Perhatikan Body Language yang Bisa Menyabotase Keberhasilan Kita

Jangan lakukan 6 gerakan ini ketika sedang melakukan wawancara kerja!

Konon katanya, body language itu adalah sinyal nonverbal untuk berkomunikasi dengan seseorang. Dari body language yang ditunjukkan, bisa mempengaruhi penilaian seseorang terhadap kita. Makanya kita harus pintar-pintar menjaga sikap, apalagi ketika berkaitan dengan profesionalisme di lingkup pekerjaan. Khawatirnya, body language yang salah akan menyampaikan pesan tersirat yang salah dan menghasilkan penilaian yang salah dari lawan bicara kita.

Menurut para ahli, otak akan menyaring dan menciptakan sebuah penilaian berdasarkan body language yang ditunjukkan dalam lima detik pertama pertemuan. So read up and don’t let our body language sabotage our relationship.

Perhatikan Body Language yang Bisa Menyabotase Keberhasilan Kita - Mommies Daily

1. Duduk bersandar di tengah-tengah pembicaraan yang penting

Duduk bersandar di kursi dan menyilangkan kaki menunjukkan bahwa kita tidak peduli dengan percakapan yang sedang terjadi dan tidak tertarik dengan apa yang disampaikan oleh lawan bicara kita.

2. Menyilangkan kedua tangan atau tangan bersidekap di depan dada

Melakukan kedua hal ini mengesankan bahwa kita adalah tipe orang yang defensive dan tidak berminat membuka diri terhadap lawan bicara. Body language semacam ini juga bisa menunjukkan bahwa kita bukan pendengar yang baik. Buka kedua tangan untuk menunjukkan bahwa kita terbuka terhadap masukan dan perubahan.

3. Tidak melakukan kontak mata

Duh, ini sih yang paling nyebelin, ketika berbicara dan lawan bicara kita kayak malas melakukan kontak mata dengan kita. Kontak mata itu penting lho untuk menunjukkan bahwa kita menghargai lawan bicara dan ini juga berkaitan dengan trust issue. Dengan menghindari kontak mata, orang bisa beranggapan kita menyembunyikan sesuatu atau sedang tidak jujur.

4. Bergerak terlalu sering

Terlalu sering menggerakan seluruh anggota badan memperlihatkan kita gelisah, dan kegelisahan ini bisa diartikan oleh lawan bicara bahwa kita mungkin merasa tidak nyaman atau bosan.

5. Terus menerus melihat ke layar handphone atau ke jam tangan

Mungkin kita berpikir gerakan melihat layar telepon atau jam tangan hanya kita lakukan sambil lalu, namun jika terlalu sering pasti ini juga menarik perhatian lawan bicara kita dan membuat dia merasa kita tidak menghargai atau kita ingin cepat-cepat menyelesaikan obrolan ini. Letakkan smartphone kita untuk menunjukkan respek pada lawan bicara.

Nggak semua memang yang dikatakan di atas ini 100 persen benar, contohnya, bisa saja orang menyilangkan kedua tangan bisa jadi karena dia merasa kedinginan. But at least, dengan memahami bahwa body language yang kita perlihatkan bisa banget menyabotase kesempatan kita untuk meraih sukses atau diterima di tempat kerja, kita bisa mencoba mengontrol gerak tubuh kita dan terhindar dari anggapan negatif orang lain.


Post Comment