Kisah Sukses 4 Pejuang Diet Ketofastosis

Sempat menjadi kontroversi. Nyatanya, metode dieat ketofastosis, atau akrab dengan sebutan keto. Mendatangkan banyak manfaat untuk pelakunya. Ada yang turun BB, hingga 17 dalam 6 bulan! Dan manfaat baik lainnya untuk tubuh.

Semenjak kerja di Female Daily Network saya jadi kenal beberapa jenis diet. Kira-kira dua tahun lalu, lagi gencarnya beberapa orang di FDN melakukan diet mayo dan paleo. Lalu pelan-pelan trend diet mulai bergeser, seiring pelaku diet yang semakin banyak, karena tersadar pola hidup sehat, atau karena misi tertentu – mendapatkan berat badan ideal.

Kisah Sukses 4 Pejuang Diet Ketofastosis - Mommies DailyImage: www.seriouseats.com

Nah, di bulan April tahun 2017 ini, saya mendengar lagi metode diet. Dari Affi Assegaf (Editorial & Community Director) dan Gyanda Agtyani (Video Producer) FDN. Keduanya memang saya kenal sebagai penganut diet sejati. Kali ini mereka kompak menjalankan ketofastosis, atau beken disebut diet keto. Model diet ini, hampir tidak mengonsumsi karbohidrat, namun tinggi lemak dan protein sedang.

Diet keto sempat dipertanyakan keamanan dan efektifitasnya, oleh ahli gizi. Dan sudah diulas oleh Mbak Adis di artikel Diet Ketofastosis Tidak Disarankan Ahli Gizi. Sebagai informasi penyeimbang. Mommies Daily, mengumpulkan 4 testimoni dari para pejuang Diet Ketofastosis. Mengingat pada faktanya diet keto mendatangkan banyak manfaat bagi para pelakunya. Seperti pernyataan dari 4 keto warriors berikut ini.

  1. Affi Assegaf (40 )
  2. Gyanda Agtyani (29)
  3. Miselina Sinulingga (Nandes) (43)
  4. Vivi Coster (42)

Sejak kapan memutuskan untuk menjalankan metode diet keto, dan apa alasannya?

Affi: Sejak April 2017. Alasannya karena udah sering banget dengar bahaya dari konsumsi gula berlebihan dan saya mulai merasa makin susah mengontrol “carb addiction” saya. Plus penasaran juga karena melihat beberapa teman dan saudara saya yang sukses menjalankannya dan dapet banyak manfaat.

Gyanda: Kalau ketofastosis-nya di bulan puasa 2017. Alasannya sebenarnya kan aku emang anaknya forever diet, hahaha, jadi emang suka berbagai jenis diet yang aku tahu, aku sanggup menjalankannya. Selain itu aku memang sudah sangat mengurangi carbs selama 6 tahun terakhir, jadi diet keto, nggak terlalu sulit untuk aku, plus teracuni kak Affi yang udah keliatan progressnya.

Nandes: Sejak 6 Juni 2016. Karena ingin hidup lebih sehat dengan bonus badan lebih proporsional

Vivi: Sejak akhir Desember 2016. Awalnya mau coba aja, ternyata cocok jadi diteruskan.

Selama menjalankan diet keto ini, apa aja manfaat signifikan yang kalian rasakan?

Affi:

– Turun berat badan sebanyak 9 kg dalam waktu 4 bulan

– Maag berkurang drastis, nyaris nggak pernah kambuh

– Migren juga hampir nggak pernah kambuh lagi (dulu hampir tiap minggu)

– Dulu perut saya sering banget gassy, terutama kalau habis makan dairy product. Sempat nyangka saya lactose intelorance, ternyata enggak tuh karena sejak keto bisa makan dairy product tanpa muncul gas di perut.

– Badan kerasa lebih enteng, nggak pernah bloated (merasa kembung).

