Menjadi Ibu Bekerja di Saat Sebenarnya Saya Ingin Menjadi Ibu Rumah Tangga

Kadang memang harapan suka nggak sejalan dengan kenyataan. Seperti saya yang berharap bisa menjadi ibu rumah tangga, namun kenyataannya harus menjadi ibu bekerja.

Berbeda dengan banyak perempuan yang saya kenal, yang memilih menjadi ibu bekerja bukan karena tuntutan keadaan, namun karena memang mereka suka bekerja dan menganggap bekerja menjadi wadah untuk eksistensi diri, tidak demikian halnya dengan saya. Saya, ibu dari 3 orang anak yang memilih bekerja karena tidak ada pilihan lain (menurut saya).

Jangan salah…..

Lulus kuliah, saya juga memiliki perencanaan karier. Ingin bekerja di kantor apa, bagaimana saya harus mengejar jenjang karier dst-nya. Namun, begitu menikah kemudian hamil, saya langsung tahu kalau saya ingin menjadi Ibu Rumah Tangga yang sepenuhnya mengurus buah hati saya.

Masalahnya adalah …..

Kalau saya tidak bekerja, penghasilan suami tidak bisa mencukupi kebutuhan bulanan keluarga kami. Karena hingga saat ini, suami masih bekerja sambil meneruskan pendidikan S2. Jadi, buyar semua impian saya.

Saya juga yakin, nggak hanya saya sendiri yang mengalami ‘drama’ seperti ini. Pasti ada banyak juga ibu-ibu pejuang seperti saya, yang berjuang menerima bahwa hidup kita nggak bisa seindah mimpi-mimpi di siang bolong, ahahahha. Masalahnya, yang membedakan kami cuma satu. Terus meratapi kondisi yang tidak ideal ini, atau menikmati dan mencoba melihat sisi positif dari situasi yang ada.

Baca juga:

Mari Menjadi Ibu Bekerja yang Normal

Jujur saja, satu hal yang membuat saya senang mantengin website Mommies Daily ini ya karena saya merasa MD memberikan banyak dukungan untuk para ibu bekerja, saya jadi merasa nggak sendirian-sendirian amat (ini testimoni jujur tanpa dibayar, hehehe). Dan membaca tulisan-tulisan penulis-penulis di MD juga membuat saya jadi semangat untuk terus bekerja.

Saya bersyukur, karena walaupun hati kecil ingin menjadi Ibu Rumah Tangga namun apa daya kondisi tidak memungkinkan, saya masih mampu memilih menjadi ibu bekerja yang berpikir positif. Dan berikut, sugesti positif saya untuk diri sendiri dan juga untuk para perempuan senasib di luar sana:

Menjadi Ibu Bekerja di Saat Sebenarnya Saya Ingin Menjadi Ibu Rumah Tangga - Mommies Daily

1. Menjadi ibu bekerja membuat saya mampu membantu kondisi finansial keluarga. Dan ini artinya, saya bisa memberikan kehidupan yang lebih bagus untuk anak-anak saya.

2. Menjadi ibu bekerja membuat saya memiliki teman-teman bergaul yang luas dengan beragam latar belakang pendidikan, ekonomi hingga usia. Saya yang berusia 33 tahun, bisa asik ngobrol dengan rekan-rekan kerja yang berusia 24 tahun :D dan berbagi gossip artis Korea terkini hingga belajar jualan di social media.

3. Menjadi ibu bekerja membuat saya semakin menghargai waktu bersama ketiga anak saya.

4. Menjadi ibu bekerja memberikan kesempatan bagi suami saya untuk ikut ambil bagian dalam mengasuh anak-anak dan meningkatkan bonding antara mereka.

5. Menjadi ibu bekerja membuat saya juga bisa melakukan hobi saya: Memasak. Saya jadi bisa membeli peralatan masak yang saya incar dan membeli bahan-bahan masakan untuk saya olah.

6. Menjadi ibu bekerja membuat saya menjadi perempuan yang lebih mandiri dan ini penting untuk saya tularkan kepada tiga puteri saya.

7. Menjadi ibu bekerja membuat saya menjadi pribadi yang sangat rajin menabung dan investasi, hahahaha. Karena ketika tabungan saya sudah cukup dan suami selesai menyelesaikan pendidikannya, saya jadi punya simpanan untuk berhenti bekerja, memulai usaha sendiri sambil mengurus anak-anak.

Apakah dengan menghitung hal-hal positif yang saya dapat dari menjadi ibu bekerja lantas membuat saya tak lagi ingin menjadi ibu rumah tangga? Ooooh, tentu TIDAK, hahaha. Jangan pernah mematikan impian di dalam diri kita, karena impian-impian itu yang seringkali menjadi ‘pecutan’ untuk kita bekerja keras merealisasikannya. Saya selalu yakin, bahwa suatu saat nanti, mimpi saya untuk menjadi Ibu Rumah Tangga namun tetap bisa memberikan yang terbaik untuk keluarga pasti akan terwujud.

Mohon amin-nya…. Ahahahha.

Baca juga:

9 Hal yang Tidak Pernah Dilakukan Oleh Perempuan Sukses


Post Comment