Bersih dan Sehat Saat Menstruasi yang Ideal, Seperti  Apa?

“4 dari 10 perempuan yang baru menstruasi tidak tahu bagaimana menjaga kebersihan selama mentruasi,” dr. Botefilia Budiman, SpOG KPER, Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Sering bingung nggak ganti pembalut itu seharusnya setiap berapa jam sekali sih? Terus pas lagi mentruasi, sebaiknya mencuci daerah intim kita pakai apa? Mungkin dua pertanyaan itu, yang sering kali muncul di benak anak yang baru saja mengalami mentruasi. Sayangnya, seperti yang dr. Botefilia bilang, hampir separuh dari 10 perempuan, nggak tahu bagaimana manajemen mentruasi yang ideal.

Bersih dan Sehat Saat Menstruasi yang Ideal, Seperti  Apa? - Mommies DailyImage: www.frenchtoday.com

Hal di atas menjadi latar belakang, dibuatnya buku saku “Sehat dan Bersih Saat Mentruasi” didukung Mundhipharma Healthcare Indonesia. Bayangkan deh, kalau anak remaja kita, nggak peduli dengan organ intimnya pas lagi mentruasi, sementara kata dr. Botefilia darah itu media paling baik untuk kuman berkembang biak. Nah, kalau kuman tadi naik sampai ke vagina dan kandungan , risiko terkena infeksi saluran kencing bisa saja terjadi.

Dari buku saku “Sehat dan Bersih Saat Mentruasi”, dan keterangan dari dr. Botefilia ada beberapa poin penting yang saya rangkum. Silakan mommies sampaikan kepada anak remaja mommies yang akan menghadapi atau baru saja mengalami mentruasi.

1.Ganti pembalut sebaiknya minimal 4 jam sekali. Untuk menghindari lembap pada daerah organ intim. Gunakan pembalut atau pantyliner, yang tidak berparfum.

2. Periksa ke dokter kandungan setidaknya satu tahun sekali.

3. Hindari kebiasaan menahan pipis, ketika mentruasi ataupun tidak. Risiko infeksi saluran pipis akan mengintai.

4. Kenali gejala haid yang tidak normal: nyeri hebat sampai pingsan, darah haid sangat banyak (lebih dari 5 hari)

5. Hindari penggunaan bahan yang bisa menyebabkan infeksi (tissue, atau kain kotor).

6. Waktu yang sangat dianjurkan untuk mengganti pembalut, di usia sekolah adalah saat mandi pagi, saat di sekolah, setelah pualng sekolah, saat mandi sore, dan sebelum tidur. Jangan lupa ingatkan anak, mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut.

7. Bersihkan area kewanitaan dari arah depan ke belakang (bukan sebaliknya), dengan cairan antiseptic kewanitaan, seperti yang mengandung Povidone – Iodine.

8. Tetap olahraga, selama haid penting. Hormon prostaglandin tidak akan terlalu banyak diproduksi oleh tubuh. Jadi rasa nyeri akan hilang. Dengan durasi 30 menit sudah cukup.

9. Mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi (daging merah, ungags, ikan laut, sayuran hijau atau sereal). Makanan kaya kalsium (produk susu, sayuran hijau, dan tahu). Kunyit, jahe, kacang-kacangan dan konsumsi camilan yang rendah garam. Karena rasa asin akan memicu kembung dan membuat mentruasi terasa tidak nyaman.

10. Yakinkan anak perempuan mommies, bahwa anda adalah tempat terbaik untuk bertanya tentang apapun seputar mentruasi. Sekecil apapun keganjalan yang ia alami, pastikan mommies mengetahuinya.


Post Comment