– Nggak pernah lagi ngerasa ngantuk dan lemes abis makan (no more sugar crash)

– Jadi lebih jarang lapar

– Kulit terlihat lebih bagus

Gyanda:

-Maag berkurang drastis, nyaris nggak pernah kambuh

-Perut aku itu gassy banget. Sehari bisa kentut puluhan kali, sampai keluarga menjuluki miss kentut. Setiap pagi perut aku bunyi-bunyi nggak karuan. Mual-mual asam lambung juga udah nggak keitung seringnya, sampai pernah serangan jantung ringan yang ternyata akibatnya gas di lambung. Sekarang udah jauh berkurang.

– Badan kerasa lebih enteng, nggak pernah bloated (merasa kembung).

– Lebih kuat menahan lapar

– Kulit terlihat lebih bagus

– Kalau berat badan sih aku stuck turun 3kg ajah :p

Nandes:

-Manfaat yang signifikan yang dirasakan adalah, badan lebih nyaman, tidak mudah capek, tidak merasakan pegal-pegal lagi.

-Tidur sangat nyenyak dan sangat berenergi. Saya bisa melakukan banyak hal dalam satu hari tanpa merasa capek atau pegal sama sekali.

-Daya tahan olahraga juga meningkat. Bisa lari dengan kecepatan rendah 3,5 km non stop. Sebelumnya nggak pernah lari sama sekali.

-Bonusnya BB turun 17 kg dalam 6 bulan pertama ( dari 76 kg ke 59 kg dengan tinggi 174 cm)

-Lalu mulai menyeimbangkan naik ke 63 dalam waktu kurang lebih 9 bulan.

-Hingga saat ini stabil di 63. Bonus lainnya kulit menjadi lebih sehat. Kulit muka menjadi lebih lembap dan warna kulit lebih cerah. Flu selama 1,5 tahun hanya kena 2x. Sangat jarang sakit kepala. Warna darah menjadi cerah (tidak gelap) dan encer, tapi bukan karena kurang trombosit ya.

Vivi:  Yang paling terasa sejak 2008 itu nggak bisa makan pedas sama sekali, tapi sekarang bisa banget makan pedas. Sesak napas juga sangat berkurang. Dan paling signifikan turun berat badan 16kg.

Bisa tolong dijabarkan sederhana nggak, dari versi kalian. Langkah-langkah menjalankan keto itu kayak apa?

Affi: Kalau saya nggak menjalankan metode ketofastosis kayak kebanyakan orang di Indonesia. Keto diet yang saya jalankan berdasarkan riset sendiri dari berbagai sumber di internet yang kebanyakan dari website luar negeri dan saya adaptasi dengan kondisi badan. Biasanya yang saya jalankan ini disebut low carb high fat diet. Prinsipnya:

– Makan karbohidrat sekitar 60-70 gram sehari. Ini biasanya sudah terpenuhi dari sayur-sayuran dan daging.

– Karena “jatah” karbohidrat cuma sedikit, otomatis menghindari makanan tinggi karbohidrat seperti tepung, roti, nasi, mie, pasta, kentang, ubi, dan lain-lain.

– Tidak mengonsumi gula dan pemanis lainnya (gula pasir, gula merah, brown sugar, madu, fructose syrup, dan lain-lain)

– Sumber makanan utama dari lemak nabati dan hewani seperti daging dan ikan berlemak, minyak zaitun, produk olahan susu (krim, keju, mentega), alpokat, kacang-kacangan, kuning telur dan lain-lain.

– Makan sayur-sayuran hijau dan beberapa jenis buah yang low GI seperti stroberi, blueberries, raspberries, alpokat.

Terus saya juga menjalani Intermittent Fasting, dari jam 9 malam sampai jam 12 siang hampir setiap hari.

Gyanda: Jawaban persis seperti Mbak Affi. Karena Gyanda, memang terinspirasi dari Mbak Affi.

Nandes: Ada 2 jenis yang dijalan saat ini (yang saya tahu)

  1. Ketogenic, menjalankan pola makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Tanpa phase tanpa puasa.
  2. Ketofastosis, menjalankan pola hidup dengan intermitten fasting dan pola makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak.

