7 Hal yang Membuat Para Suami Semangat Menjalankan Pernikahannya - Mommies Daily

7 Hal yang Membuat Para Suami Semangat Menjalankan Pernikahannya

Alasannya sederhana, tapi tanggung jawab besar di balik itu yang mereka coba jalankan sebaik mungkin. Salut untuk para pak suami :)

7 Hal yang Membuat Para Suami Semangat Menjalankan Pernikahannya - Mommies DailyImage: Danielle MacInnes on Unsplash

“Mbak, setiap hari berangkat dan pulang kantor, Pajaten-Ciputat?”

“Iya, Mas. Memang kenapa gitu?”

“Nggak apa-apa, mbak. Salut aja. Buat perempuan, ini jarak yang lumayan soalnya”

“Owwh. Ummm, mas sudah menikah?”

“Belum, mbak”

“Nah, nanti kalau sudah menikah dan punya anak. Mas juga tahu, kenapa saya nggak keberatan setiap hari bolak balik Ciputat-Pejaten untuk bekerja.”

Suatu hari, saat perjalanan pulang dari kantor menuju rumah menggunakan ojek online, si driver mengajukan pertanyaan ke saya, seperti yang tertera dalam penggalan percakapan di atas. Kalau balik ke zaman single, itu sih belum ada apa-apanya. Dulu, Ciputat-Thamrin, saya jabanin, mommies. Berangkat abis subuh, sampai daerah Thamrin sekitar jam 8. Pulangnya lebih perjuangan lagi. Jalanan ibu kota macetnya makin luar biasa. Nggak jarang saya sampai rumah, di atas jam 9 malam.

Ketika sudah menikah. Semangat saya  seperti dipompa berkali lipat. Hal yang sama tentu terjadi pada suami saya (bahkan lebih semangat dari saya, yang sesekali masih suka mengeluh :D). Tidak hanya bertanggung jawab secara mandiri menjadikan kehidupan rumah tangga kami layak. Ada kehadiran anak, amanah dari Tuhan, yang harus kami jaga, hingga waktunya nanti kami berdua berpulang.

Selain urusan anak, apa ya, kira-kira yang membuat para suami ini tetap punya semangat yang sama dari hari-hari menjalankan pernikahannya?

Cholid Zain, Asisten Producer, TV One

Hal yang membuat saya semangat menjalanin pernikahan selama ini selain adanya anak sebagai faktor utama, juga didukung istri sebagai partner hidup yang saling melengkapi dalam suka dan duka.  Karena saya melihat pernikahan itu seperti pertualangan hidup yang dinamis, sehingga saya selalu melibatkan istri dan anak dalam hal sekecil apapun. Itulah yang membedakan ketika sudah menikah,  dimana dukungan keluarga dan rasa tanggung jawab sebagai nahkoda rumah tangga membuat saya menikmati dan semangat dalam menjalaninnya.

Sandi Jaya Saputra, Dosen Fakultas Komunikasi, Universitas Padjadjaran

Kalau bagi saya Pernikahan itu petualangan baru, menemukan dan beradaptasi dengan sesuatu yang baru. Dan yang membuat tetap semangat dalam menjalani pernikahan adalah pencapaian dari pernikahan itu sendiri, sama halnya seperti organisasi ada visi dan misi. Maka disaat semua “pencapaian” tersebut diraih dengan kolaborasi keluarga, maka hal tersebut yang mampu menghidupi kekuarga itu sendiri.

Syafwana  Makbul, Wirusaha

Hal yang membuat suami tetap semangat menjalani pernikahan adalah adanya selalu adanya dukungan dan kepercayaan dr istri dalam situasi apapun dan bagaimanapun dan yang penting suami merasa trus disayang, diperhatikan dan dibutuhkan istri.

Bani Eko Wicaksono, Head of HR & GA Female Daily Network

Biar tetep semangat terus, saya nggak mau mikir yang terlalu gimana gimana mengenai keribetan dalam dunia pernikaha, hahahahahha. Saya anaknya udah lumayan ribet soalnya hahaha. Palingan biar keep the fire alive, sih jangan kasih  kendor satu sama lain ya. Pasti selalu ada saat dimana moment up and down. Suami dan istri itu beda-beda, jadi, sama-sama jadi alarm saja untuk “taking care lebih”.

Soalnya pas awal nikah tujuan kami sebagai suami dan istri, masih liar, nggak jelas mau kesini, kesitu, begini, begitu hehehe. Setelah itu ada karunia yg bernama anak, jadi tujuannya berubah full capacity, ke anak. Jadi makin semangat karena lihat tumbuh kembangnya anak, berpikir bareng buat cara mendidik dia gimana, mikir sekolahnya nanti, kedepannya begitu terus sepertinya.  Bisa jadi personal development juga yg bikin tetap semangat jalanin pernikahan.

Edial Rusli, Fotografer dan Dosen ISI Yogyakarta

Komitmen di awal pernikahan. Dan membiayai anak-anak sekolah. Mengingat, anak bungsu saya mengambil sekolah arsitek, jadi (HARUS) lebih semangat menjalankan peran suami, ayah dalam keluarga.

Agung Sunarko Putra, dr. SpOG, dari RSAL dr. Ramelan Surabaya bagian Obstetri Ginekologi

Yang mambuat saya tetap semangat menjalani pernikahannya. Intinya komunikasi dan masukan ya. Variasi dari hidup itu menurut saya penting, selama dibicarakan dengan pasangan dan masih dalam koridor sih malah menambah harmonis. Ada beberapa orang yang hidupnya pasti, mungkin bahasa awamnya monoton namun seringnya kebanyakan menyukai adanya pengalaman dan hal baru menjalani hidup bersama pasangan.

Reno Esnir, Pewarta Foto Antara

Kalau saya pribadi, yang pasti kehadiran anak, ya. Apalagi pas dengar si kecil cita-citanya mau jadi dokter anak. Yaaa, mungkin saja bisa berubah pas besar nanti. Tapi setidaknya, apa yang Jordy cita-citakan, apapun nanti keputusannya. Saya bisa kasih fasilitas yang terbaik buat mendukung Jordy menggapai cita-citanya. Selain itu, suntikan semangat juga datang dari istri saya. Turut membantu saya menjadi partner, memberikan kehidupan yang layak untuk Jordy anak kami.

Mommies mau nggak, coba iseng tanya ke suami masing-masing? Nanti kasih tahu kami, di kolom comment :))


Post Comment