8 Hal Berbahaya yang Sering Dilakukan Orangtua Saat Memandikan Anak

Waktu mandi yang harusnya bisa jadi kegiatan bonding anak dan orangtua, jangan sampai berubah menjadi malapetaka, gara-gara abai dengan 8 hal ini

Anak kecil tuh kalau sudah melihat air kayaknya bahagia banget deh. Matanya berbinar, tanda dia bisa main sesuka hati. Termasuk pas lagi mandi. Anak senang, orangtua juga senang, kan ya. Sayangnya, di balik kesenangan ritual mandi. Ternyata banyak hal yang wajib diwaspadai. Menghindari terjadinya risiko kecelakaan di kamar mandi.

8 Hal Berbahaya yang Sebaiknya Dihindari Saat Memandikan Anak - Mommies Daily

Seperti yang dilansir oleh Fatherly.com, untuk membuat kegiatan mandi menyenangkan, nyaman dan aman ingat kuncinya ini: persiapan.

1.Meninggalkan si kecil sendiri di kamar mandi (walau sekejap)

Terutama balita, yang sangat aktif dan sering kali melakukan gerakan tak terduga. Kata Fatherly.com, “It’s like when they are riding a bike, you never know when an accident will happen.”

2.Minim persiapan

Setiap mandi, saya dan pasangan memastikan semua perlengkapan mandi sudah siap di tempatnya. Bahkan mainan yang suka diminta anak saya untuk menemaninya mandi. Menghindari mommies keluar masuk kamar mandi. Kecuali sedang ada suami atau orang rumah lainnya, yang bisa diminta tolong mengambilkan barang yang ketinggalan.

3.Lupa cek temperatur air

Khususnya anak yang masih baby, kulitnya masih sangat sensitif. Disarankan suhu air……., atau kalau diukur manual, gunakan siku mommies untuk menyentuh air. Jika dirasa hangatnya suam kuku, berarti sudah layak digunakan.

4.Tidak segera mencampur air panas dengan air netral

Setelah mengisi ember dengan air panas, sebaiknya langsung mommies campur dengan air suhu normal. Takutnya si kecil menyambar isi ember.

5.Tidak memasang karpet khusus kamar mandi di lantai atau bath tub

Kamar mandi itu seperti dapur. Nggak pernah tahu, kapan insiden bisa terjadi. Kecelakaan yang paling sering saya dengar terpeleset. Hal yang sama berlaku, jika kamar mandi mommies menggunakan bath tub. Selain itu perhatikan juga bagian keran. Sebaiknya lapisi dengan penutup keran yang kokoh namun lembut.

6.Terlalu banyak menggunakan sabun

Takutnya ada sisa sabun yang bisa membuat si kecil terpeleset saat memegang atau menginjak sesuatu. Jika mandi dilakukan sambil bermain, disarankan menyabuni anak mendekati mereka selesai mandi.

7.Tidak pernah membersihkan perlengkapan mandi

Kebayang nggak sih, kalau berbagai perlengkapan mandi anak sama sekali nggak pernah dibersihkan? Bakteri yang mungkin tinggal di sana adalah bakteri pseudomonas. Misalnya di mainan, sponse, dan waslap.

8.Terlalu lama mandi

Membiarkan anak mandi terlalu lama, berisiko membuat dia hipertermia. Untuk yang suka berendam terlalu lama, hanya akan membuat kulitnya kering.


Post Comment