Buat saya langkah awal yang sangat perlu adalah kesiapan mental. Kesiapan mental diperoleh dari banyak membaca. Ketofastosis (KF). Harus banyak membaca. Pahami logikanya. Banyak bertanya. Ikut group untuk mendapatkan banyak pengetahuan dan mengetahui pengalaman orang lain. Kemudian menjalaninya sesuai dengan protokol. Dimulai dengan

-Phase Induksi (Full Hewani) : IF 16 jam, Jatah Karbo 10 gr/ hari

– Phase Konsolidasi (boleh sayur sesuai anjuran takaran) : IF 18 jam, Jatah Karbo 15 gr/hari

– Phase Maintenance (boleh buah sesuai anjuran jenis & takaran) : IF 20 jam, Jatah Karbo 20 gr/hari

Vivi: Mungkin dibanding yang lain justru paling santai, karena saya cenderung low cards less sugar akhirnya, jadi sayur dan buah masih makan hanya yang tidak mengandung gula contoh buah alpukat, tomat, strawberry, sayur hijau, salad.

Biasanya, untuk menu keto favorit kalian apa? Kalau memang sering beli, resto apa yang menyediakan menu keto? 

Affi: Wah banyak banget. Menu “standar” saya kalau makan siang adalah caesar salad yang saya bikin sendiri dressing-nya, plus protein seperti daging burger (bikin sendiri juga) atau roast chicken. Kalau lagi hujan saya suka pesan soto betawi atau sop iga. Kadang-kadang saya juga makan “mie”, “kwetiau”, atau “nasi goreng” yang sebenarnya terbuat dari shirataki, jadi sangat rendah karbohidratnya. Seringnya sih pesan di 626 by Po Lim (restoran khusus keto), Fit Lokal, D’Kitchen atau pesan dari katering-katering khusus keto. Kalau malam sering makan sate kambing, sate domba, gulai, sop sumsum, steak dan lain-lain. Tempat makan sate dan gulai favorit saya dan Gyanda adalah Selasih by Dapur Mamih di Santa. Enak banget!

Gyanda: Nah karena aku dan Kak Affi keto nya nggak saklek-saklek amat, jadi masih bisa banget jajan di manapun yang penting high fat, low carbs dan low sugar. Kan banyak tuh orang yang diet keto dan sangat concern dengan garam yang dipakai, minyak yang dipakai, berapa banyak gula, etc. Karna aku bukan anak yang suka meluangkan waktu pagi-pagi buat menyiapkan makanan, pasti akan repot banget. Jadinya aku lebih flexible kalau jajan di luar. Kalau lagi pingin makan ramen di resto langganan, ya tinggal bawa shirataki noodle sendiri sebagai pengganti noodle, kalau lagi pingin makan nasi goreng langganan, juga tinggal bawa nasi shirataki sendiri. Tapi ada juga resto-resto favorite aku yang menyediakan menu yang spesifik keto friendly, seperti: D’Kitchen Kemang, Fit Lokal, 626 by Polim, atau akun-akun instagram yang memang khusus menjual makanan keto. Pokoknya prinsipnya, semakin berlemak, semakin kenyang, dan semakin kuat puasa besoknya :D

Nandes: Menu keto favourit plus yang gampang di dapat dan diolah adalah telur, hehehe. Hari biasa lebih sering masak. Kalo akhir pekan baru makan diluar. Resto keto yang spesifik menyediakan menu keto masih jarang. Salah satunya ada di Panglima Polim namanya 626 by Polim. Selebihnya lebih kepada katering rumahan. Biasanya pemiliknya juga KF.

Vivi: Enaknya keto sebenarnya ngga harus susah payah catering karena menunya lebih banyak. Banyak yang bilang kalau diet itu mahal, yah ini diet yang lumayan bersahabat dengan kantong. Dari makan kantin kantor sampai restoran semua ada. Selama hindari karbo dan makanan dengan kandungan gula yang banyak. Saya bahkan sering bawa shiratake ke kantin kantor sebagai pengganti mie pada mie ayam. Karena buat saya ngga makan mie itu jauh lebih susah dari nasi.

Menu sehari-hari yang sebetulnya dijual bebas, tapi keto friendly apa saja, ya? 

