Si Kecil Suka Menggigit Puting - Mommies Daily

Si Kecil Suka Menggigit Puting

Ditulis oleh: Febria Silaen

Si Kecil suka menggigit puting adalah salah satu dari drama menyusui yang sering terjadi. Saya pernah mengalaminya sendiri. Bagaimana saya mengatasinya?

Menyusui itu “drama”. Ada banyak cerita dan pengalaman yang dialami ibu menyusui (busui). Mulai dari Air Susu Ibu (ASI) yang tidak langsung keluar ketika menyusui, posisi menyusui yang keliru hingga kebiasaan si kecil yang suka menggigit puting.

Apalagi ketika anak mulai tumbuh gigi dan gusi terasa gatal. Jadi apa pun yang dipegang akan masuk ke mulut dan digigit. Termasuk ketika menyusu, mengisap ASI, si kecil juga akan menggigit puting. Perih, sakit dan bikin lecet. Duh kesal dan ingin nangis rasanya. Dan itu semua pernah saya alami ketika menyusui.

Saat itu saya belum banyak pengetahuan tentang mengatasi kebiasaan anak yang kerap mengigit puting. Jadi ya saya biarkan karena tidak tahu cara mencegahnya. Pernah satu kali saya berpikir untuk stop menyusui dan memilih untuk memompa ASI. Biar tidak lagi mengalami perih dan lecet di puting karena gigitan anak saat menyusui.

Tapi, niat itu urung saya lakukan. Saya tetap menyusui walau menahan perih sambil meringis. Padahal menyusui itu butuh rasa nyaman, tenang untuk produksi ASI dan menciptakan bonding dengan anak. Berikut tip mengatasi kebiasaan si kecil mengigit puting saat menyusui.

Si Kecil Suka Menggigit Puting - Mommies Daily

Tunjukkan ekspresi

Sejak dini ternyata anak harus memahami reaksi atas perilaku yang dilakukan. Seperti mengigit puting saat menyusui. Begitu si kecil mengigit saat menyusui, kita bisa langsung mengaduh sambil memegang dagu anak agar ia melepaskan gigitan.

Kalau gigitan sudah lepas, katakan “Tidak!”. “Jangan!” dengan suara lembut tapi tegas. Mungkin reaksi anak akan menangis. Namun sikap kita akan mengajarkan anak belajar menghubungkan bahwa jika ia menggigit, maka akan muncul reaksi tidak menyenangkan, sehingga ia akan berhenti menggigit. Pesan, hindari untuk berteriak atau spontan mencubit anak.

Berhenti sejenak

Menghentikan sesi menyusui bisa menjadi cara paling efektif untuk mengajarkan bayi kalau menyusu dan menggigit tidak bisa dilakukan sekaligus. Jauhkan bayi dari payudara selama beberapa detik atau menit. Nah, untuk bayi yang sedang tumbuh gigi, waktunya untuk memberikan sesuatu yang dingin untuk dikunyah, mainan gigit, dan semacamnya.

Mendekap erat-erat

Begitu terasa giginya menggigit, dekap anak erat-erat ke payudara Anda. Biasanya, ia akan segera membuka mulutnya lebar-lebar dan melepas gigitannya, karena ingin segera menarik napas agar lega.

Memakai jari

Ada kondisi ketika bayi mengigit tapi tidak ingin melepas payudara. Nah untuk kondisi ini, coba lakukan trik dengan menggunakan jari. Dengan cepat letakkan jari di antara gusi bayi agar kita bisa menarik puting tanpa cedera. Cara dari ibu saya juga bisa dilakukan yaitu dengan secara perlahan memencet hidung bayi beberapa detik saja untuk membuatnya membuka mulut dan melepas puting.

Kenali kapan bayi mengigit

Coba perhatikan kapan bayi mengigit puting. Pada umumnya, bayi menggigit di akhir sesi menyusu. Mengigit puting dilakukan hanya ingin bermain-main dengan putting. Antisipasi hal ini dengan menjauhkan bayi dari payudara segera setelah ia melambat intensitas mengisap.

Perhatikan posisi dan pelekatan bayi

Beberapa bayi yang gigi atasnya tumbuh bisa memberi tekanan pada payudara ibu. Meski tidak menggigit, ini bisa menimbulkan rasa sakit. Untuk mengatasi hal ini, coba perhatikan posisi dan pelekatan bayi.
Posisikan bayi dekat dengan Mom. Tunggu ia membuka mulut lebar dan ketika Mom mendekapnya di payudara, arahkan puting ke bagian atas mulut. Ketika bayi melakukan pelekatan dengan cara ini, dagunya akan menyentuh payudara dan hidungnya tidak terhalang, kepalanya sedikit miring ke belakang, ini mengurangi kemungkinan gigi depan bayi menekan payudara.

Baca juga:

Tanda Pelekatan Payudara yang Benar Ketika Menyusui

Selamat mempraktikkan.


Post Comment