Hore, Pembangunan Proyek MRT Sudah Mencapai Lebih dari 70%

Sebagai ibu bekerja yang tinggal di Jakarta, saya sudah nggak sabar menikmati fasilitas MRT yang pembangunan fase pertamanya sudah mencapai lebih dari 70%. Horeeee… !

Senang nggak, sih, Kota Jakarta kemajuannya cukup pesat beberapa tahun belakangan ini? Fasilitas umumnya makin tertata, yang membuat saya, sebagai warga Jakarta, merasa makin nyaman saja.

Contohnya, nih, transportasi umum TransJakarta kini kondisinya lebih terjaga, belum lagi soal pembangunan RPTRA yang bikin warga Jakarta punya taman nyaman yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga. Meskipun belum sempurna, tapi kondisinya sudah jauh lebih baik ketimbang beberapa tahun lalu. Selain itu tentu saja fasilitas MRT yang progress-nya terbilang cepat. Bahkan saat ini fase 1 untuk Depo Lebak Bulus dan Stasiun Senayan sudah  mencapai 74, 89 %.

Adapun pengerjaan jalur MRT elevated atau melayang sepanjang 10 km dari wilayah Lebak Bulus hingga Sisingamangaraja saat ini telah mencapai progres 50,71%, sedangkan jalur bawah tanah sepanjang 6 km saat ini progresnya telah mencapai sekitar 80%.

Kebetulan saya tinggal di daerah Lebak Bulus, nggak jauh dari pembangunan MRT tahap satu ini, jadi saya tahu betul bagaimana proses pengerjaannya ini terbilang cepat. Lah wong, pekerja MRT ini kerjanya dari pagi sampai pagi lagi. Membayangkan kalau beberapa tahun lagi kondisi jalanan akan lebih tertata, saya sudah senang bukan main.

MRT mommiesdaily.com

Maklum saja, kondisi jalanan di Jakarta sekarang ini kan cukup semrawut. Untuk menempuh perjalanan ke sebuah lokasi, pasti akan  menemukan beberapa titik kemacetan. Dengan adanya MRT, tentu sangat membantu.

Megaproyek yang disinyalir akan mengurai kemacetan di Ibu Kota ini targetnya dapat beroperasi mulai tanggal 1 Maret 2019 mendatang. Katanya, nih, kalau dari Lebak Bulus sampai HI, itu kurang lebih bisa tembus 30 menit, dengan jarak antar kereta di stasiunnya kurang lebih 5 menit. Wiiih… Coba bayangkan dengan kondisi sekarang? Kalau mau ke daerah Thamrin atau setidaknya bundaran HI, kalau bawa mobil bisa 1 jam lebih!

Untuk rute layang, akan ada 7 Stasiun Layang, yaitu Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja. Seluruh stasiun penumpang dan lintasan dibangun dengan struktur layang di atas permukaan tanah, sementara Depo kereta api dibangun di permukaan tanah (on-ground) yakni di Lebak Bulus.

Sayangnya, nih, saat jumpa dengan rekan pers dan blogger beberapa waktu lalu,   William Syahbandar, selaku Direktur Utama PT. MRT Jakarta mengatakan kalau masih ada kendala pada pembebasan lahan di kawasan Haji Nawi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Soalnya masih belum ditemukan kesepakatan dalam pembebasan lahan untuk stasiun Haji Nawi. Namun ia menegaskan kalau hal ini nggak akan menghambat penyelesaian MRT Jakarta.

Sebagai masyarakat Indonesia, khususnya warga Jakarta, yuk, kita sama-sama mendoakan kalau proses pembangunan MRT ini bisa berjalan sesuai dengan rencana.


Post Comment