Menitipkan Anak Juga Ada Aturan

Menitipkan anak ke orang lain menjadi salah satu ‘kebiasaan’ saya sebagai seorang ibu bekerja. Agar nama saya nggak di-blacklist oleh mereka yang sering saya titipkan, saya mencoba menerapkan beberapa aturan ini :).

Sebagai ibu bekerja, salah satu hal yang lumayan sering saya lakukan adalah menitipkan mereka ke orang lain, hehehe.

Ada acara sekolah, mama nggak bisa hadir, titip dulu ke ibu-ibu yang bisa hadir. Titip tolong lihatin, titip tolong jagain, titip tolong fotoin, hehehe.

Ada playdate sama teman-teman sekolahnya, entah nonton bareng atau main di rumah si A, mama nggak bisa antar, mama nggak bisa nemenin sampai selesai, jadi mama titip sama ibu-ibu yang bisa ikutan antar, tolong jagain nanti tinggal diantar jemput supir.

ART lagi nggak ada, di rumah nggak ada yang jaga, mama nggak bisa cuti, mari titipkan anak-anak ke eyangnya, ke tetangga atau ke om dan tante.

Duh, masih banyaklah kondisi-kondisi yang memaksa saya untuk menitipkan dan meminta bantuan dari orang-orang lain.

Jadi, kalau kita sadar bahwa kita butuh bantuan orang lain, mari kita juga sadar diri bagaimana bersikap sebagai orang yang meminta bantuan. Jangan semena-mena dan cuek aja.

Bagi saya sendiri, ada beberapa aturan penting yang wajib saya patuhi agar urusan titip menitip ini berjalan lancar dan damai….

1. Pastikan bahwa yang diminta bantuan memang bisa dan bersedia

Sebelum menitipkan anak, coba hubungi dulu pihak yang ingin kita mintakan bantuan. Apakah dia bisa dan bersedia, apakah dia tidak repot, apakah dia juga dalam kondisi yang sedang sehat?

2. Cari orangtua yang anaknya dekat dengan anak kita

Jika anak-anak kita memiliki kedekatan, biasanya ketika kumpul atau pergi bersama suasananya akan lebih mudah dan menyenangkan.

3. Informasikan hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh anak kita

Apakah anak kita boleh jajan junkfood atau makan es krim? Apakah anak kita boleh nonton film yang tidak ada batasan usianya? Apakah anak kita harus tidur siang atau tidak? Apakah anak kita di mobil harus memakai seatbelt atau tidak, dst-nya.

Menitipkan Anak Juga Ada Aturan - Mommies Daily

4. Jangan lupa beritahu tentang kesehatan anak kita

Apalagi kalau si anak memiliki riwayat alergi atau habis sembuh dari sakit. Informasikan obat apa saja yang harus diminum, apakah suhu tubuh masih perlu dicek, apakah ada makanan yang harus dihindari.

5. Tanyakan juga aturan main di tempat pemilik rumah

Tanyakan ke pemilik rumah yang rumahnya ditempati sebagai lokasi playdate, aturan-aturan di rumah itu yang wajib dipatuhi oleh anak kita.

6. Jangan terlalu sering mengecek

Kalau kita sudah meminta bantuan seseorang untuk menjaga anak kita, artinya kita harus percaya dengan orang tersebut. Mengecek sesekali boleh, tapi jangan keseringan, karena kesannya kita jadi tidak percaya dengan orang tersebut.

7. Jangan pelit!!

Udahlah kita nggak bisa hadir untuk ikut menjaga, ya jangan juga kita pelit keluar uang atau patungan makanan. Usahakan bawa makanan atau saweran lah, biar porsi partisipasinya agak lebih besar, ahahahah.

8. Gantian sekali-sekali

Jangan juga karena kita bekerja itu semacam excuse agar kita sama sekali nggak pernah nongol. Gantianlah sesekali menawarkan diri untuk menjaga anak-anak orang lain. Bisa dilakukan di tanggal merah atau saat weekend, kan. Ingat, orang yang kerap kita titipkan juga butuh libur atau istirahat, lho!


Post Comment