Kesempatan Emas Jadi Pebisnis Kuliner Andal, Yuk Coba!

Bagi mommies yang punya usaha kuliner khas Indonesia. Saatnya unjuk gigi, mengenalkan hidangan ke masyarakat luas. Sekaligus meraih kesempatan jadi pengusaha kuliner sukses. Berani?

Bicara soal kuliner, Indonesia memang surganya pecinta makanan, setuju? Sejauh-jauhnya kita plesiran, pas kembali ke tanah air, tetap saja kangen sama bakso, nasi goreng, sate, ketoprak, tongseng, soto mie, soto betawi dan masih banyak lagi hidangan nusantara yang menggoyah komitmen diet.

Kesempatan Emas Jadi Pebisnis Kuliner Andal, Yuk Coba! - Mommies Daily

Sebagai anak betawi, saya punya hubungan emosional yang cukup kental dan salah satu kuliner yang baru saja saya sebutkan di atas. Iya, soto betawi. Makanan berkuah santan, yang pernah menjadi komoditi bisnis rumahan orangtua papa saya. Sayangnya, selepas mereka berdua berpulang, tidak ada yang meneruskan warung soto betawinya.

Baca juga: 3 Kota Tujuan Wisata Kuliner Nasional yang Wajib Mommies Kunjungi

Tapi suatu saat nanti, saya dan papa punya niat untuk membuat restoran kecil-kecilan. Sayang, resep andalan turun termurun, harusnya punya potensi lebih besar. Sama seperti kuliner asli Indonesia lainnya, yang berpotensi besar, tak hanya mendongrak perekonomian si pengusaha kuliner itu sendiri. Tapi ternyata fakta di lapangan, kata Deputi Riset, Edukasi, dan Pengembangan Bekraf, Abdurrohim Boy Berawi, 920 triliun yang diraup dari sektor Industri Kreatif, 41,44% disumbang dari industri kuliner! Wohoooo, tepuk tangan, dulu mommies.

Fakta di atas menjadi salah satu pertimbangan Bango bersama Badan Ekonomi Kreatif RI (BEKRAF RI) mengadakan kompetisi “Bango Penerus Warisan Kuliner 2018” Tujuan utama, ingin membantu para pengusaha kuliner memperkenalkan hidangannya ke masyarakat luas. Tak terbatas pemain kuliner lama, peluang juga terbuka bagi generasi muda. Dari para pengusaha kuliner ini, Thomas Agus Pamudji, Managing Director Unilever Foods Solutios, berharap menjadi bentuk nyata pelestarian kuliner Indonesia.

Ayooo, mommies yang punya usaha rumahan, atau mungkin sudah berbentuk restoran dan punya menu-menu khas Indonesia. Menurut saya, ajang ini nggak ada salahnya dicoba. Sepanjang Februari hingga pertengahan Maret 2018. Semua caranya tertuang di www.pewariskuliner.com. Poinnya, setelah mendaftar, mommies bisa mempromosikan dan menggalang dukungan dari teman-teman, lewat Facebook dan Instagram.

Dari 20 finalis, dan 2 finalis tambahan dari dewan juri. Akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti workshop. Gong-nya adalah, 5 pemenang akan mendapatkan total hadiah Rp 500 juta untuk membantu mengembangkan bisnis mereka.

Nah, ada satu poin yang sempat digaris bawahi oleh Pak Thomas. Kompetisi ini tak sekadar mencari hadiah. Bahkan pas di tahap workshop, pengusaha kuliner sudah mendapatkan keuntungan luar biasa. Mereka akan mendapatkan pelatihan food safety, food handling, dan ilmu lainnya yang berhubungan dengan operasional usaha kuliner dari Unilever Foods Solutions dan tim juri lainnya. Wah, kapan lagi ya, kan. Dapat ilmu berfaedah dari para pakarnya langsung.

Baca juga: Mau Bisnis Kuliner, Perhatikan Hal Ini Dulu

 


Post Comment