Tren Sistem Kerja di Tahun 2018

Tahukah mommies, seiring berkembangnya zaman. Dunia kerja, juga punya tren, lho. Ada yang mengalami perubahan, ada juga yang total ditinggalkan.

Semakin pesatnya perkembangan perekonomian dan teknologi ternyata berdampak pada dunia kerja.Setiap tahun, selalu saja ada tren baru yang diciptakan. Perubahan ini tidak hanya dalam sistem pencarian kerja tetapi juga posisi kerja yang ditawarkan.

trend sistem kerja

Yang namanya tren itu selalu berubah. Dan, ternyata, termasuk sistem dan aturan di dunia kerja. Sistem dan aturan kerja baru kini banyak diterapkan oleh perusahaan modern, lebih fleksibel dan kompetitif.

Sebenarnya tren tersebut sudah mulai terlihat dari tahun sebelumnya. Lalu kira-kira tren sistem kerja apa saja yang akan terjadi di tahun 2018:

1. Budaya kerja yang semakin menyenangkan

Siapapun pasti ingin bekerja di tempat yang menyenangkan. Tapi, sebagian besar pekerja merasa tempat kerjanya adalah tempat yang membosankan dan tidak mereka sukai. Karyawan merupakan aset penting dari sebuah perusahaan. Perusahaan akan tetap terus berjalan jika karyawan-karyawan dapat bekerja dengan baik dan memiliki integritas yang tinggi terhadap perusahaannya. Karena lingkungan dapat menjadi salah satu faktor karyawan resign dari sebuah perusahaan.

Baca juga: Alasan Pindah Kerja (Di Luar Gaji yang Lebih Tinggi)

2. Melamar Pekerjaan melalu smartphone

Saat ini, para pencari kerja menggunakan smartphone mereka untuk mencari lowongan pekerjaan. Perusahaan harus mulai mengoptimalkan situs web mereka dan bahkan menciptakan aplikasi mobile untuk menarik para pencari kerja. Namun perubahan ini harus melalui proses panjang. Karena tidak semua perusahaan bisa mentransformasi proses lamaran kerja mereka menjadi mobile. Dan bagi sebagian orang, melakukan wawancara dengan menggunakan aplikasi masih dirasa sulit.

Baca juga: Kenapa Ibu Baru Punya Nilai Jual yang Tinggi Saat Melamar Pekerjaan?

3. Bekerja di luar Kantor

Kemajuan teknologi telah diakui dapat membuat pekerjaan menjadi lebih mudah. Terbukti, kini bekerja dapat dilakukan dimana saja (remote). Para pegawai tidak diwajibkan datang ke kantor untuk melakukan suatu pekerjaan. Mereka bebas memilih untuk bekerja dimanapun, selama tempat yang dipilih dapat menunjang pekerjaan. Tak hanya memperhitungkan working hours pada umumnya, namun waktu kerja kita di luar jam kerja kantor juga diperhitungkan. Ya, kita diharapkan aktif menjali networking di luar jam kantor.

4. Kenaikan jumlah pekerja kontrak

Saat ini telah banyak perusahaan yang beralih menggunakan teknologi, sehingga hanya membutuhkan sedikit karyawan. Perubahan struktural di semua sektor dan pekerjaan terus terjadi. Perusahaan juga semakin ketergantungan pada pekerja kontrak dan juga freelance untuk menyelesaikan sesuatu.

5. Keragaman dalam merekrut karyawan

Diskriminasi menjadi salah satu isu yang kerap terjadi di tempat kerja. Akar masalahnya hanya satu, yakni kurangnya keragaman. Selain untuk memberi kesempatan kepada lebih banyak orang, keragaman dalam lingkungan kerja juga dipercaya mampu meningkatkan performa perusahaan

Sebenarnya perubahan itu penting tetapi sebuah perubahan memang harus benar-bener merombak kenyataan yang sudah ada. Karena zaman  semakin berkembang. Kita pun harus menyesuaikan diri, dalam hal apa pun itu.

Baca juga: 3 Pemikiran yang Salah Dalam Bekerja

 

 

Ditulis oleh : Anggi Damayanti-Tim EXPERD


Post Comment