Jalan-Jalan Ke Benteng Pendem Nusakambangan, Cilacap

Liburan sekolah kemarin, Awan ikut ayahnya dinas luar kota di Cilacap. Karena ada 1 hari yang kosong, ayahnya mengajak Awan mengunjungi Benteng Pendem di Nusakambangan, Cilacap. Ini cerita mereka.

pendem1

Berangkat Pagi ke Teluk Penyu

Dari hotel Dafam tempat mereka menginap, Awan dan ayahnya bersama rombongan berangkat pagi sekitar jam 10.00. Kata ayahnya, sih, sebenarnya akan lebih baik kalau berangkat lebih pagi, jam 8.00 supaya nggak terlalu panas.

Perjalanan dari hotel ke Teluk Penyu nggak terlalu jauh, memakan waktu hanya sekitar 10 menitan. Kalau memilih naik angkot atau becak dari tengah kota juga bisa, paling hanya lebih lama sedikit dibanding naik mobil sewaan hotel.

Teluk Penyu ini menurut ayahnya Awan sebenarnya adalah kampung Nelayan, hanya saja mereka juga membuka warung-warung tradisional yang menyajikan seafood hasil tangkapan mereka. Mirip sama Muara Karang, Jakarta Utara. Paling enak sampai di Teluk Penyu ini di jam-jam sarapan. Jadi bisa isi perut dulu sebelum menyeberang ke Nusakambangan.

Menyeberang Naik Perahu Nelayan

Untuk menyeberang ke pulau Nusakambangan memang sebaiknya selalu di bawah jam 12.00 siang, karena di siang hari tersebut bertepatan dengan jam-jam pasang air laut, sehingga ombak biasanya akan lebih besar, dan mungkin saja bikin mabuk laut buat anak-anak yang belum terbiasa.

Jalan-Jalan Ke Benteng Pendem Nusakambangan, Cilacap - Mommies Daily

Perahu yang digunakan adalah perahu nelayan yang umum disewakan buat para wisatawan. Pulang pergi biayanya Rp 20.000 per orang. Lebih enak kalau pergi rombongan, jadi harga perahu bisa lebih murah. 1 perahu bisa muat 10 – 15 orang. Untuk jam penjemputan biasanya harus janjian dulu sama si perahu.

Benteng Pendem

Dari teluk Penyu ke dermaga Karang Bolong nggak memakan waktu terlalu lama, kok. Hanya sekitar 15 menit. Nah dari dermaga ke Benteng Pendem sebenarnya nggak terlalu jauh, cuma perjalanan jalan kaki itu cukup menantang karena jalanannya naik turun.

Jalan-Jalan Ke Benteng Pendem Nusakambangan, Cilacap - Mommies Daily

Benteng Pendem ini adalah benteng peninggalan Belanda. Kenapa disebut benteng Pendem mungkin karena lokasinya yang seolah tersembunyi, ya. Dari pintu benteng yang berbentuk gua besar, untuk masuk ke ruangan-ruangan di dalamnya melalui turunan. Mungkin agak kurang cocok untuk membawa anak-anak di bawah 5 tahun. Sekilas dinding Benteng Pendem terlihat seperti karang dengan lubang-lubang. Karena itu, benteng tersebut juga dikenal dengan nama Benteng Karang Bolong.

Benteng Pendem ini luasnya sekitar 12.000 meter persegi. Jadi kemarin itu nggak semua area dijelajahi oleh Awan dan ayahnya. Konon ada bagian lain dari Benteng Pendem yang lebih suram karena di tempat tersebut terdapat ruang pembantaian dan penjara bawah tanah.

Jalan-Jalan Ke Benteng Pendem Nusakambangan, Cilacap - Mommies Daily

Dilihat dari foto, serta cerita-cerita yang dibawa Awan, saya menyimpulkan kalau anak mengalami pengalaman yang seru di sana. Dia juga senang bermain di pantai, dan menurut suami saya pantainya terbilang bersih walau nggak berpasir putih.

Tips ke Benteng Pendem

Isi perut atau sarapan di Teluk Penyu sebelum menyeberang. Baiknya, sih, bawalah bekal makan siang dan camilan, karena di sana lebih banyak warung-warung yang hanya menyediakan sajian mi instan, gado-gado, atau ketoprak. Kecuali jika Anda nggak keberatan anak-anak makan siang dengan sajian apa adanya. Oya, sebelum berangkat ada baiknya membekali diri dengan sejarah benteng Pendem, supaya kalau ditanya-tanya si anak, kita bisa bantu jawab. Walau pun nanti tetap ada orang lokal yang menawarkan jasanya untuk jadi ‘tour guide’.


Post Comment