Penuhi Kecukupan Multi Mikronutrien, Hal Penting Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Agar tidak menyesal dikemudian hari, ibu hamil dan menyusui disarankan untuk memenuhi kecukupan multi mikronutrien. Mengapa begitu? Simak penjelasan Dr. med. dr. Damar Prasmusinto, SpOG(K).,

Suatu hari saat sedang kumpul keluarga, salah satu sepupu saya ada yang nyeletuk, “Ya ampun, kak… ternyata mau hamil dan punya anak itu repot banget, ya. Dulu aku pikir, kalau hamil, ya tinggal hamil….mau punya anak, ya, tinggal punya anak. Semua ya, berjalan normal aja. Ternyata nggak begitu. Perlu persiapan yang bener-bener mateng”.

Mendengar curhat colongan sepupu saya yang baru menikah, ditambah lagi melihat ekspresinya yang kusut seperti baju yang belum diseterika, saya jadi mesem-mesem sendiri. Memori saya pun seakan me-rewind pada masa saya baru menikah. Hampir  8 tahun yang lalu.

Dulu, saya pun punya pemikiran yang serupa dengan sepupu saya. Saya pikir, memasuki fase kehidupan pernikahan itu sederhana memesan makanan di restoran fast food. Ternyata dugaan saya salah. Apalagi kalau berkaitan dengan rencana punya anak. Makanya, ketika memutuskan mau hamil (lagi), saya dan suami jadi lebih hati-hati. Banyak hal yang perlu disiapkan. Dimulai dari finansial, lah wong, mengetahui biaya persalinan tahun 2017 saja sudah bikin saya ‘mules’, hahahaha. Dan yang nggak kalah penting tentu saja soal kesehatan baik fisik dan psikis.

Penuhi Kecukupan Multi Mikronutrien-mommiesdaily

Saya masih ingat, awal menikah, Mama saya jadi orang paling cerewet sedunia. Nggak pernah capek mengingatkan dan meminta saya untuk melakukan tes kesehatan sebelum hamil. “Cek dulu kesehatan kamu sama Doni. Jangan sampai menyesal di kemudian hari,” begitu katanya.

Sekarang saya cukup paham kenapa Mama saya begitu concern karena untuk menghindari hal yang tidak diingankan. Perlu diketahui bawa organ penting janin sudah mulai terbentuk saat periode awal masa kehamilan. Jika tubuh kita sendiri tidak disiapkan dengan matang, nggak sehat, bagaimana janin bisa berkembang dan tumbuh dengan nyaman?

Makanya, para ahli seperti dokter kandungan mengatakan idealnya pemeriksaan kesehatan hamil sebaiknya dilakukan minimal 3 bulan sebelum kehamilan dimulai sehingga janin bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat. Prinsipnya, sih, periode emas seorang anak itu justru dimulai dari 1000 hari pertama kehidupan. Dimulai dari saat pembuahan di dalam rahim ibu sampai anak berusia 2 tahun.

Sementara, tidak sedikit perempuan yang terlambat menyadari kalau dirinya tengah berbadan dua. Bahkan, masih banyak ibu hamil yang nutrisinya tidak tercukupi dengan baik. Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, idealnya berat badan bayi saat dilahirkan adalah tidak kurang dari 2500 gram. Namun berdasarkan data Riskesdas 2013, untuk bayi yang lahir, prevalensi bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR <2500 gram) masih 10,2 persen. Bahkan riset menunjukkan jika prevalensi angka kematian bayi setiap tahunnya semakin meningkat.

Fakta ini saya ketahui ketika mengikuti acara Media Briefing ‘Kampanye Pentingnya Multi Mikronutrien untuk Ibu Hamil’ yang digagas oleh Kalbe Blackmores Indonesia. Dr. med. dr. Damar Prasmusinto, SpOG(K)., Konsultan Fetomaternal, Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia  menjelaskan kalau kondisi ini tidak terlepas karena masih banyak yang beranggapan kalau makanan sehari-hari yang dikonsumsi sudah cukup. Padahal kebanyakan dari mereka tidak mengetahui jika asupan mikro-nutrien yang dikonsumsi kurang.

Mengingat saya termasuk ibu-ibu yang tengah merencanakan kehamilan, informasi ini tentu saya butuhkan. Dr. Damar menjelaskan kalau mikronutrien merupakan zat gizi mikro yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sedikit namun mempunyai peranan yang cukup besar bagi kesehatan seseorang. Terutama bagi ibu hamil, di mana zat gizi mikro ini sangat dibutuhkan bagi perkembangan janin.

Baca juga : Saat Hamil Kedua Saya Tidak Akan Melewatkan Hal Ini

Ia memaparkan kalau kebutuhan mikronutrien ibu hamil dan menyusui akan meningkat, terutama pada trimester terakhir kehamilan. Oleh karena itulah peningkatan kualitas gizi di masa kehamilan dan menyusui sangat  penting karena memang akan memengaruhi perkembangan dan kesehatan anak.

“Kandungan itu diibaratkan sebagai alat yang bisa mencetak blueprint. Jika kandungan yang sehat maka akan menghasilkan blueprint yang bagus, sehingga kesehatan sang buah hati juga bisa terjamin saat lahir,” tambah Dr. Damar.

Tidak mengerankan kalau akhirnya Dr. Damar mengingatkan agar ibu hamil dan menyusui memerhatikan mikronutrien. Jadi apa saja sih mikronutrien yang diajurkan untuk dicukupi?

  • Asam folat: untuk perkembangan otak dan mencegah neural tube defect (NTD), mengurangi resiko prematur, dan berat bayi lahir rendah (BBLR).
  • Zat besi: untuk kebutuhan memproduksi darah dan sirkulasi oksigen di berbagai organ dan jaringan, serta percepatan pertumbuhan bayi. Di Indonesia sendiri, 37,1% ibu hamil mengalami anemia dan 21,7% bayi berumur ≥ 1 tahun mengalami anemia.
  • Yodium: untuk fungsi kelenjar tiroid, perkembangan visual, motor skills, pendengaran dan perkembangan kognitif anak. Di Indonesia sendiri, meskipun 77.1% rumah tangga memiliki garam beryodium, namun hanya 36.9% ibu hamil yang memiliki asupan yodium yang mencukupi.
  • Kalsium: untuk pertumbuhan tulang dan gigi bagi janin; mengurangi resiko pre –eclampsia selama kehamilan.
  • Omega-3, terutama DHA: untuk perkembangan neurodevelopment, khususnya mata dan otak.

Blackmores

Untuk memenuhi kecupukan multi-mikronutrien tentu saja perlu mengonsumsi beragam konsumsi sayuran, buah-buahan segar, dan berbagai jenis sumber protein. Selain itu bisa ditambahkan dengan multi vitamin yang memberikan nutrisi lengkap dengan kandungan  DHA, kalsium, zat besi, asam folat, vitamin dan mineral seperti Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold.

Yang menggembirakan, saat ini Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold  juga punya program  yang menurut saya perlu didukung, 12.000 Pelukan Untuk Ibu dan Bayi. Sebuah program yang mengajak kita semua untuk mendukung pemenuhan asupan multi-mikronutrien untuk Ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu melalui Yayasan Bumi Sehat.

Caranya juga gampang, kita hanya perlu posting foto yang seakan-akan sedang memeluk seorang anak melalui website www.blackmores.co.id/12000pelukan. Foto yang terkumpul akan dikonversikan menjadi 1 botol Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold yang disumbangan kepada Yayasan Bumi Sehat untuk Ibu hamil dan menyusui yang kurang mampu. Ada yang sudah ikutan program ini?

 

 

 


Post Comment