banner-detik
HEALTH & NUTRITION

Waspada, Mommies. Ini Dia 5 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Hujan

author

?author?08 Feb 2018

Waspada, Mommies. Ini Dia 5 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Hujan

Tubuh lebih rentan terserang penyakit, di musim hujan. Hal ini terjadi karena perubahan suhu di sekitar kita. Belum lagi, berbagai jenis mikroba lebih mudah berkembang biak. Setidaknya ada 5 penyakit yang wajib diwaspdai, selama musim hujan berlangsung.

Kurang dari seminggu, ada dua rekan kerja saya di kantor yang jatuh sakit. Syahra, bagian Partnership harus dirawat karena diare berkepanjangan. Lalu Rini, Finance and Accounting Manager, sudah semingu lebih flunya nggak sembuh. Padahal sudah ke dokter.

Baca juga: Kiat Menjaga Kesehatan Selama Musim Hujan

Waspada, Mommies. Ini Dia 5 Penyakit yang Sering Muncul di Musim Hujan - Mommies DailyImage: www.food.thecookbk.com

Musim hujan dan rentannya manusia terkena beberapa penyakit, makin diperkuat lagi. Temannya Mbak Fia, Managing Editor Mommies Daily, juga harus berakhir pasrah dirawat di rumah sakit, karena demam berdarah.

Nah, sebagai tindakan kewaspadaan. Saya mau berbagai, sebetulnya penyakit apa saja sih, yang berpotensi menjangkiti manusia.

1. Flu

Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza. Gejala awalnya, bisa berupa batuk, pusing, terus nggak jarang tenggorokan juga nggak enak. Meski bukan kategori penyakit berbahaya, kalau saya lagi flu, sangat, sangat menganggu aktivitas sehari-hari. Dan jangan juga disepelekan, ya, mommies. Dalam beberapa kondisi, flu bisa menyebabkan komplikasi penyakit pneumonia.

2. Demam berdarah

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kemenkes, seseorang dicurigai demam berdarah jika ia mengalami beberapa gejala seperti;

  • Demam mendadak
  • Sakit kepala
  • Nyeri di belakang mata
  • Nyeri pada otot dan tulang
  • Ruam atau bercak merah pada kulit.
  • Untuk memastikannya, tentu kita harus melakukan tes darah sehingga bisa mengetahui leukosit atau sel darah putihnya rendah serta menguji serologi dengue positif. Untuk mencegahnya, silakan mommies baca di artikel Bersama Melawan Demam Berdarah Dengue!

    3. Leptospirosis

    Bakteri leptospirosis ditularkan lewat media air, tanah, dan lumpur yang terkontaminasi  oleh urin binatang, tikus misalnya *iyuuuuh. Bisa juga yang berasal dari gigitan binatang, seperti tikus, babi, anjing dan sapi yang kabarnya juga bisa menularkan bakteri leptospirosis. Kebayang dong, kalau musim hujan gini, banyak sekali genangan air di sekitar kita. Dan entah apa saja yang sudah terkandung di dalam genangan itu.

    Cara masuk bakteri ini, bisa dari kulit yang terluka, atau selaput lendir pada mata, hidung, bibir dan mulut. Adapun gejalanya berupa:

  • Demam menggigil, dan terjadi mendadak
  • Nyeri kepala
  • Pegal-pegal
  • Nyeri otot, gejala khas yaitu nyeri tekan pada otot betis
  • Nyeri perut, mual dan muntah
  • Iritasi dan kemerahan pada mata disertai fotofobia (takut terhadap cahaya)
  • Ruam pada kulit
  • FYI, masa inkubasi bakteri ini 7-14 hari, umumnya selama 10 hari. Sebetulnya gejala di atas ada kemungkinan menghilang 5-7 hari, namun tetap waspada, karena 10% dari pasien, bisa mengalami keadaan yang lebih buruk.

    Bagaimana cara mencegahnya?

    Logikanya jika ingin membasmi sumber penyakit, harus dari sumbernya, ya nggak mommies? Harus sampai ke akar-akarnya.

  • Basmi tikus di lingkungan rumah mommies.
  • Pastikan binatang peliharaan mommies di rumah, tidak memakan tikus yang berkeliaran.
  • Vaksinasi binatang peliharaan mommies secara berkala.
  • Menghindari dari genangan air, yang berpotensi tercemar urin binatang yang terinfeksi leptospirosis.
  • Selalu kenakan alas kaki, jika keluar rumah.
  • Hanya gunakan sumber air bersih untuk dikonsumsi.
  • Pastikan tidak ada luka pada bagian tubuh mommies, jika ada segera obati dengan cara mumpuni.
  • Jangan lupa cuci tangan dan kaki, dilengkapi dengan cairan disinfektan.
  • Mandi, setelah berkegiatan dari luar.
  • Bersihkan rumah hingga bagian tersembunyi, secara berkala.
  • 4. Penyakit kulit

    Saat musim hujan, biasanya akan terjadi banyak genangan. Yang mambwa banyak bakteri yang berpotensi menyerang kulit, dan berujung gatal pada kulit. Selain itu, penyakit pada kulit juga bisa disebabkan jamur. Biasanya terjadi di lipatan tubuh. Wajib menjaga kulit tetap bersih dan kering, setelah berkegiatan dari luar. Saya membiasakan harus mandi, setelah pulang ngantor. Kalau perlu, mandi dengan cairan antiseptic.

    5. Demam tifoid (tipes)

    Biasanya demam tifoid menyebar melalui makanan yang terkontaminasi bakteri Salmonella typhi. Masyarakat sering menyebut penyakit ini, tipes. Ditandai dengan sakit perut, sembelit, sakit kepada, dan tak jarang diikuti dengan diare. Tipes wajib ditangani segera. Pengidapnya berpotensi  komplikasi meningitis, infeksi hati dan gangguan pada ginjal.

    Menjaga imunitas tubuh agar tetap fit, menurut saya langkah preventif yang paling sederhana. Pastikan asupan makanan kita terjaga kebersihannya, bergizi dan kaya nutrisi. Baik itu makan besar, atau camilan. Nggak telat makan, dan terhidrasi dengan baik. Dan terakhir, olahraga teratur, sangat membantu tubuh punya imunitas yang baik.

    Share Article

    author

    -

    Panggil saya Thatha. I’m a mother of my son - Jordy. And the precious one for my spouse. Menjadi ibu dan isteri adalah komitmen terindah dan proses pembelajaran seumur hidup. Menjadi working mom adalah pilihan dan usaha atas asa yang membumbung tinggi. Menjadi jurnalis dan penulis adalah panggilan hati, saat deretan kata menjadi media doa.


    COMMENTS


    SISTER SITES SPOTLIGHT

    synergy-error

    Terjadi Kesalahan

    Halaman tidak dapat ditampilkan

    synergy-error

    Terjadi Kesalahan

    Halaman tidak dapat ditampilkan