Pahami 3 Fase Eksim yang Bikin Anak Nggak Nyaman

Tahu nggak mommies kalau eksim atopic itu ada 3 fase klinis berdasarkan usia?

Anak saya yang nomor dua, Rimba, memiliki eksim atopik di bagian dalam paha. Ini membuat saya galau plus sedih karena kelihatan banget kalau Rimba nggak nyaman dengan eksimnya itu. Dia sering mengeluh gatal.

Yang paling sedih melihat bayi teman saya, rewel semalaman, sulit tidur, sering mencakar kulit pipinya. Memang, sih, pipinya terlihat sangat kemerahan. Bahkan ada bagian yang sampai luka. Akhirnya mau nggak mau, tangannya dikasih sarung tangan.

Gejala eksim atau dermatitis atopik ini, paling umum yang dirasakan anak adalah gatal berlebihan dan berlangsung dalam waktu yang lama, serta timbul kemerahan di area kulit tertentu.

Nah, sebenarnya eksim atopik ini dibagi menjadi 3 fase klinis berdasarkan usia, apa aja fasenya?

Pahami 3 Fase Eksim yang Bikin Anak Nggak Nyaman  - Mommies Daily

Fase Infantil
Di fase ini, bayi berusia 0 hingga anak usia 2 tahun biasanya akan mengalami eksim di daerah pipi dan kulit kepala. Ini persis seperti bayi teman saya, yang punya eksim di pipinya hingga luka dan menimbulkan koreng. Selain di pipi, bisa muncul juga di dahi, telinga, leher, dan bisa saja muncul di sekujur tubuh.
Seringnya, nih, kalau di pipi bayi timbul kemerahan, banyak orang tua yang menyalahkan ASI, padahal bisa jadi itu adalah gejala dari eksim atopik.

Fase Anak-Anak
Untuk anak-anak usia 2 tahun – 13 tahun atau pubertas, eksim atopik bisa muncul rutin dan menahun. Kalau di fase infantil eksim hanya muncul di area pipi saja, di fase anak-anak eksim bisa timbul di siku, lutut, pergelangan tangan dan kaki. Bentuknya pun makin beragam. Di permukaan kulit kemerahan bisa disertai sisik halus, terjadi penebalan kulit dan juga bercak kehitaman. Kalau sudah begini, agak susah juga meminta anak untuk tidak menggaruk soalnya memang terasa gatal sekali. Segera hubungi dokter kulit, ya. Ini harus ditangani supaya anak nggak selalu merasa gatal hingga akhirnya membuat dia nggak nyaman. Apa lagi buat pra remaja, bisa bikin nggak pede dengan bentuk eksim tersebut.

Fase Dewasa
Melewati era pubertas, sangat mungkin bagi eksim muncul di area tubuh tertentu. Nah, daerah yang terkena juga makin beragam. Eksim bisa muncul di area wajah, leher, punggung, lengan, dan lain-lain. Pada kulit yang berwarna gelap, umum terjadi penebalan kulit akibat eksim atopik

Pada dasarnya, mempelajari gejala dan tanda eksim atopik bisa dilihat dengan mata telanjang, terutama bila terjadi kulit kering, gatal, muncul ruam kemerahan, bahkan retak kulit di belakang telinga. Ada juga yang sampai mengeluarkan cairan kulit. Tapi supaya nggak salah menangani, tanda-tanda eksim atopik sebaiknya dikonsutasikan terlebih dahulu pada dokter kulit, apa lagi sampai membeli obat bebas. Jangan, ya, mommies, hal ini untuk menghindari agar eksim tak bertambah parah.


Post Comment