Berteman dengan Pasangan di Media Sosial, Apa Plus Minusnya?

Pernahkah mendengar ada suami istri yang keduanya punya akun media sosial namun memilih untuk tidak berteman dengan berbagai alasan?

Dampak Social Media, Terhadap Hubungan Pasutri - Mommies Daily

Saya belum pernah dengar sih. Tapi salah satu teman saya ada yang pernah meng-unfriend suaminya di Facebook saat mereka bertengkar. Sebabnya karena sang suami jadi sering berkomentar menyindir istrinya di Facebook! Agak ngeri ya. Tapi akhirnya setelah baikan, mereka pun kembali meng-add satu sama lain dan kembali berteman.

Teman saya yang lain, malah bertengkar karena suaminya menganggap istri terlalu sering curhat tentang mertua di media sosial tanpa mempertimbangkan perasaan keluarga suami.

Banyak pula pasangan yang menganggap media sosial sebagai sebuah bentuk pengakuan. Begitu jadian langsung ganti status in a relationship, begitu menikah langsung pula ganti status jadi married.

Berikutnya sekian bulan suami nggak upload foto berdua dengan kita, kita langsung curiga “kamu kok nggak pernah upload foto kita berdua lagi sih? Malu ya punya istri aku?”

Cerita-cerita itu adalah kekurangan berteman dengan pasangan di dunia maya. Apalagi pasangan yang cenderung posesif ya, sering nggak sih kita denger orang bilang “kamu kok nge-Tweet bisa tapi dari tadi chat aku nggak dibales sih?” *di sini drama dimulai* LOL

Apa ada positifnya berteman dengan suami di media sosial? YA ADA DONG.

(Baca: Dampak Social Media, Terhadap Hubungan Pasutri)

Salah satunya adalah menjadi sumber diskusi. Karena saya dan suami anaknya “socmed banget”, sumber diskusi kami biasanya bersumber dari share link di Facebook, thread di Twitter, dan share stories di Instagram. Tapi kami paling anti lho ya, men-tag suami dengan tujuan menyindir.

Untuk yang posesif, bisa juga untuk memantau dengan siapa suami berteman, siapa saja yang ia follow, group apa saja yang ia ikuti. Jangan salah, banyak group dan akun berbau seks lho di media sosial. Kalau sampai suami diam-diam mengikuti akun seperti itu tanpa kita tahu, artinya ada yang salah kan. Menurut saya sih ya.

Apalagi ya? Kok ternyata banyak negatifnya dibanding positifnya ya? Hahaha.

Yang harus selalu diingat, hubungan di dunia maya adalah cerminan dunia nyata. Kalau di dunia nyata nggak ada yang disembunyikan dari pasangan, semestinya di dunia maya pun begitu.

Kalau mau memposting status atau caption yang bernada tidak positif dan menyangkut hidup berdua, baiknya sih selalu konfirmasikan dulu. “Aku mau post ini, kamu ok nggak?”

Dan ingat, nggak usah serius-serius di media sosial. Perbanyak akun dengan jokes receh atau meme lucu, kemudian share pada suami agar bisa ketawa sama-sama. At least, media sosial bikin bahagia. Setuju?


Post Comment