tugas seorang guru, baby sitter, psikolog, financial manager, pelatih olahraga, chef, dll, plus ditambah dengan job desc kita di kantor jika kita bekerja.

Pertanyaan saya berikutnya adalah: Terlepas dari status kita sebagai seorang ibu, terlepas dari job desc kita yang segudang sebagai seorang ibu, sudahkah kita meluangkan waktu untuk mencari tahu apa ‘kekuatan’ kita sebagai seorang perempuan? Nggak salah lho sesekali kita melepaskan status ke-ibu-an kita untuk mencari tahu siapa diri kita sebenarnya? Apa yang saya sukai yang tidak berkaitan dengan kehidupan saya sebagai seorang ibu? Nggak usah mikir hal yang terlalu berat (karena hidup sudah berat)

Kalau ditanya, apa ‘kekuatan’ saya di luar status keibuan saya? Saya akan menjawab, wajah saya yang 24 jam terlihat seperti orang marah adalah kekuatan saya, ahahahaha. Kenapa begitu? Kadang karena orang udah terlalu malas atau takut duluan melihat wajah saya yang ‘ngegas dan tegas’ (demikian menurut orang – orang kantor saya) mereka jadi malas menegur atau mengajak ngobrol. Positifnya, saya jadi bisa menghindari obrolan nggak penting, atau terkadang membuat saya terhindar dari bully-an orang, ahahaha, sesederhana itu.

Bagi saya, belajar untuk mampu menghargai hal-hal kecil (sekecil setting-an wajah yang jutek) yang saya miliki itu juga merupakan super power bagi saya. Karena umumnya kita cenderung melihat atau mencari hal-hal yang besar untuk merasa bahagia, sampai lupa dengan hal-hal kecil. Saat si besar itu nggak bisa kita miliki, kita sendiri yang stress. Kemampuan untuk menerima bahwa kita tidak sempurna sebagai seorang ibu, itu juga super power, di tengah gempuran kehadiran para ibu Instagram yang (sok) sempurna.

Nah, bagaimana kalau bulan ini kita belajar untuk menemukan apa sih kekuatan dalam diri kita?Dan jangan lupa juga untuk belajar menghargainya ketika sudah menemukannya.


Post Comment