Affi: Sebenernya semua lauk bisa kita makan asal tidak dimakan dengan nasi dan tidak dimasak dengan kecap atau gula. Misalnya di restoran Padang, ya makan aja semua lauknya seperti gulai ayam, balado udang, rendang, gulai daun singkong bahkan gulai otak atau paru kalau suka, tapi jangan pakai nasi ya. Misalnya ke restoran yang menjual burger, ya pesan aja burger tapi rotinya jangan dimakan. Biasanya kalau saya ke restoran dan bingung mau makan apa, saya akan pesan salad, karena hampir semua restoran Western pasti ada menu salad.

Gyanda: Ini mungkin sudah terjawab yah di pertanyaan sebelumnya. Basically aku bisa makan apapun di resto lain non keto yang penting high fat, low sugar and carbs! Favorite aku sate kambing berlemak, sate kulit, steak, makanan padang, sop iga, sop buntuk, soto betawi, iga bakar, etc.

Nandes:  Awal-awal memang bingung banget mau makan apa kalau keluar rumah. Tapi makin ke sini udah makin banyak. Memang harus toleransi. Sedikit dengan jumlah karbonya, tapi apa boleh buat? Tapi kan nggak setiap hari. Rumah makan yang ketofriendly itu rumah makan Sunda (Ikan goreng, ayam goreng, tahu tempe goreng (phase konsol), ikan pepes, dan lain-lain). RM Padang (lauknya mostly bisa di makan) dan makanan Jepang (Sashimi). RM Chinese juga mulai banyak yang menyediakan menu yang keto friendly, bahkan ada yang menjual kulit ayam goreng.

Vivi: Tahu goreng, pecel ayam, pecel lele, ikan gurame goreng, ikan mas goreng, Sop buntut, Sop iga (samrat misalnya).

Ada yang menyebutkan, diet keto tidak disarankan oleh ahli gizi. Karena bisa bikin fungsi otak tidak maksimal, pendapat kalian? Ngerasa kayak gitu nggak? 

Affi: Udah banyak kok anggapan-anggapan salah tentang diet keto yang dipatahkan secara ilmiah. Salah satunya bahwa karena orang yang diet keto makan karbohidrat sedikit jadi otomatis fungsi otaknya tidak maksimal karena karbohidrat dibutuhkan untuk daya kerja otak. Setau saya, yang dibutuhkan oleh otak itu adalah glukosa, dan protein yang kita makan juga diubah jadi glukosa oleh tubuh kita. Saya sendiri nggak ngerasa daya kerja otak saya menurun tuh sejak diet keto. Malah karena nggak pernah ngantuk dan lemes lagi abis makan siang, jadi lebih bisa konsentrasi kerja.

Gyanda: Kalau ini aku malah baru dengar. Selama ini ketakutan orang lebih ke hipertensi dan kolesterol. Kalau fungsi otak sih sejauh ini setelah aku menghindari carbs selama kurang lebih 6 tahun (kayaknya) nggak ada masalah yah. Malah merasa lebih produktif :D

Nandes:  Selama 1,5 tahun ini yang saya rasakan fungsi otak tidak bermasalah. Hanya saat seminggu awal saja terasa pusing. Selebihnya saya merasa lebih fokus. Dari sisi fisik merasa lebih energik. Dari sisi psikis saya lebih nggak baperan. Kalau mau mens swing moodnya nggak lebay. Lebih gampang untuk berempati ke orang lain. Jadi secara keseluruhan pola hidup ini adalah pola hidup yang paling menyenangkan, menyehatkan dan mengenyangkan. Hail ketone!!!

Vivi: Saya percaya diet itu cocok-cocokan. Saya sudah coba banyak diet yang ternyata ini cocok. Tapi mungkin belum tentu cocok untuk yang lain.

Boleh dong, tolong bagi kiatnya untuk yang mau menjalankan diet keto. Apa saja yang mesti diperhatikan?

