I Knew I’m Dad With Little Babby, When…

Ditulis Oleh: Anggung Suherman (Angkuy)

Pengakuan saya sebagai seorang Ayah. Momen apa saja, yang membuat saya PASTI tersadar, dan kangen banget sama anak.

Sejujurnya, sejak anak saya terlahir satu tahun yang lalu, saya bisa mengingat berapa jam dalam setiap harinya rumah saya rapih dan bersih. Tidak hanya satu ruangan, namun semua sudut ruangan di rumah kecil saya bisa terhitung berapa jam dalam seharinya terlihat rapih. Tapi saya bisa menjamin bersih, namun rapih? Sulit untuk menjaganya. Saya pribadi sebenarnya satu-satunya penghuni rumah yang jarang merapihkannya, untuk bagian ini memang saya hanya mengeluh saja. Angkat topi, untuk istri tercinta, yang selalu setia, menata kembali bagian yang terlihat seperti kapal pecah, usia si kecil bermain.

Baca juga: 7 Hal yang Membuat Para Suami Semangat Menjalankan Pernikahannya

I Knew I’m Dad With Little Babby, When… - Mommies Daily

Tapi selain itu, saya adalah penikmat semua keadaan menjadi seorang Ayah, bagi Binar Lembayung, my little princess. Menikmati saat area tidurku yang dikudeta oleh Binar, menikmati saat tendangan kakinya telak menempel di jidat, hidung bahkan dada saya. Menikmati saat buku favoritku dicoret-coret bahkan dirobek. Menikmati setiap senyumannya yang memerlihatkan 2 gigi kecil bawahnya saat berhasil mengacaukan monitor laptopku. Itu lah bagian kecil dari keseharianku bersama Binar.

Tentu saja, banyak momen lain yang selalu membuat bangga. Merasa bersyukur menjadi seorang Ayah karena si kecil tak henti-hentinya ingin digendong saat belanja isi kulkas. Atau momen di saat Binar menangis ingin memegang kendali stir mobil di saat kemacetan. Momen-momen seperti itu membuat pegal otot namun merenyuhkan hati, bahwa saya adalah seseorang yang terikat secara hati dan jiwa bagi seseorang lainnya. Perasaan itu luar biasa.

Hal yang luar biasa lainnya tentu terus bertambah setiap harinya. Sampai satu waktu, jika bertemu dengan teman yang seorang Ayah juga, terkadang kami mencocokan segala sesuatu yang terjadi di rumah, dan akhirnya, menjadi seorang Ayah memang menyenangkan. Hal-hal yang kami bicarakan adalah seperti ini:

1. Mengakali keinginan membeli mainan dengan alasan; anak yang menginginkan mainan tersebut.

2. Mulai hafal film-film anak hingga nyanyiannya. Terkadang, di kamar mandi pun menyanyikan lagu-lagu Baby Shark hingga Johny Johny Yes Papa. *please, yang melakukan hal serupa, comment di bawah artikel ini, ya, hahaha

3. Kalo dulu hunting discount alat musik, sekarang mulai beralih nih berburunya diskon diaper.

4. Apapun mainan yang dibeli, berapapun harga mainan tersebut. Binar tetap aja sukanya memainkan gelas plastik, sendok plastik, botol plastik, dan kabel charger.

5. Di sudut-sudut mobil, mulai laci dashboard, bawah jok, saku jok hingga tatakan botol minuman, pasti ada jepitan rambut, ikat rambut, dan mainan Binar.

6. Jarang makan bareng istri, soalnya mesti gantian jaga dan nemenin Binar. Biasanya yang makan terakhir akan diburu-buru, tuh.

7. Langsung pura-pura sibuk kalau Binar poop, ya biasanya nelpon “rekan bisnis” atau izin ke toilet atau bilang “aduh bentar ini lagi ditungguin klien.”

I Knew I’m Dad With Little Babby, When…2 - Mommies Daily

8. Saat Binar tidur, itu adalah momen yang tingkat kebahagiaannya hampir sama saat dulu ketika kuliah nggak ada dosen.

9. Kalau ada kerjaan ke luar negeri atau ke luar kota, 90% oleh-oleh adalah untuk Binar. Bahkan kalau di saat musim diskon seperti Harbolnas pun, pencarian utama adalah diaper dan mainan anak.

10. Sering kangen Binar kalo udah ada kerjaan di luar negeri atau luar kota. Rasanya pingin cepat pulang , apalagi kalau pas ngeliat ada anak lain yang seumuran Binar, kangennya bisa bikin sedih.

11. Meskipun masih berumur satu tahun, tapi suka muncul pikiran bagaimana membuat pola kesepakatan soal pasangan Binar nanti dan remeh temeh segala urusan kegiatannya saat ABG. Rasanya nggak tenang aja.

12. Belanjaan Binar, khususnya baju, pasti lebih mahal dari belanja baju saya. *SERIUS SAYA RELA :D

13. Tidak pernah berhasil menyelesaikan tontonan film secara sempurna atau buku, yang lama banget selesainya.

Baca juga: Anda Ayah  Millenial, Jika Punya 5 Karakter Ini

Ada ayah di luar sana menambahkan list saya jadi 20? :D


Post Comment