Angpau Lebaran, Untuk Apa ya, Nak?

thr-anak

Salah satu tradisi Lebaran yang paling ditunggu-tunggu oleh anak adalah pembagian Angpau sanak saudara. Momen ini bisa digunakan oleh Mommies untuk mengajarkan anak-anak tentang konsep menghargai uang dengan cara bersyukur dan mengelola uang yang dimiliki dengan cara yang sederhana.

Untuk anak berusia 3 sampai 12 tahun, Mommies bisa membantu mereka dengan mengajarkan 3 hal ini pada anak, sebagai usaha pengaturan keuangan dini bagi mereka.

Ajaran awal perencanaan belanja

Sangat tidak adil untuk anak apabila seluruh uang angpau harus ditabung. Biar bagaimanapun orangtua juga harus menghargai usaha anak selama sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, meski masih bolong mau pun tidak sempurna. Agar angpau digunakan sesuai harapan, maka Mommies bisa membantu anak membuat perencanaan atau daftar belanja. Dengan demikian, kita mulai menanamkan good money habit yaitu anak paham apakah uangnya cukup atau tidak dan membuat anak juga belajar mengelola uang yang dimiliki.

Buatlah anak bertanggungjawab juga dengan membuatnya membayar sendiri barang yang dibeli di kasir. Dengan demikian Mommies juga menunjukkan kalau ada kepercayaan yang diberikan padanya. Tapi, kita harus tahan diri untuk tidak menambahkan modal apabila uangnya kurang. Alokasi untuk belanja maksimal 70% dari angpau.

Ajarkan anak untuk beramal

Mommies, jangan lupa untuk mengajarkan anak bahwa sebagian penghasilan yang diterima adalah milik orang lain. Meskipun angpau adalah hadiah dari orang lain, namun tidak ada salahnya Mommies mengajak anak untuk beramal dari angpau ini.

Cara yang paling mudah adalah dengan menyisihkan uang angpau yang diterima ini dengan memasukkannya ke dalam kotak amal. Besarannya bisa sebesar 10% dari angpau yang diterima. Atau

Mommies bisa juga mengajarkan anak berbagi, misalnya dengan teman atau saudara sendiri, dengan pembelanjaan yang dilakukan.

Menabung atau investasi

Sebelum anak menghabiskan uangnya untuk membeli mainan, sebaiknya Mommies juga mengajarkan anak untuk menabung setidaknya 20% dari angpau. Menabung di sini adalah dengan pemahaman bahwa si anak bisa menyimpan uangnya terlebih dahulu, untuk digunakan di masa mendatang agar cukup untuk belanja hal lain yang lebih besar di kemudian hari.

Dengan demikian, anak akan belajar untuk memiliki tujuan keuangan dan untuk mencapainya perlu menabung atau berinvestasi. Selain itu, anak juga akan belajar pengendalian diri karena segalanya butuh waktu. Dengan demikian Mommies juga membantu melatih kesabaran anak dan memberinya pengertian awal tentang menabung. Live a Beautiful Life!


Post Comment