Saat Haid (TETAP BISA) Olahraga, Asalkan…

Jangan lagi menjadikan datang bulan sebagai alasan untuk sejenak menghentikan rutinitas olahraga. Nyatanya boleh banget kok, olahraga saat haid. Tapi memang ada syarat dan pilihan olahraganya. Mau tahu?

Saat Haid (TETAP BISA) Olahraga, Asalkan… - Mommies DailyImage: www.sheknows.com

“Dis! Lo pound fit, kan hari ini?”

“Nggak, Fi. Gue lagi datang bulan, hari kedua. Lagi “banjir”, banget nih.”

Cuplikan percakapan tadi akhir-akhir ini, sering saya dengar. Antara Mbak Fia dan Mbak Adis, tim editorial Mommies Daily. Sebagai informasi awal dulu, nih, mommies. Sudah beberapa bulan terakhir ini, kami komitmen untuk kembali olaharga. Jenisnya ada pound fit dan yoga. Menyusul, kami juga penasaran coba muay thai.  Nah, seringkali, jadwal olahraga kami berbenturan dengan masanya datang bulan. Sudah gitu, pas lagi banyak-banyaknya pula, ya, kaaan. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan Mbak Adism, beberapa kali, mengurungakn niatnya untuk melakukan olahraga.

Faktanya, tidak ada larangan saat perempuan haid, tidak boleh olahraga. Malah bisa mengurangi rasa nyeri asalkan dipilih jenis olahraga yang ringan, ya, mommies.  “Olagraga saat saat haid boleh. Karena membantu mengurangi rasa nyeri (olah raga ringan), hormon endorfin yg keluar saat kita. berolah raga mampu mengurangi nyeri haid, melancarkan aliran darah keseluruh tubuh, meningkatkan kekuatan jantung dan membantu menurunkan tingkat stress (emosi),” papar Mury, S.Pd M.Si, Ketua Umum ANOKI (Asosiasi Nutrisionis Olahraga dan Kebugaran Indonesia) .

Mengenai jenisnya, Mas Mury bilang, olahraga apapun baik kok dilakukan asalkan:

  1. Olahraga dengan intensitas rendah
  2. Tidak melompat-lompat (high intensity)
  3. Melakukan gerakan-gerakan yang ekstrim. Dan belum biasa dilakukan, seperti:
  • Angkat beban
  • Senam lantau
  • Yoga yoga (headstand atau handstand, split, dan beberapa gerakan lainnya)

Nah, lalu apa saja sih, olahraga yang disarankan oleh Mas Mury?

  1. Jogging
  2. Stretching
  3. Senam aerobik selama 30 menit sampai 1 jam

Tata cara sebelum dan setelah olahraga, hampir sama seperti yang sudah pernah saya tulis dalam artikel Jenis Olahraga yang Tepat untuk si Obesitas dan si Kurus. Namun khusus perempuan yang sedang haid dan melakukan olahraga, Mas Mury mengingatkan untuk memperhatikan asupan zat besi, karena sangat dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya seperti daging, kacang-kacangan, sayur hijau yang berfungsi untuk meningkatkan hemoglobin dalam darah, terlebih mereka sedang haid. Mengenai waktu, tdak ada batasan. “Kapan sempatnya berolahraga, silakukan lakukan,” jelas Mas Mury.

Berhubung saat haid ada sejumlah darah yang dikeluarkan. Mas Mury bilang, tetap waspada jika tubuh memberikan respond berupa pusing, cepat lelah, atau terkadang kunang-kunang. Cegah dengan kurangi durasi berolahraga dan intensitasnya.

Nah, yang kemarin-kemarin urung olahraga karena lagi haid, mulai sekarang tetap bisa kok olahraga. Asalkan pilih yang low impact dan tetap peka terhadap respond tubuh yang diberikan, ya :)


Post Comment