Anak Ingin Jadi Youtuber, Ini Cara Mendukungnya

Ditulis oleh: Febria Silaen

Cita-cita anak sekarang udah pasti berbeda dengan kita dulu. Segala sesuatu yang berhubungan dengan social media dan influencer kayaknya banyak diminati. Salah satunya: Youtuber.

Kalau anak kita ditanya, apa cita-citanya? Kemudian dia menjawab, ingin jadi Youtuber, bagaimana kira-kira reaksi kita, hehehe? Nggak ada yang salah kok dengan cita-cita ingin menjadi Youtuber. Dan wajar juga kalau anak ada yang ingin menjadi Youtuber. Karena banyak orang-orang yang menjadi terkenal hanya dengan mengunggah video lewat Youtube. Contohnya Justin Bieber yang masih eksis sampai saat ini.
Biasanya, beberapa hal yang membuat anak tertarik menjadi Vlogger atau Youtuber adalah uang yang dihasilkan cukup membuat ‘khilaf’ hahaha plus menjadi terkenal. Nah, ini tentu jadi tantangan untuk orangtua.

Kita harus mencari tahu tentang dunia Youtuber bagaimana cara menjadi Youtuber. Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk mendukung dan membantu anak menjadi Youtuber? Berikut cara sederhana yang bisa kita lakukan.

Anak Ingin Jadi Youtuber, Ini Cara Mendukungnya - Mommies Daily

Image dari: Youtube.com

Mengenali bakat dan minat anak

Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mengenali bakat dan minat anak. Maksudnya agar anak tidak sekedar ikut-ikutan trend untuk menjadi Youtuber. Kalau kita tahu bakat dan minat anak, itu akan lebih mudah untuk mengarahkannya. Dan anak akan memiliki isi atau konten yang khas sesuai minat dan bakatnya sendiri.

Coba untuk sama-sama berdiskusi tentang konten video yang akan dibuat. Misal, membuat konten dari kesukaan olahraga anak, misal basket atau futsal. Atau hobi anak yang senang membantu memasak juga bisa menjadi konten video menarik. Kita bisa membantu anak merekam semua aktivitas yang dilakukannya.

Mulai belajar editing video

Setelah membuat konten video yang menarik, belajar bersama juga untuk editing video. Sebab menjadi Youtuber bukan hanya isi video yang menjadi perhatian para netizen. Tapi efek-efek video juga menambah nilai plus video tersebut banyak digemari. Apalagi sekarang sudah banyak kok aplikasi edit video yang sederhana. Bahkan lebih baik lagi kalau ajak anak ikut beberapa workshop tentang edit video untuk para Youtuber. Dengan begitu anak tidak hanya mendapatkan ilmu mengedit video tetapi juga pengalaman dan teman-teman Youtuber.

Aktif share video anak di sosial media

Salah satu keberhasilan Youtuber selain memiliki konten dan edit video yang menarik, juga karena banyak yang melihat di sosial media. Caranya? Ya rajin-rajinlah share video anak ke sosial media. Share video si kecil di media sosial kita seperti Facebook, Path, Instagram atau Twitter. Bahkan gunakan juga Whatsap grup keluarga atau sekolah. Tujuannya agar orang terdekat dan teman-teman bisa mengetahui dan menilai apakah mereka menyukai video yang dibuat anak. Siapa tahu beberapa dari follower Moms akan mampir melihat video-video keren yang sudah diunggah tadi.

Konsisten dan membuat jadwal

Lihatlah, sejauh mana keseriusan anak menekuni hobi tersebut. Jika anak tetap bersemangat, cobalah tetap mendukungnya. Jangan dulu memberikan target dan mengharapkan banyak subscriber atau penghasilan, karena semuanya perlu proses.

Ajak anak untuk bisa membuat jadwal, membuat konten, mengedit hingga mengunggah (upload) video yang teratur. Misalnya apakah sekali seminggu, dua kali seminggu, atau setiap akhir pekan. Jadwal berguna untuk membantu anak menentukan kapan akan merekam video yang baru dan kapan akan mengolahnya. Tapi pastikan jadwal yang dibuat sudah disesuaikan dengan waktu kosong anak. Jangan sampai mengganggu tugas utama, yaitu belajar.

Bagaimana, setuju kalau anak jadi Youtuber? Dengan jadi Youtuber anak bisa mengasah kreativitasnya dan tertantang untuk menggapai cita-citanya.


Post Comment