Affi: Do your own research and adjust it to your own situations. Saya percaya bahwa nggak ada 1 jenis diet yang bisa cocok untuk semua orang, bahkan majalah Times pernah bikin artikel tentang ini. Jadi emang kita harus pintar-pintar mencari informasi yang benar dan mempraktikannya sesuai dengan kondisi tubuh kita sendiri. Keto diet might not be for everyone but it’s always a good idea to reduce the amount of sugar and carbs that you consume. Biarpun nggak percaya sama diet keto, sudah banyak sekali studi tentang bahayanya mengonsumsi gula terlalu banyak, jadi mengurangi asupan gula dan karbohidrat itu udah pasti sehat buat tubuh kita.

Gyanda: Karena Keto is a lifestyle, not a temporary diet seperti mayo, GM diet, atau diet-diet lain yang hitungannya hari atau minggu, jadi pastikan dulu kalau kita sanggup menjalaninya at least dalam beberapa bulan. Kalau aku sendiri sih walaupun nggak berencana keto seumur hidup, tapi aku mau tetap sangat mengurangi asupan gula dan carbs (in sha Allah) seumur hidup karena aku udah ngerasain sendiri manfaatnya banyak :D

Nandes: Persiapan mental (selain motivasi tentunya) merupakan hal penting. Mengubah pola pikir harus disertai dengan pengetahuan yang mumpuni. Dengan pengetahuan yang cukup kita akan lebih siap saat berhadapan dengan situasi khusus, terutama pada masa adaptasi.

Kemudian mempersiapkan amunisi. Tahap awal VCO adalah senjata utama untuk para pemula saat berpuasa. VCO membantu untuk memberikan rasa kenyang hingga saat jendela makan.

Mengetahui jenis-jenis makanan yang bisa dimakan dan membuat makanan lebih bervariasi akan membantu untuk bisa terus bertahan dalam menjalankan KF. Sering kali orang gagal karena bosan dengan makanannya. Idealnya harus sering masuk dapur. Perlu diingat dan digaris bawahi utamakan real food. Ketofied food hanya makan pengobat rindu yang di konsumsi sekali kali. Makan untuk bertahan hidup, bukan hidup untuk makan :D

Olahraga juga menjadi bagian penting dalam KF terutama di jam puasa. Di saat puasa lah tubuh kita melakukan perbaikan-perbaikan. Olahraga juga membuat glukosa yang dihasilkan oleh tubuh lari ke otot, karenanya olah raga yang disarankan lebih ke beban dan bukan cardio.

Carilah teman yang bisa menjadi teman berbagi teman senasib sepenanggungan teman yang bisa saling menguatkan. Ikut dalam komunitas. Biasa nya disana kita suka berbagi pengalaman atau cerita sukses sehingga bisa terus mengobarkan semangat.

Yang terakhir, KF bukan diet yang sifatnya sementara. KF adalah pola hidup yang akan dijalan kan seumur hidup. Memulainya saja bukan perkara mudah, apalagi untuk mempertahankan dan bertahan dalam KF, karenanya kami menyebutnya “warrior.”

Dibutuhkan mental seorang pejuang untuk bisa bertahan di tengah lautan makanan tinggi karbo daaaaaannnn bertahan di antara high carbs eaters karena ini aliran anti mainstream sehingga harus siap di-bully. Salam sehat, salam lemak, salam ketofastosis.

Vivi: Saya gak punya kuat khusus, karena buat saya diet itu yang memudahkan aja dan cocok. Karena saya kerja Jadi kalau harus menyiapkan makanan lagi sebelum berangkat akhirnya malah gak konsisten. Dan pilih yang menu makanannya paling kita suka dan banyak pilihan.

Waaah, waah…saya jadi terinspirasi nih buat menjalankan diet keto. Satu hal yang saya ingin amini, adalah pernyataan dari Mbak Affi, “Biarpun nggak percaya sama diet keto, sudah banyak sekali studi tentang bahayanya mengonsumsi gula terlalu banyak, jadi mengurangi asupan gula dan karbohidrat itu udah pasti sehat buat tubuh kita.”

Kalau dirasa belum sanggup keto, bisa diawali dari hal dasar seperti itu dulu kali ya. Mengontrol atau kalau bisa mengurangi asupan karbo dan gula. Dan mind set, badan yang sehat itu adalah investasi seumur hidup :)

 


Post Comment