Sulit Tidur Pasca Melahirkan di Rumah Sakit? 5 Hal Ini Mungkin Bisa Membantu

Jangan dulu nangis, jangan dulu panggil suster untuk minta obat penenang. Atau bangunin suami, kasihan dia juga tidurnya lagi nggak benar.

Proses saya melahirkan Jordy, bisa dibilang drama! Awalnya kami mengira, saya akan melalui kelahiran normal, nyatanya karena Jordy terlilit tali pusat di leher dan kaki, tindakan operasi caesar harus segera dilakukan. Tapi jangan sedih, waktu itu saya sudah diinduksi, dan sudah pembukaan lengkap, hahahaha.

Sulit Tidur Pasca Melahirkan di Rumah Sakit? 5 Hal Ini Mungkin Bisa Membantu - Mommies DailyImage: blog.memorialhermann.org

Singkat cerita, saya menguatkan hati, kalau ini memang jalannya, bismillah! Saya dan Jordy pasti bisa melalui. Syukurlah, anak lanang saya terlahir sehat. Sayapun, menjalani proses recovery yang sewajarnya. Namun, ada masanya, saya sulit tidur, entah karena rasa nyeri pasca operasi yang datang, atau ya nggak tahu kenapa, nggak bisa tidur saja. Dari pengalaman yang lalu, saya mencoba menerapkan 5 hal ini. Rasa kantuk, perlahan datang, tanpa gangguin suster atau bangunin suami…hihihihi.

1.Baca buku

Salah satu barang yang ada di maternity bag saya, adalah buku. Jaga-jaga, saya butuh benda ini. Dan benar saja, menolong saya dari kesulitan tidur. Tapi temanya yang ringan-ringan saja, ya, mommies. Jangan juga pilih novel pembunuhan :D. Menurut penelitian, hanya butuh waktu enam menit, sampai seseorang bisa santai dan akhirnya mengantuk.

2.Killing time, nonton film

Kebiasaan ini, sudah sejak lama saya lakonin. Pemilihan film juga random kok, nggak harus yang baru-baru. Kecuali film, saya nggak terlalu masalah kalau temanya agak-agak mencekam. Yang saya cari, sensasi mata yang lelah saja, dan “terpaksa” harus istirahat dengan memejamkannya selama tidur. Eh tapi, jangan lupa, lampu kamar sebaiknya tetap terang, mommies.

3.Makan!

Ummm, nggak harus makanan berat, kayak nasi padang ya, hahaha. Snack seperti biscuit, oat meal, atau apa saja, deh. Yang punya efek mengenyangkan. Bisa juga, sedia teh aroma chamomile, yang terkenal dengan efek menenangkan.

4.Pakai minyak aroma therapy

Sebagian mommies di sini, tahu dong dengan Young Living’s Essential Oil? Atau produk local sejenis. Beberapa aroma tertentu diklaim bisa mendatangkan efek relaks. Kalau saya sampai sekarang masih pakai aroma yang Lavender dari Young Living’s Essential Oil. Cukup di oles di belajang kedua telinga, dan di hirup langsung dari botolnya.

5.Just write down…

Sebagai manusia¸kadang kita tuh banyak ide, di kepala. Rasanya gatel, mau merealisasikannya semuanya. Tapi kan, kita juga punya keterbatasan, ya. Nah, mumpung keadaan kamar lagi sepi, baby kita juga sudah tidur  nyenyak. Coba deh, mommies tulis, apa saja ide-ide yang selama ini tercecer. Acak juga nggak apa kok. Lama-lama (kalau saya pribadi), ada efek pikiran jadi lebih tenang, otak nggak sepenuh sebelumnya.

Saya juga suka masih melakukan hal ini, saat sedang terpentok masalah berat. Saya ambil secarik kertas putih yang kosong, membagi dalam dua kolom. Yang satu saya tulis lambang positif, satunya lagi negatif. Di bawah lambang positif, akan saja break down, apa saja sih kebaikan Tuhan yang selama ini sudah saya terima. Di kolom yang satu, kemalangan apa saja yang sudah saya lalui. Yang sudah-sudah sih, kolom lambang positif, selalu lebih banyak. Yep, lagi-lagi, ini punya dampak magis, saya relaks, dan lebih mudah tidur :)


Post Comment