5 Hal yang Bikin Momen Makan Bersama Jadi (Lebih) Menyenangkan

Bisa makan bareng bersama keluarga tentu menyenangkan. Jari ajang bonding dan ngobrol dari hati ke hati. Tapi jangan lupa coba cek beberapa hal di bawah ini dulu deh, supaya momen makan bersama jadi lebih maksimal.

Setuju nggak kalau saya bilang, makan bersama keluarga bikin kita merasa terkoneksi satu sama lain. Suasana jadi lebih cair untuk membicarakan hal penting, atau menceritakan hal remeh temeh yang sudah dijalani selama seharian. Apalagi kalau ingat, di tengah kesibukan saya sebagai ibu bekerja, pun suami, dan anak yang sudah punya dunia sendiri, situasi seperti ini benar-benar dibutuhkan.

Bukan sekadar makan bersama, dengan mulut saling terkunci rapat. Dan terbenam dengan pikiran masing-masing. Untuk itulah, untuk membuat makan bersama jadi terasa lebih menyenangkan, nggak ada salahnya untuk melakukan beberapa hal di bawah ini lebih dulu.

5 Hal yang Bikin Momen Makan Bersama Jadi (Lebih) Menyenangkan - Mommiesdaily

1. Tidak ada gadget di atas meja makan

Percayalah, kalau saat makan bersama tapi si gadget terus menemani, yang ada kita malah sibuk dengan gadget masing-masing. Saya terpaku dengan etalase on line shop di Instagram, suami sibuk baca berita olahraga, sementara si anak malah sibuk nonton youtube minecraft. Jadi, lebih baik jauhkan gadget dan buka percakapan seru lebih dulu.

2. Buat suasana senyaman mungkin

Selain menyediakan makanan favorit, coba cek lebih dulu, apakah situasi meja makan sudah nyaman? Jangan-jangan meja makan berantakan? Percayalah, area tempat makan yang nyaman akan memengaruhi betah atau tidaknya anggota keluarga untuk menghabiskan banyak waktu di sana. Kalau perlu, sesekali nggak ada salahnya untuk mendekor dan memilih perkakas makan yang lucu. Terutama di hari spesial, seperti saat makan bersama saat merayakan hari besar seperti Natal, Lebaran atau makan malam menjelang tahun baru.

3. Mulai dengan permainan lebih dulu

Permainan yang saya maksud di sini tentu saja permainan yang sederhana dan bisa dilakukan di area meja makan. Misalnya, nih, kalau saya dan si kecil sesekali suka main ‘read my mind’. Permainan tebak-tebakan, apa yang sedang ada dalam pikiran masing-masing. Lumayan menghibur dan bikin ketawa lepas, sih. Menurut saya dengan memulai permainan bisa jadi icebreaker yang cukup ampuh.

4. Beri kesempatan semua anggota keluarga untuk berbicara

Banyak yang bilang, kalau sedang makan jangan kebanyakan ngobrol. Memang ada benarnya, sih. Bisa jadi kalau ngomong terus malah membuat tersedak. Tapi bukan berarti tidak boleh ngomong sama sekali, kok. Kalau saya, sih, momen makan bersama justru bisa dijadikan ajang curhat. Bagaimana semua anggota keluarga bisa saling bercerita dan tukar pikiran. Untuk itu, jangan sampai lupa memberikan kesempatan semua anggota keluarga untuk berbicara.

5. Berhenti ‘perang mulut’ soal makanan

Ada saatnya saya dibikin gemes dan kesal karena anak hanya mau makan dengan makanan tertentu. Sayuran pun sangat memilih. “Aku nggak mau cah tauge, bu. Aku kan gak begitu suka. Maunya kangkung atau sayur singkong saja’. Kondisi seperti ini kadang bikin geram, ujung-ujungnya saya akan memaksa anak saya untuk makan sayuran yang sudah saya buat. Hasilnya? Momen makan bersama pun tidak lagi menyenangkan.

Saya pun akhirnya mencoba untuk tetap fokus agar sesi makan bersama dijadikan tempat seru agar kami saling terkoneksi satu sama lain. Jadi nggak usah, deh memberikan ‘tekanan’ dengan memaksa anak untuk menghabiskan makan sayur, hahaha. Setidaknya kalau kepala adem, dengan emosi yang stabil saya bisa memberikan pendekatan untuk mendorong agar anak saya mau mencoba semua jenis sayuran.


Post Comment