3 Perempuan Indonesia Penyumbang Medali Emas di Asian Games 2018

Keriuhan Asian Games 2018 ini benar-benar menghidupkan kembali nasionalisme ya. Juga bangga sekali karena 3 peraih medali emas pertama untuk Indonesia ini ketiganya adalah perempuan.

Siapa saja mereka?

Defia Rosmaniar – Taekwondo

Credit: Antara Foto
Credit: Antara Foto

Perempuan berjilbab ini baru berusia 23 tahun lho! Sebentar saya merenung, dulu di usia 23 tahun, sudah menyumbang apa ya untuk Indonesia? Hahaha.

Gadis asal Bogor ini sudah mengenal Taekwondo sejak duduk di bangku SMP. Ia awalnya fokus pada nomor kyorogi (pertarungan) namun cedera dan harus pindah haluan ke nomor poomsae (seni variasi gerakan).

Namun ternyata Defia yang punya hobi menulis ini tetap berhasil menang medali emas dan menang dari atlet asal Iran, Marjan Salahsouri. Ini bukan pertama kali Defia mendapat emas lho! Ia sudah pernah mendapat medali emas saat Korea Open 2012 di kategori usia U-17.

Lindswell Kwok – Wushu

Credit: Antara Foto
Credit: Antara Foto

Satu lagi atlet bela diri yang mencuri perhatian karena selain mendapat emas, Lindswell juga langsung memutuskan untuk pensiun di usia yang baru 26 tahun. Sebabnya ia cedera kaki dan ingin menyembuhkan cederanya lebih dulu.

Lindswell awalnya sempat terpaksa lho latihan wushu namun karena melihat atlet senior yang berprestasi, Lindswell jadi semangat berlatih. Sejak ikut kompetisi di usia 14 tahun, Lindswell selalu mendapat medali.

Di tingkat dunia, atlet asal Medan pernah menjuarai Kejuaraan Dunia Wushu 2017 di Rusia dan SEA Games 2017 Malaysia. Lindswell merupakan atlet Wushu cabang Taijijian (jurus pedang) dan memang dijuluki Ratu Wushu Indonesia.

Tiara Andini Prastika – Pebalap Sepeda Downhill

tiara-andini-prastika

Gadis kelahiran Semarang, 22 Maret 1996 ini menduduki peringkat pertama mengalahkan atlet asal Thailand Vipavee Deekaballes. Ini emas pertama Indonesia dari cabang olahraga ini lho!

Sebelum menekuni downhill di tahun 2012, Tiara memulai kegiatan bersepedanya dengan road-bike. Ia juga pernah menjadi unggulan pertama di Kejuaraan Asia Mountain Bike di Cebu, Filipina Mei 2018 lalu.

Tiara juga berada di peringkat 16 Union Cycliste International. Hebat ya!


Post Comment