Anak Juga Perlu Belajar Tentang Team Building dari Empat Permainan Ini!

Urusan mengenal team building ternyata nggak harus dimiliki oleh kita yang sudah bekerja, karena anak-anak juga butuh mengenalnya. Dan ini permainan team building untuk anak-anak.

Untuk mommies yang bekerja, coba saya tanya, biasanya dalam setahun kantornya rutin nggak mengadakan Outing yang salah satu kegiatan di dalamnya ada namanya team building? Kalau untuk kita yang bekerja, urusan team building pasti udah canggih lah ya.

Ternyata, nggak hanya kita yang butuh mengetahui ‘ilmu’ tentang team building, karena ternyata, anak-anak pun juga memerlukannya. Kenapa sih anak kecil butuh? Karena ini akan melatih mereka cara bekerja sama dengan orang lain untuk meraih tujuan bersama. Bisa itu di sekolah, ketika sedang bermain kelompok, anak-anak perlu berlajar kan gimana caranya bekerja sama.

Dan, cara paling gampil buat anak-anak ya udah pasti lewat permainan. Nggak bisalah itu namanya anak-anak disuruh duduk manis dengerin presentasi mengenai team building. Yang ada dadah bye bye.

Kalau mommies ingin mengajarkan mengenai team building, coba deh lewat 5 permainan ini!

Anak Juga Perlu Belajar Tentang Team Building dari Empat Permainan Ini!  - Mommies Daily

Puzzle Gambar

Walau ini adalah termasuk sederhana, permainan ini mengajarkan anak-anak bagaimana ‘bekerja dalam sebuah tim’ dan seberapa penting kerja tim untuk mencapai hasil yang diinginkan.

Yang diperlukan: Gambar animasi atau gambar yang disukai anak-anak. Sediakan juga pensil warna dan kertas.

Bisa dimainkan: Enam sampai delapan anak.

Cara bermain:
– Potong gambar yang telah dipilih menjadi enam atau delapan bidang yang sama.
– Potong gambar sedemikian rupa sehingga saat digabung akan menjadi satu bentuk gambar.
– Berikan setiap potongan puzzle pada masing-masing anak dan mintalah mereka untuk meniru gambar di setiap potongan yang mereka terima.
– Beri anak waktu sekitar 20 menit. Setelah selesai mintalah anak-anak untuk membawa gambar mereka dan gabungkan potongan yang mereka miliki dengan yang lain.
– Jika potongan-potongan tersebut menjadi satu gabungan yang membentuk gambar asli, maka artinya mereka berhasil.

Intip Blok

Permainan ini menstimulasi memori anak-anak. Dalam permainan ini, anak-anak akan belajar untuk fokus pada komunikasi antar anggota tim. Ini juga mengajarkan mereka untuk terbuka terhadap persepsi orang lain.

Yang diperlukan: Blok bangunan – sebisa mungkin set blok tersedia sebanyak jumlah tim

Bisa dimainkan: Tiga atau empat tim. Masing-masing terdiri dari 3 anak.

Cara bermain:
– Buat struktur menggunakan blok bangunan terlebih dahulu, di ruangan lain.
– Berikan setiap tim satu set blok. Lalu tunjukkan struktur yang telah dibuat. Minta satu orang dari masing-masing tim datang dan mengintip strukturnya
– Berikan waktu sekitar 10 detik melihat struktur dan menghafalnya.
– Anggota tim yang sudah melihat harus menjelaskan strukturnya kepada yang lain sehingga mereka dapat menciptakannya kembali.
– Jika mereka tidak melakukannya dengan benar, anggota lain dari tim bisa pergi dan mengintip strukturnya dalam 10 detik, dan kembali membantu yang lain.
– Tentunya struktur yang paling mirip adalah pemenangnya.

Klasifikasi

Permainan ini membantu anak-anak untuk memahami dan menerima perbedaan orang lain. Asyiknya, permainan ini justru tidak membutuhkan perlengkapan bantu.

Yang diperlukan: Ruang yang cukup untuk anak-anak bermain

Bisa dimainkan: 12 anak atau lebih.

Cara bermain:
– Bagilah anak-anak menjadi dua atau tiga kelompok.
– Mintalah anak-anak untuk menceritakan tentang diri mereka, misalnya makanan kesukaan, warna favorit, film superhero yang pernah ditonton, cita-cita, dan lain-lain.
– Minta mereka untuk mengklasifikasikan tim ke dalam subkelompok berdasarkan informasi yang mereka bagikan. Kelompok dapat didasarkan pada makanan, warna, atau film yang mereka sukai.
– Pada akhir permainan anak-anak akan tahu seperti apa teman mereka dan memahami perbedaan yang mereka miliki.

Menara Tertinggi

Permainan ini menantang anak-anak untuk membangun menara setinggi mungkin, bertanding dengan tim lain. Mereka diajarkan untuk kreatif dengan menggunakan benda apa pun di sekitar mereka. Pastikan saja benda yang digunakan tidak membahayakan, ya.

Yang diperlukan: Buku, kaleng, atau blok

Bisa dimainkan: 10-15 anak

Cara bermain:
– Bagilah anak-anak menjadi kelompok yang terdiri dari 3-4 anak.
– Berikan mereka bahan yang dibutuhkan untuk membangun menara. Atau biarkan mereka kreatif mencari sendiri.
– Berikan aba-aba mulai. Minta mereka mendirikan menara setinggi mungkin menggunakan barang pilihan mereka.
– Beri waktu sekitar 10 menit untuk mereka menyelesaikan menara.
– Tim yang berhasil menyelesaikan menara tertinggi pertama kali, maka tim tersebutlah yang menang.


Post Comment