6 Tips Menyusui Untuk Ibu Bekerja dari Sesama Ibu Bekerja

Urusan berapa sering memerah ASI, agar stok ASIP nggak seret hingga metode pumping yang pas untuk ibu bekerja, berikut tips menyusui dari sesama ibu bekerja.

Kalau mau tahu jalan keluar dari sebuah masalah yang kita hadapi, memang paling tepat bertanya kepada orang-orang yang juga memiliki kondisi yang sama, karena biasanya lebih relevan dan lebih afdol :D. Contohnya, ya urusan menyusui untuk ibu bekerja. Paling enak itu ya nanyanya ke sesama ibu bekerja. Selain mereka merasakan apa yang kita rasakan, biasanya karena kondisinya juga 11-12 sama kita, jadi lebih ngena aja untuk kita ikuti.

Masih berkaitan dengan bulan Agustus yang ada breastfeeding week-nya, kami sempat bertanya ke komunitas Mommies Daily, mengenai tips menyusui untuk ibu bekerja dari sesama ibu bekerja. Dan, ini jawaban dari mereka……

6 Tips Menyusui dari Sesama Ibu Bekerja - Mommies Daily

1. Jaga pikiran dan hati untuk tetap happy

Ini jawaban yang paling banyak diberikan oleh sesama ibu bekerja. Well, benar juga sih memang, kalau nggak happy dan sebaliknya stress, yang udah-udah ASI malah seret. Urusan happy ini sih berlaku untuk semua hal kayaknya ya, nggak hanya urusan ASI aja, ahahah. Nah, cara membuat hati tetap happy? Katanya, sering-sering lihat foto si kecil, atau video call si kecil saat sedang memerah. Biasanya ini jadi mood booster paling tokcer, demikian komunitas bersabda :D.

2. Disiplin dan konsisten

Ini wajib banget hukumnya untuk dipatuhi. Disiplin dan konsisten waktu pumping dan kuantitas pumping. Bahwa ternyata pas pumping jumlah ASI yang dihasilkan nggak sesuai ekspektasi, ya tetap harus disiplin dan konsisten. Agar ritme tubuh juga terbiasa, katanya demikian. Dan beberapa komunitas yang melakukan hal ini mengatakan bahwa lama kelamaan, hasil ASI yang diperah mengalami peningkatan dalam segi jumlah.

3. Mulai memerah sedini mungkin

Jangan tunggu sampai kembali masuk kerja, karena takutnya malah akan kejar-kejaran untuk menyiapkan stock ASIP. Sebisa mungkin, dua minggu setelah melahirkan sudah mulai memerah ASI untuk stock si kecil ketika kita kembali bekerja nanti. Jadi, jangan menunda-nunda memerah ASI, demikian saran berikut yang masuk ke kami.

4. Bekali diri dan pasangan dengan pengetahuan tentang ASIP

Jangan clueless-clueless amat menjadi orangtua baru, tetap harus belajar, salah satunya mengenai manajemen ASIP. Dan ini nggak bisa dilakukan sendiri, harus bekerja sama dengan pasangan, orangtua hingga baby sitter. Cari komunitas menyusui yang akan mendukung kita tapi jangan juga yang penuh penghakiman, karena bisa bikin kita jadi stress, heheheh.

5. Perbanyak minum air mineral

Ini yang kadang suka skip dilakukan oleh ibu bekerja di saat menyusui. Saking sibuk bekerja dan fokus dengan pekerjaan, malah jadi lupa menjaga asupan cairan yang masuk ke tubuh. Jadi, selain memerhatikan pola makan sehat seperti sayur dan buah, air mineral jangan ketinggalan untuk terus dikonsumsi sesuai aturan.

6. Informasikan ke tim kerja di kantor

Ini juga penting, agar tim kerja di kantor sebisa mungkin nggak membuat jadwal meeting yang bentrok dengan jadwal kita pumping. Atau, biar mereka juga nggak bertanya-tanya ketika kita izin di tengah-tengah meeting untuk melakukan pumping.

Kalau pengalaman mommies sendiri bagaimana ketika masih menyusui namun harus kembali ke kantor?


Post Comment