Wacana Anak Sekolah Diliburkan Selama Asian Games, Apa Kata Ibu-ibu?

Tujuan utamanya memang untuk mengurangi kemacetan. Apakah efektif? Lalu bagaimana dengan murid, yang sekolahnya jauh dari jalur yang dilewati atlet-atlet Asian Games?

Begitu mendapatkan link berita terkait liburnya anak sekolah selama Asian Games (18 Agustus – 2 September), saya langsung mencari tahu kebenarannya. Dari sekian media yang kredibel, saya mendapatkan fakta yang berbeda. Ada yang menyebutkan, aturan anak SMP, SMA dan SMK libur sudah resmi (Tribun News.com, 6 April 2018). Berbeda dengan apa yang dikatakan Kompas.com, pada 12 Mei 2018 lalu. Disebutkan, Menteri  Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, masih mempertimbangkan  untuk meliburkan sekolah-sekolah di DKI Jakarta.

Wacana Anak Sekolah Diliburkan Selama Asian Games, Apa Kata Ibu-ibu? - Mommies DailyImage: by Scott Webb on Unsplash

Pernyataan Puan, berkaitan dengan letak sekolah dan venue penyelenggaraan Asian Games. Ada kemungkinan hanya sekolah yang letaknya di sekitar venue Asian Games 2018. Atau hanya menyesuaikan jam sekolah mereka saja.

Terlepas, sudah ketok palu atau belum. Wacana ini sudah terlanjur menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat (baca: ibu-ibu) :D. Saya mengundang mommies untuk berkomentar  seputar wacana ini. Ada yang berpendapat nggak usah meliburkan anak-anak sekolah ini, untuk apa faedahnya? Seperti yang ditulis @tiamariach: “Nggak setuju. Kan abis libur panjang. Terus kalau libur lagi bingung juga. Kita orangtua bikin program kegiatan yang cukup edukatif buat isi liburan yang lumayan lama, terus kasihan habis abis libur bakal digenjot ngejar materi.”

Ada benarnya juga ya, anak libur terlalu lama, artinya ada PR baru untuk orangtua. Memberikan referensi kegiatan lain, yang tetap mengasah otaknya bekerja. Lain dengan Tia, akun @yuna_chu setuju anak-anak diliburkan. Tapi Yuna kasih solusi, untuk mengisi hari-hari libur anak sekolah, “Anak-ank dikasih tiket gratis untuk nonton Asian Games, supaya bisa termotivasi untuk olahraga dan juga bisa dukung atlet-atlet Indonesia bertanding,” tulis Yuna di IG Mommiesdailydotcom. Sampai di sini, kalau sudah resmi, usulan Yuna mudah-mudahan juga menjadi salah poin yang dipertimbangkan pemerintah, ya.

Apa yang Yuna bilang, persis seperti yang sempat saya bahas sama Icha, Senior Editor Mommies Daily. Teman anak Icha, punya passion di dunia berenang. Dia pingin banget ngajak anaknya nonton Asian Games, khususnya cabang olahraga tersebut. Memperlihatkan gimana sih atlet-atlet ini memperjuangkan kemenangan dengan sportif.

Suara saklek datang dari akun @deisi_c “Alasannya apa? Biar nggak macet? Ya rombongan atletnya suruh berangkat lebih pagian lah kalau mau bertanding, kan udah ada ganjil genap.” Dalam skala acara sebesar Asian Games, menurut hemat saya, idealnya printilan macam ini, memang harus dipikirkan jauh-jauh hari. Jangan sampai membuat kebijakan untuk memperbaiki keadaan, tapi malah memunculkan PR baru.

Mommies punya pendapat lain mungkin?, yuk kita diskusi :)


Post Comment