Mendapat Bonus Tahunan, Idealnya Digunakan untuk Apa?

Ditulis oleh Prita Hapsari Ghozie, SE, Mcom, GCertFP,CFP®, QWP – Chief Financial Planner ZAP Finance.

Sebelum Mommies menentukan untuk menggunakan bonus tahunan ini, sebaiknya Mommies memerhatikan 6 hal berikut ini lebih dulu.

Akhir tahun identik dengan bonus tahunan, dan biasanya besaran bonus tahunan ini bervariatif, tergantung dari kebijakan kantor dalam mencapai hasil yang baik bagi perusahaannya. Sebagai karyawan atau pekerja, tentunya Mommies akan mendapatkan bagian dari keberhasilan perusahaan dalam mencapai target dan mendulang profit seperti ini.

bonus tahunan-mommies daily

Sebelum Mommies menentukan untuk mempergunakan bonus tahunan ini, sebaiknya Mommies memerhatikan 6 hal berikut ini:

  1. Mengetahui jumlah pasti dana yang diterima.

Langkah awal sebelum merencanakan penggunaan bonus tahunan yang Mommies terima adalah mengetahui dengan pasti jumlah dana yang akan diterima tahun ini. Kesalahan terbesar dari seorang karyawan adalah berasumsi jumlah bonus mengalami kenaikan yang lebih tinggi dari penghasilan tahun lalu, padahal belum tentu kebijakan perusahaan menentukan demikian. Jadi, kalau Mommies sudah mengetahui jumlah pastinya, barulah Mommies bisa berencana ya.

  1. Apakah Mommies sudah membayar atau menyisihkan Zakat dan Sumbangan?

Sebelum melakukan pengaturan atas bonus tahunan, ada baiknya penghasilan bonus disisihkan untuk membayar zakat wajib mau pun untuk kegiatan sosial lainnya. Alokasinya bisa bervariasi, meski pun umumnya antara 5% hingga 10% dari jumlah bonus. Mommies juga bisa menyisihkan kebutuhan untuk Qurban dari bonus tahunan ini, agar tidak terlalu memberatkan Mommies.

  1. Apakah Mommies sudah memiliki dana darurat?

Dana darurat penting dimiliki oleh setiap rumah tangga. Sebelum berinvestasi, sebelum memiliki produk keuangan lainnya, baiknya Mommies memiliki dana darurat terlebih dahulu. Adapun untuk menyimpan dana darurat ini bisa memilih produk keuangan esperti tabungan atau reksa dana pasar uang sangat sesuai sebagai asset untuk menyimpan dana darurat.

  1. Apakah Mommies masih memiliki utang?

Bonus tahunan sangat ideal digunakan untuk melakukan pelunasan utang. Apabila masih memiliki utang kartu kredit, maka bonus sebaiknya dialokasikan untuk membayar seluruh jumlah utang. Bonus tahunan juga sangat cocok digunakan sebagai sumber penghasilan untuk melunasi sebagian pinjaman kredit perumahan seperti KPR. Alokasi ideal yang dapat digunakan antara 20% hingga 30% dari jumlah bonus yang diterima. Otomatis dengan Mommies melunasi semua utang.

  1. Apa tujuan keuangan Mommies?

Investasi untuk memenuhi berbagai tujuan keuangan dapat dialokasikan dari dana bonus tahunan . Sebagai patokan umum, prioritaskan investasi bonus untuk dana pendidikan anak atau pun dana pensiun. Faktor yang sebaiknya diperhatikan adalah berapa lama jangka waktu untuk berinvestasi serta profil risiko dari investor. Berasa besarannya bisa Mommies yang menentukan, namun sebaiknya antara 10-20% agar tujuan keuangan Mommies dapat lekas tercapai.

  1. Kapankah terakhir kali Mommies liburan bersama keluarga?

Pembelian yang bersifat keinginan sangat sah dilakukan saat mendapatkan bonus tahunan. Penggunaan dana tetap harus bijaksana dan tidak berlebihan. Alokasi ideal penggunaan dana bonus untuk pengeluaran gaya hidup tidak boleh lebih 30% dari penghasilan. Jangan lupa persiapkan pos-pos tertentu sesuai dengan prioritas Mommies. Live  aa Beautiful Life!

Prita Hapsari Ghozie adalah seorang perencana keuangan independen, penulis buku laris “Cantik, Gaya, & Tetap Kaya” serta “Make It Happen,” pembicara, dosen dan ibu dari 2 orang anak. Sebagai Founder dan Chief Financial Planner di ZAP Finance – sebuah konsultan perencanaan keuangan independen di Indonesia. Berpengalaman lebih dari 8 tahun sebagai perencana keuangan dan didukung latar belakang edukasi di bidang keuangan, Prita memiliki kompetensi untuk memberikan saran dan rekomendasi dalam hal keuangan.


Post Comment