Ini Dia, Cara yang Saya Lakukan untuk Merapikan Foto Anak

Ditulis oleh : Anissa Stevania
Bingung bagaimana cara merapikan foto anak yang jumlahnya bejibun? Sudah mencari dokumentasi fork anak saat masih bayi? Coba deh, praktikan beberapa langkah yang saya lakukan untuk merapikan foto anak. 

Punya anak di era digital ini memang lebih simpel ya. Dulu saat kita kecil, foto-foto bayi kita hanya dikumpulkan dan dicetak untuk kemudian disimpan di album foto. Bandingkan dengan sekarang, saat usia anak saya baru 1 bulan, foto yang terkumpul di gallery foto ponsel sudah mencapai 1,000 foto!

tips-merapikan-foto

Jumlah itu menurun seiring bertambahnya usia anak sih. Tapi tetap saja, kini di usianya yang ketiga, setiap bulan ada setidaknya 300-an foto menganggur di camera roll ponsel. Mau dihapus kok sayang, mau disimpan juga kok ya banyak foto ya blur dan kurang fokus. Hanya membuat penuh storage ponsel saja. Apalagi untuk dicetak, rasanya kurang layak untuk dipajang.

Capek juga lama-lama melihat foto yang berantakan belum lagi ancaman laptop atau harddisk rusak. Memikirkan foto-foto itu hilang saja saya sudah sedih duluan. Akhirnya saya merapikannya sesuai usia anak. Jadi dibuat folder-folder yang diberi nama usia anak. Supaya lebih aman, saya pun menyimpannya di cloud untuk meminimalisir risiko foto hilang karena harddisk rusak.

Nah sekarang untuk tips merapikan foto sesuai pengalaman saya.

  1. Pisahkan foto berdasarkan usia anak, buat di folder laptop/PC. Saya melihatnya dari tanggal foto itu diambil.
  2. Buat nama folder yang mudah diingat, misal saya memberi nama dengan “Xylo 1 Bulan”, “Xylo 2 Bulan”, dan seterusnya.
  3. Saya menggunakan service milih Google yaitu Google Photo. Caranya masuk ke www.photos.google.com, pastikan mommies punya akun Google/gmail ya! Login menggunakan akun Google.
  4. Klik garis tiga di pojok kiri atas (sebelah kiri logo Google Photos) dan cari option Setting. Pastikan setting upload menjadi high quality (free unlimited storage).
  5. Tentukan akan mengunggah folder yang mana dulu, misal folder “ Xylo 1 Bulan”. Ambil salah satu foto dari album itu kemudian unggah.
  6. Setelah selesai akan muncul box selesai di pojok kiri bawah. Klik Add to Album kemudian Create New Album.
  7. Beri nama album sesuai usia anak. Upload sisa foto ke dalam album itu sekaligus semuanya (tidak perlu lagi satu per satu)
  8. Untuk mommies yang kebetulan punya aplikasi Google Photos di ponsel, matikan opsi auto back up and sync di setting aplikasi. Karena auto back up and sync ini akan membuat semua foto di gallery/camera roll otomatis terunggah ke Google Photos. Alhasil album Google Photos akan sama berantakannya dengan gallery ponsel.

IMG_20170916_081310

Pastikan untuk membuat dulu album (dengan cara mengunggah satu foto dulu seperti poin nomer 5) baru kemudian mengunggah sisa foto ya. Karena jika diunggah sebelum membuat album, foto-foto itu akan bertebaran dan tidak masuk ke dalam album, terutama jika koneksi internet kurang stabil. Nantinya akan lebih sulit membuat albumnya karena sudah terlanjur berantakan.

Selain Google Photos, mommies juga bisa rapikan di album Facebook. Kekurangannya adalah, fotonya dikompresi sehingga ukurannya jadi sangat kecil. Kalau suatu hari ingin diunduh ulang kemudian dicetak, kualitasnya sudah pasti berkurang. Untuk mommies dengan email Yahoo! Juga bisa merapikannya di online photo management milik Yahoo! Yaitu Flickr. Hanya saja Flickr memberi batasan kuota 1 TB untuk foto dan video, sementara Google Photos ini gratis dan unlimited.

Iya Google Photos bisa gratis karena ia mengubah ukuran foto ke ukuran 16 megapixel. Ukuran ini masih high definition dan bisa dicetak ke ukuran maksimal 60 x 28 cm. Begitu pula dengan video, diubah ukurannya ke 1080 px, juga masih high definition. Jadi menurut saya sih tidak masalah untuk keperluan back up kenangan. :)

Jadi memang bukan cuma rumah yang harus rajin dirapikan, tetapi juga koleksi digital seperti foto dan video.

Semoga berguna ya!


One Comment - Write a Comment

Post Comment