Permainan Minecraft, Boleh Dimainkan Anak-anak Nggak, Sih?

Gimana, nih, Mommies…. Sudah tahu dong dengan permainan Minecraft? Boleh nggak sih, Maincraft ini ‘dikonsumsi’ anak-anak?

“Kenapa, sih, kamu seneng main Minecaraft?”

“Minecraft itu lucu, Bu…. orangnya kotak-kotak. Dan permainannya itu seru banget.”

Buat orangtua, khususnya yang punya anak lelaki, sepertinya sudah familar, ya, dengan game yang satu ini? Minecraft. Sejak tahun anak saya ini memang doyan banget main minecraft. Kalau akhir pekan, saat mendapat jatah main game bersama bapaknya, salah satu permaianan yang sering diminta, ya, permainan ini.

Semula saya dan suami agak ragu memberikan izin anak saya untuk memainkannya. Meskipun katanya games ini memang dibolehkan untuk semua umur, termasuk anak-anak, tapi kami melihat tetap saja ada untuk kekerasan di dalamnya. Ya, tahu sendirikan, kalau anak itu ibarat mesin foto copy? Apa yang dilihat, bisa dengan mudah diikuti?

permainan minecraft-mommiesdaily

Sebagai orangtua, jelas saya nggak bisa menutup mata dengan hal ini. Berbagai tindakan, terlebih tidakan yang berbahaya bisa dipelajari anak di mana saja, termasuk lewat game yang mereka mainkan.

Bagaimana dengan game minecraft?

Mengingat Minecraft ini merupakan salah satu game petualangan, bisa dibayangkan sih, ya, kalau permainan ini sangat seru. Anak bisa dilatih untuk berpikir dan mengasah keterampilan anak untuk mencari strategi bagaimana mereka menghadapi tantangan.

Namun, penelitian ini dilakukan oleh ReD Associates dari New York dan Radio Flyer justru menemukan hasil yang berbeda, bahwa permainan ini justru tidak mengasah imajinasi anak.  Salah seorang peneliti dari ReD, Jun Lee, dan Robert Pasin dari Radio Flyer menjelaskan bahwa Minecraft justru membatasi imajinasi luas anak-anak

Bahkan saya sempat membaca kalau game sandbox ini bahkan dilarang oleh Pemerintahan Turki. Mereka menilai, kalau permaianan ini banyak mengandung unsur kekerasan. Ggrrrr…. serem juga kan!?

Meskipun kami sudah punya kesepakatan, bahwa urusan main games ini hanya boleh dilakukan saat akhir pekan, dengan batas maksimal 2 jam sehari ditambah saat memainkan games harus didampingi, bukan berarti saya dan suami jadi memberikan kebebasan anak saya memilih games  begitu saja, sih. Banyak sekali hal yang perlu diperhatikan, game untuk anak-anak sebaiknya membawa nilai-nilai positif, dan minim unsur negatif. seperti unsur kekeresan. Pemilihan game menjadi sangat penting untuk mewujudkan hal ini.

Intinya, sih, main games selain memang buat hiburan dan senang-senang, ya, tetap jangan lupa memerhatikan batas usia, siapa saja yang boleh memainkan games tersebut. Dan jangan lupa untuk terus damping anak.

Kalau mommies yang lain gimana, boleh nggak, sih, games Minecarft ini dimainkan oleh anak-anak?

 


Post Comment