Bicara Uang di Depan Anak Itu Tabu?

Ditulis oleh: Denise Salsabila

Sebetulnya, benar atau nggak sih, bicara urusan keuangan di depan anak-anak itu hal yang tabu?

 

Bicara Uang di Depan Anak Itu Tabu? - Mommies Daily

Saya punya kenalan yang menganggap bahwa bicara soal uang di depan anak-anak itu merupakan hal yang tabu. Ia bilang, “Soal uang adalah urusan orangtua, urusan anak adalah sekolah saja yang benar”. Karena populernya pendapat seperti itu, alhasil, sang anak merasa bahwa dirinya tidak perlu memahami keuangan. Memang, diskusi soal keuangan di lingkup sosial merupakan hal yang sering dihindari oleh banyak orang. Karena nggak sedikit yang merasa bahwa mereka takut dianggap ‘matre’, ‘tidak sopan’, atau ‘mencampuri urusan orang’, saat berdiskusi tentang keuangan. Bahkan, di lingkup keluarga sendiri, keuangan masih merupakan hal yang paling tabu untuk dibicarakan (nomor 2 setelah masalah seks).

Padahal, keluarga punya peran yang signifikan dalam membangun fondasi pendidikan keuangan anak, lho. Karena keluarga merupakan fasilitas belajar pertama bagi anak untuk mempelajari sesuatu. Anak-anak menyerap nilai-nilai yang diajarkan oleh keluarga dan akan mencontoh apa yang keluarganya lakukan. Kalau dari kecil sang anak dibiarkan dan dianggap tidak perlu memahami keuangan, apa dampaknya?

Sekarang, di Indonesia, hanya 1 dari 3 orang yang punya pemahaman tentang keuangan. Akibatnya, nggak jarang masalah yang muncul di kemudian hari. Memang, uang bukan segalanya. Tapi, segalanya itu butuh uang, setuju nggak nih, mommies? :D. Jika tidak diberikan pemahaman tentang keuangan dengan baik, bisa saja masalah tersebut dialami oleh anak-anak kita. Masalah itu bisa berupa sifat konsumtif, kesulitan menabung, pertengkaran, bahkan perceraian, hingga gagalnya rencana masa depan anak secara keseluruhan. Tentu Mommies nggak ingin, kan, anak-anaknya tertimpa masalah seperti itu?

Maka dari itu mommies, agar anak-anak kita terhindar dari masalah seperti itu, kita perlu ‘bicara uang’ bersama anak kita dan mengenalkan literasi keuangan pada anak sejak dini. Yang dimaksud literasi keuangan adalah keterampilan dan pengetahuan yang memungkinkan seseorang untuk memahami kondisi keuangannya serta konsep-konsep dasar keuangan sehingga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan tersebut secara tepat ke dalam bentuk perilaku. Bahasa kerennya sih, pokoknya gimana seseorang bisa mengatur keuangannya dengan baik. Sehingga anak-anak kelak bisa: (1) menentukan tujuan keuangan dengan mempertimbangkan sumber keuangan yang dimiliki, (2) membuat perencanaan keuangan, (3) menerapkan perencanaan tersebut untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Nah, untuk bisa memahami literasi keuangan, setiap individu harus memiliki pengalaman dengan keuangan itu sendiri. Jadi, penting bagi orangtua untuk menerapkan perilaku ‘Bicara Uang’ bersama anak sejak usia dini. Karena, bagaimana pun juga — pembelajaran mengenai nilai uang, konsep menabung, dan bagaimana perilaku belanja — dapat membentuk pola perilaku anak ke depannya.

Mungkin di antara mommies sudah ada yang memiliki niat untuk mengenalkan literasi keuangan pada anak, tapi belum tau harus mulai dari mana dan bingung bagaimana caranya. Nah, beruntunglah bagi mommies, karena sekarang PermataBank berkolaborasi bersama WeCan, menciptakan e-guidebook “#BICARAUANG For Parents with Young Children” yang bisa diunduh gratis di www.bicarauang.com.

E-guidebook ini dapat menjadi panduan orangtua dalam menjelaskan pada anak tentang apa itu uang, dari mana asal uang, dan bagaimana cara merencanakan pengeluaran sederhana yang mudah dipahami oleh anak. Isinya sangat menarik untuk dibaca bersama anak, karena colorful dan banyak gambar. Selain untuk dibaca, di dalam e-guidebook ini juga terdapat beberapa exercise yang bisa kita berikan pada anak seputar pemahaman keuangan. E-guidebook ini sangat aplikatif karena juga menyediakan saran step by step bagi orang tua dalam mengenalkan keuangan pada anak.

By the way, selain panduan untuk orangtua dengan anak-anak, tersedia juga 8 e-guidebook lainnya yang bisa diunduh secara gratis di di www.bicarauang.com lho. Ada yang #BicaraUang untuk pasangan, kemudian orangtua dengan anak remaja, bahkan panduan mengumpulkan uang untuk naik haji, dan lain-lain. Demi masa depan Indonesia yang lebih baik, melalui gerakan #BicaraUang, PermataBank bertekad untuk mendobrak mispersespsi tentang keuangan yang ada — demi memberikan pemahaman seputar keuangan bagi keluarga Indonesia.

Saya tahu, sih, sebagai seorang ibu yang sibuk dengan urusan pekerjaan selain mengurus anak, pasti sulit banget untuk mendapatkan waktu yang bisa digunakan untuk #BicaraUang bersama anak. Selain itu, mungkin mommies merasa anak-anak masih terlalu kecil untuk diajak bicara soal uang dan nggak yakin mereka mendengarkan. Tapi, sebaiknya mommies resapi deh kutipan yang saya dapat dari guide book ini.

Bicara Uang di Depan Anak Itu Tabu? - Mommies Daily

Jadi, seberapa pun sibuknya mommies dan pasangan, luangkan lah waktu untuk #BicaraUang bersama anak ya. Dan jangan lupa untuk mencontohkan perilaku keuangan yang baik juga untuk anak-anak. Karena mereka selalu melihat dan mencontoh apa yang orangtua nya lakukan.

Well, semangat dan good luck ya mommies! :)


Post Comment