Single Mom Survival Guide: Myrna Soeryo – Jangan Memaksa Untuk Mengubah Masa Lalu, Tapi Terus Melangkah ke Depan!

Salah satu cara Myrna Soeryo untuk bisa melalui perceraian dan menjalaninya dengan baik adalah kesadaran bahwa dia memang tidak bisa mengubah masa lalu.

Menjalani peran sebagai seorang single mom untuk putri semata wayangnya tidak membuat Myrna Soeryo yang saat ini juga berperan sebagai Chief Community Officer merasa putus asa. Sebaliknya, satu hal yang selalu ditekankan kepada dirinya adalah, terus melangkah ke depan dan jangan fokus dengan masa lalu. Berikut beberapa survival guide versi Myrna Soeryo.

Single Mom Survival Guide: Myrna Soeryo – Jangan Memaksa Untuk Mengubah Masa Lalu, Tapi Terus Melangkah ke Depan! - Mommies Daily

1. Moving On Tips?

Keep pressing on. Apapun yang terjadi, saya harus tetap terus melangkah ke masa depan. Saya tidak bisa mengubah masa lalu dan apa yang sudah terjadi pada diri saya, yang bisa saya lakukan adalah bagaimana cara saya menyikapinya dengan sikap positif demi masa depan anak.

2. Life after divorce untuk diri sendiri dan anak?

Sehari-hari mengurus anak sendiri (karena sudah berkomitmen untuk nggak punya mbak, hanya daycare) selain bekerja, di waktu luang atau weekend main bersama anak atau playdate.

3. Bagaimana menjaga hubungan baik dengan mantan suami?

Karena mantan suami tidak tinggal di Indonesia, maka hanya setahun sekali dia ke Jakarta untuk menemui anak. Kami berhubungan lebih sering melalui chat messenger.

4. Tiga kekhawatiran terbesar pasca bercerai dan bagaimana mbak Myrna menyikapinya?

Pertama, ketika saya harus menjadi seorang ibu sekaligus ayah bagi anak saya. Banyak pekerjaan-pekerjaan ‘rumah tangga’ yang dulu dipegang mantan suami, sekarang harus saya handle juga. Harus kenal tukang untuk memperbaiki rumah bila ada yang bocor atau rusak, harus belajar tentang mesin mobil agar mobil anak nggak rusak, selain harus tahu mengurus rumah tangga. Sempat merasa takut dan bertanya dalam hati, bisa nggak ya?! Tapi asal mau belajar, membuka diri dan selalu berpikiran positif, semua itu bisa dilalui dengan baik.

Kedua, saya khawatir kalau anak tidak mendapatkan kasih sayang yang lengkap karena kehilangan figur ayah. Tapi ternyata, figur ayah yang hilang bisa digantikan oleh sosok kakek, paman dan sepupunya. Anak tetap merasa mendapatkan kasih sayang dari orang-orang terdekatnya, Tanpa merasa ditinggalkan.

Ketiga, perasaan kesepian setelah berpisah. Ya saya siasati dengan banyak berteman, membuka pertemanan baru dan berdoa. Penuhi hari dengan kesibukan sesuai minat, hari-haripun kembali terasa berjalan cepat.

Single Mom Survival Guide: Myrna Soeryo – Jangan Memaksa Untuk Mengubah Masa Lalu, Tapi Terus Melangkah ke Depan! - Mommies Daily

5. Tiga hal yang membuat life after divorce akan baik-baik saja?

Pertama, percaya saja bahwa hidup tidak akan berakhir saat divorce, ada masa depan yang lebih baik lagi yang menunggu kita.

Kedua, dukungan keluarga! Dukungan keluarga setelah divorce, sangat dibutuhkan, apalagi saat-saat baru pisah. Keluarga Adalah support system saya yang utama.

Terakhir dan paling penting, doa. Doa yang menguatkan saya dan memberikan saya kekuatan serta ketenangan. Curhat sama Tuhan, membuat hati tentram.

5. Siapa sih sosok single mom panutan dan apa alasannya?

Siapa ya? Kalau dari kalangan selebriti, nggak ada. Ada justru dari kalangan keluarga, di mana seorang tante saya berhasil mendidik kedua anaknya hingga menjadi pejabat di pemerintahan, walaupun berstatus single parent.

Well, mungkin kalimat ini cocok banget menggambarkan apa yang terjadi pada mbak Myrna: she looked back on her life and realized that everything happened only made her stronger! 

Baca juga:

8 Hal yang Saya Sukai Setelah Bercerai


Post Comment