35 Pertanyaan & Pernyataan yang “Haram” Dilontarkan pada Ibu yang Baru Melahirkan - Mommies Daily

35 Pertanyaan & Pernyataan yang “Haram” Dilontarkan pada Ibu yang Baru Melahirkan

Mau menengok teman, atau saudara yang baru saja melahirkan? “Haram” hukumnya mengajukan 35 pertanyaan dan pernyataan ini, ya, mommies.

“Caesar atau normal?”

“Lho, kok bisa caesar?”

“Bayi kecil, pasti ASI-nya nggak cukup, ya?”

Mommies bisa nggak membayangkan, pertanyaan macam di atas ditujukan kepada kita yang baru melahirkan? Belum juga kering luka bekas jahitan normal atau caesar, sudah digempur dengan pertanyaan yang menurut saya nggak penting, ya.

35 Pertanyaan & Pernyataan yang “Haram” Dilontarkan pada Ibu yang Baru Melahirkan - Mommies DailyImage: by Eric Froehling on Unsplash

Mulai sekarang, yuk, hilangkan kebiasaan melontarakan pertanyaan dan pernyataan yang hanya membuat mental para ibu sedih, atau bahkan depresi. Hasil dari mengumpulkan comment di IG, saya membaginya dalam tiga kategori.

Seputar metode melahirkan:

1. tikawee : Kok Caesar sih? Males gerak ya?

2. novyrohmawatie: Kenapa kok caesar? Takut sakit ya??

3. duniapercil: Caesar ya? Yah belum benar2 jadi ibu dong

4. wndyschi: Sakit ngga pas lahiran?

5. ninatunjung: Ih baru bukaan segitu aja sudah nangis kesakitan? Nggak yoga ya? Nggak mempersiapkan diri ya? Kok caesar sih? Kok masih gendut?

6. zeesesuzy: “Berapa jahitan?”, “Berapa kg baby nya”, “normal?” Come on! Saya jawa semuanya dengan senyum garing di akhir wkwkwkwk. Tuhan sudah menetukan takdir masing-masing umatnya, alangkah indahnya jika kita mensyukuri apapun yang telah diberi bukan?

7. jeihan_lembayung: Ngapain nunggu sampai diinduksi sih, kalau ujung-ujungnyanya sc?

8. tha2anita: “Kok bisa dicaesar? Sayang banget, padahal udah bukaan lengkap.”. Kalau nyawa anak dan ibu yg jadi taruhannya gimana dooong, dan kasusnya wajib dicaesar.

 

Seputar ASI & tumbuh kembang

9. tantiyyy: Asi nya belum keluar makanya bayinya nangis terus

10. riiiiiiny: Nangis terus Tu anaknya…asinya kurang, itu kok matanya jereng sih?

11. ginarahma_: Ko mukanya ada bintik2nya? — nangis trs anaknya kayanya asinya nggak enak

12. oktyanie: Ko nangissss sihh nenenin..emangnya sakit ya? Tahann donk..bikin nya enak giliran sakit malah nangis

13. stevanyntep: Yakin ASI-ya cukup? Campur sufor aja

14. natrarahmani: Anaknya kecil banget, pasti ibunya jarang makan

15. hanumms: Itu ASI jgn diperah nanti habis.

16. dian2325: Campur susu formula saja, biar anaknya gemuk.. *padahal ASI keluar. Namanya juga orang, cuma bisa komentar.

17. swasti: “Wah sudah kurus aja habis lahiran, diet ya? Makaan dong yang banyaaak kan anaknya butuh ASI”

18. vidaanwar: “Jangan kasih ASI, kasih sufor saja. Nanti kasih empeng juga biar anteng. And there I was having post partum syndrome, very mentally drowning.

19. merciripi: Wah putingnya kok gitu. Bisa keluar ASI-nya ngga, ya?

20. kharinawijaya: Lo diet yaa? Kok BB anaknya kecil *ya kaliiiiiii

21. ekastw88: Bayinya kok nangis terus, ya? ASI-nya dikit tuh,  payudaranya aja kecil.

 

Dan lain-lain:

22.radenayu: Kok bayinya udh keluar, lo masih gemuk aja

23. ebevania: Ih mukanya mirip papanya bangettttt gada kamunya sama sekali.. well yes maybe im the nanny not her mother….. *yawning*

24. a.carolina_289: Perutnya kok masih gendut?

25. ibumudabelia: Strechmark nya kok banyak sih. Nggak dirawat ya, kulitnya. Habis lahiran dijahit duduk yang benar nanti ada masalah, lho, sama miss v nya

26. nina_satwika: Masih muda.. punya baby lagi aja lagi! *br bgt lahiran

27. baiqaaa: Rombongan buibu senior jenguk: “Kok pakai diapers sih, malas nyuci, ya?”

28. kamal_tia: Semua pertanyaan yg pakai, awalan “kok.”

29. rhumeiza: Kenapa kok ngga langsung ditindik anaknya? kalau sudah besar sakit, lho!

30. melomelo.id: Kapan anak kedua?

31. rennysuprastiwi_: Kakinya dilurusin dong,jgn udh duduk sila gitu,ga takut menceng tuh labianya ?

32. lilisrita67: Bayinya kok hitam padahal kakaknya putih?

33. s_rosmawati: Nanti kalau udah masuk kerja anaknya sama babysitter ya , kasian anaknya jadi anak babysitter

34. sofia_anisa: Kok Anaknya nangis terus kalau kamu yang gendong, sih?

35. acabaca: “Kok tambah gede dari pas hamil?” Helloooo, it hurts banget. My baby doesnt come easy. Punya baby saja aku bersyukurnya minta ampun. Tapi kalau dengar komentar seperti ini, rasanya, pingin saja dia tahu getirnya perjuangan untuk punya anak itu bagaimana. 

Kalau menurut saya, bisa diganti dengan pertanyaan yang menghibur dan mengakomodir kepentingan si ibu, misalnya:

1. Kamu lagi pingin makan apa, nih? Kita pesan delivery, yuk!

2. Biasanya nyalon dimana? Dan favoritnya perawatan apa? Mau nggak aku saya beliin voucher-nya?

Intinya pertanyaan yang bikin si ibu semangat, dan diperhatikan :)


Post Comment