Sebelum Silahturahmi Lebaran, Ajarkan 6 Hal Ini Kepada Anak

Ditulis oleh: Febria Silaen

Idul Fitri tinggal menghitung hari, akan ada banyak tradisi Lebaran yang kita jalani, salah satunya mudik dan bersilaturahmi ke keluarga besar. Sebelum ini terjadi, siapkan anak tentang 6 hal ini yuk.

Biasanya, saat Lebaran, salah satu kegiatan yang sudah pasti dilakukan adalah bersilaturahmi dengan keluarga besar. Ini artinya, anak-anak juga terlibat di dalamnya. Apalagi ajang silaturahmi ini bisa dipakai untuk mendidik anak mengenal keluarga besar sejak dini. Jangan sampai, anak hanya mengenal keluarga besarnya dari social media *tantangan orang tua zaman sekarang*.

Kondisi memprihatinkan ini pun diakui psikolog klinis Kasandra Putranto yang mengatakan kebiasaan bersilaturahmi pada saat Idul fitri secara ironis mulai tergeser dengan budaya saling bertukar ucapan melalui media sosial atau pesan di ponsel pintar.

Bertemu sanak saudara dan saling bermanfaat-maafan sebenarnya bisa menjadi momentum untuk menghangatkan hubungan antar keluarga. Tidak hanya itu, saat bertemu keluarga besar yang mungkin hanya sekali setahun berjumpa juga bisa kita manfaatkan sebagai wadah untuk mengajarkan anak tentang kekerabatan dan sopan santun saat bersilahturahmi. Setidaknya, ajarkan anak-anak untuk mengenal dekat siapa paman, bibi, sepupu, nenek, dan kakeknya.

Dan ternyata silaturahmi rutin bisa membawa manfaat positif bagi psikologis seseorang. Silaturahmi dengan sanak saudara diyakini dapat meringankan beban hidup seseorang. Mengajarkan anak untuk bersilaturahmi juga baik bagi tumbuh kembang psikologisnya. Anak yang lebih dekat dengan keluarganya cenderung lebih stabil dalam proses tumbuh kembangnya. Sebab, dia akan menerima kasih sayang yang lebih berlimpah dari keluarganya.

Sebelum Silahturahmi Lebaran, Ajarkan 6 Hal Ini Kepada Anak - Mommies Daily

Nah, sebentar lagi Idulfitri tiba dan masih ada waktu loh untuk menyiapkan anak siap bersilahturahmi. Berikut ini hal-hal sederhana yang bisa mulai diajarkan kepada anak-anak:

1. Ajarkan anak untuk memanggil saudara dengan benar

Ini adalah hal yang penting. Kenalkan kepada anak-anak siapa saja yang akan hadir saat silaturahmi. Dan ajarkan cara menyapa atau memanggil saudara dengan benar. Ajarkan anak mengenai sebutan orang lain seperti ‘Pak’, ‘Bu’, ‘Kakak’, ‘Adik, ‘Om’, ‘Tante’ dan lainnya dengan menjelaskan perbedaan sebutan tersebut satu per satu.

2. Ajarkan anak mengucapkan salam

Setelah anak-anak diberitahu tentang cara memanggil saudara, kita juga bisa mengajarkan anak untuk mengucapkan salam. Tidak ada salahnya, untuk melatih dan membiasakan anak untuk mengucapkan salam dengan pelafalan yang baik dan benar saat sedang berada di rumah. Tip, bagi anak yang pemalu, latihlah mereka dengan menggunakan alat peraga seperti boneka atau sambil bermain “role play.” Kita bisa meminta bantuan orang lain seperti suami atau mbak di rumah untuk berpura-pura menjadi orang lain.

3. Ajarkan berkata-kata sopan

Membiasakan anak untuk mengucapkan kata-kata sopan saat sedang berada di rumah, seperti kata ‘tolong’ jika ingin meminta pertolongan, atau ‘maaf’ jika melakukan kesalahan, akan membantu anak untuk bersikap sopan saat bersilahturahmi. Jangan lupa juga untuk mengajarkan anak bagaimana cara mengucapkan ‘terima kasih’ setelah diberikan sesuatu oleh orang lain. Kata ‘permisi’ juga perlu diajarkan agar anak tahu sopan santun saat melewati orang yang lebih tua ketika bertamu.

4. Ajarkan anak bersikap ramah

Jangan lupa ajarkan dan contohkan anak untuk bersikap ramah dengan siapa saja. Terutama dengan orang yang lebih tua. Juga ajarkan anak bagaimana caranya untuk berjabat tangan dan mengajarkannya bagaimana harus bersikap jika ada keluarga atau kerabat yang ingin memeluk atu mencium mereka. Ingat ya, tidak perlu memarahi anak bilamana mereka menolak dipeluk atau dicium. Karena mungkin anak merasa tidak nyaman dengan orang yang baru bertemu dan berkenalan.

5. Ajarkan anak untuk tertib saat makan

Ketika berada di rumah kerabat, tentu anak-anak akan melihat suguhan aneka makanan dan kue-kue atau hidangan khas lebaran. H-3 sebelum Lebaran, kita bisa mengingatkan anak untuk tetap sopan dan tertib saat makan di tempat lain, ajarkan penggunaan alat makan yang baik dan benar. Ajarkan juga kepada anak untuk tetap duduk dengan tenang saat makan. Lalu, ingatkan si kecil agar tak berbicara saat makan dan biasakan anak untuk tak meninggalkan piring kotor di atas meja.

6. Ajarkan anak tetap tenang

Menyikapi sikap anak yang sulit dikontrol, kita harus sering mengajarkan etika bertamu pada Si Kecil. Sebab, tidak jarang sikap anak yang terkadang hiperaktif membuat para orang tua sering merasa kebingungan dalam menjaga sikap si kecil saat bertamu. Kita boleh kok menegur anak jika mereka melakukan hal buruk ini. Teguran dengan kata-kata yang halus dan menjelaskan alasan mengapa Moms menegur karena sikapnya yang tidak baik.

Nah, mumpung masih ada waktu, ayo ajarkan anak-anak kita.


Post Comment