Alasan Kenapa Ibu Perlu Membaca Buku Mommyclopedia, Panduan Lengkap Merawat Batita

Sesuai judul bukunya, Mommyclopedia, Panduan Lengkap Merawat Batita, buku yang ditulis oleh dr. Meta Hanindita, Sp. A ini ibarat kamus. Makanya perlu dimiliki dan ‘telan’ oleh semua ibu yang (akan) menemani anaknya  memasuki fase usia batita. Setidaknya saya mencatat ada beberapa nilai plus dalam buku ini.

Setahun yang lalu, Thatha sempat menulis review buku dr. Meta sebelumnya, Mommyclopedia, Panduan Lengkap Merawat Bayi 0-1 tahun. Sekarang, giliran saya yang akan memberikan pandangan mengenai buku terbarunya dr. Meta.

Mommyclopedia Panduan Lengkap Merawat Batita - Mommiesdaily

Ya, ya, ya…. saya memang sudah melewati masa – masa mendampingi anak memasuki usia batita. Lah wong, saat ini anak saya sudah memasuki usia sekolah. Tepatnya sudah kelas 2. Tapi, bukan berarti saya nggak bisa menambah pengetahuan, dong, dengan ‘melahap’ bukunya dr. Meta ini?

Sepanjang ingatan, fase menemani dan mendampingi anak usia batita nggak kalah seru.  Setidaknya banyak ‘kejutan’ yang saya alami. Salah satunya, soal menyapih anak. Bagaimana caranya melakukan weaning with love. Sayangnya, saya tidak berhasil melakukannya dengan baik. Anak saya ‘dipaksa’ untuk tidak berhenti  ngASI dengan cara yang tidak ideal. Soalnya, waktu itu saya terburu-buru, dan memutuskan untuk memberikan payudara dengan obat merah sehingga anak saya berhenti ngASI.

Belum lagi menghadapi anak yang tahu-tahu mogok makan. Di mana anak saya susah sekali makan khususnya makan sayur. Sehingga selama beberapa minggu hanya mau makan tempe dan tahu saja. Duh, waktu itu saya sampai bingung sendiri.

Beruntung saat ini, informasi bagaimana menghadapi masalah dan yang terjadi pada anak, termasuk bagaimana memantau tumbuh kembang si anak batita, sudah lebih mudah didapatkan. Salah satunya, ya, lewat buku Mommyclopedia, Panduan Lengkap Merawat Batita ini.

Topik dan ulasannya sangat lengkap

Buku setebal 157 halaman ini isinya benar-benar komplet. Mulai dari perawat batita di mana kita bisa belajar bagaimana menjaga kesehatan dan kebersihan anak secara menyeluruh. Mulai dari kulit, rambut kuku, gigi alat kelamin, kesehatan mata, dan tentunya kesehatan telinga.

Selanjutnya soal nutrisi batita. Di sini dr. Meta memaparkan soal fakta dan mitos soal menyusui batita. Termasuk soal weaning with love. Dalam topik ini dr. Meta menegaskan kalau proses menyapih harus menunggu kesiapan, baik si ibu ataupun anak. Artinya, nggak usah terburu-buru. Termasuk melakukan pembohongan, dengan menggunakan lipstick atau obat merah yang dulu saya lakukan. Duh, saya makin sedih kalau ingat hal ini :(

Selanjutnya mengenai tumbuh kembang anak. Bagaimana milestone batita, bagaimana cara ibu memberikan stimulasi, menghadapi si anak yang sedang tantrum, sibling rivalry hingga soal screen time. Nah, bab yang ngga kalah penting adalah kesehatan batita. Bagaimana seorang ibu harus membekali ilmu supaya tahu apa yang harus dilakukan saat ada beberapa gejala yang timbul pada si anak batita. Misalnya saat anak batuk, demam, muntah, mimisan dan tentu saja soal imunisasi. Buku ini sudah sangat detail memberi data rekam imunisasi apa saja yang perlu dilakukan batita. Serta fakta yang perlu diketahui orangtua soal imunisasi.

BAB selanjutnya mengenai pertolongan pertama pada batita. Suka panik saat anak luka bakar? Atau saat main tahu-tahu digigit kucing? Atau malah kemasukam beda asing? Panik saat anak sehingga susah bernapas? Tenaaaang….. semua tindakan sebagai langkah awal menolong anak batita, sudah ditulis lengkap oleh dr. Meta.

Tidak hanya lengkap, tapi isinya benar-benar mudah dicerna dan dipahami.

Begitu membuka lembar demi lembar buku ini, saya langsung membatin, “Wah, bukunya enak banget dibaca. Jelas, singkat dan padat. Sama sekali nggak bertele-tele. Sebagai ibu, dr. Meta tampaknya sangat memahami kalau ibu-ibu itu nggak punya banyak waktu buat baca buku yang isinya panjang bin bertele-tele.

Bagaimana bisa baca buku, wong ke kamar mandi sebentar saja pintu sudah digedor-gedor sama anak? Hahahaa…

Bisa dibaca bersama anak.

Nah, ini yang paling saya suka. Karena buku ini banyak sekali ilustrasinya, dengan bentuk yang benar-benar bikin saya gemasssh, buku ini bisa dibaca bersama anak juga, lho. Apalagi setiap halaman tidak hanya dipenuhi dengan ilustrasi, tapi juga dengan warna-warna yang cerah. Bahkan, menurut saya buat orangtua yang sudah memiliki anak yang usianya di atas batita, buku ini juga patut untuk dibeli. Kenapa? Sampai usia anak sudah besar, bahkan sudah memasuki usia sekolah, kita kan juga tetap bisa menghadapi kondisi di mana anak tersedak, tersetrum listrik atau ‘kecelakaan’ lainnya, bukan? Dan dibuku ini, dr. Meta memberikan ilmu, apa yang harus dilakukan jika mengalami kondisi demikian.

Sama dengen buku sebelumnya, buku terbitan Gramedia ini juga dilengkapi dengan aplikasi pendukung di App Store dan Google Play, di mana hampir setiap halaman dilengkapi dengan QR code sehingga mommies yang membaca bisa mendapatkan informasi tambahan yang lebih lengkap.

Jadi, siapa yang penasaran dan mau beli? Langsung beli di toko buku terdekat ya! Ingat, jadi ibu itu nggak pernah ada sekolahnya, jadi memang harus lebih pintar mencari informasi yang benar.


Post Comment