Hai Suami, Harap Maklum Karena Tanganku Cuma Dua…

Untuk para suami, sebelum mengeluh kalau istri kurang perhatian, coba dicek dulu istrinya itu ngapain aja seharian :).

Halo para suami, sehari-hari kalian punya nggak daftar keluhan (minimal satu) dari sekian keluhan di bawah ini?

“Kok rumah berantakan sih, bikin nggak nyaman jadinya.”

“Kenapa sih menu makanannya ini lagi ini lagi…”

“Kamu tuh ya, tiap diajakin berhubungan intim kok ya sering nolaknya?!”

“Giliran keluar rumah dandan, giliran di dalam rumah dasteran mulu. Gimana sih.”

Mungkin sebelum ‘menuduh’ istri berubah, tak lagi seindah dulu, coba baca beberapa alasan berikut ini:

Hai Suami, Harap Maklum Karena Tanganku Cuma Dua… - Mommies Daily

Energi Main Anak-Anak Itu Sungguhlah Luar Biasa

Bukan, sih, bukan berarti kami para istri nggak mau membereskan rumah, terutama dari bekas-bekas main si kecil. Tapi, tahukah kalian hai para suami, anak-anak kita itu sehat dan fit banget. Alhamdulillah. Karena itu energi mereka untuk main luar biasa.

Ketika mereka main di salah satu area rumah, kemudian kami meminta mereka untuk pindah karena area tersebut mau dibersihkan, maka mereka pun akan main di area yang lain. Begitu area tersebut juga mau dibersihkan, mereka akan mulai di area yang lain lagi. Tentu saja permainan mereka akan meninggalkan jejak atau bekas. Begitu terus, selama mereka belum tidur. Terutama untuk anak usia di bawah 5 tahun, ya. Lagi semangat-semangatnya eksplorasi.

Baca juga:

5 Jenis Permainan Untuk Mengasah Kemampuan STEM si Kecil

Sementara buat para ibu kerjaan di rumah juga banyak, seperti contohnya mencuci celana dan baju Anda supaya besoknya bisa dipakai lagi, kan? Memasak untuk makan siang dan malam, membersihkan popok si bayi yang butuh diganti, atau menina bobo’kan si kecil sementara hujan mulai turun membasahi jemuran. Mungkin para suami mau mempertimbangkan untuk menambah uang bulanan demi menggaji asisten rumah tangga?

Anaknya Lagi Cuma Mau Makan Itu-Itu Aja

Mohon maaf dari hati yang teramat dalam, ya, hai para suami kalau pulang kantor menu makanan di rumah lagi-lagi hanya sayur sop daging, atau ayam goreng. Harap dimaklumi, sejak memiliki anak menu makanan memang didominasi oleh ‘kesukaan’ anak-anak. Apa lagi kalau mereka lagi suka ayam goreng, atau ikan pindang, dan cuma mau makan kalau lauknya itu, tentu sebagai ibu kami berusaha bagaimana caranya si anak mau makan.

Baca juga:

Mengatur Gizi Anak Pasca ASI Eksklusif

Iya, sih, memang anak butuh variasi makanan. Tapi bener, deh, ada kalanya momen-momen anak susah makan bikin para ibu harus ngelus-ngelus dada, dan membesar-besarkan hati. Panik, lho, kalau ngeliat anak pasang gerakan tutup mulut tiap dihidangkan brokoli cah daging sapi, kesukaan Anda hai para suami.

Kami Butuh Beauty Sleep

Beauty sleep itu penting buat perempuan. Sebenarnya buat kita semua manusia. Kenapa? Dengan beauty sleep, kantong mata kami nggak akan terlalu visible dan membuatmu, hai para suami, malu ketika mengajak kami ke acara-acara kantor. Beauty sleep selama minimal 8 jam sehari itu bahkan anjuran dari para ahli kesehatan, lho. Dengan tidur 8 jam sehari, kulit kami akan lebih sehat, menurut penelitian, tubuh juga akan jauh lebih produktif untuk melakukan kewajiban kami sebagai istri, sekaligus ibu.

Bukan lantas kami nggak mau berhubungan intim. Tapi mungkin para suami bisa sedikit lebih mengerti. Ketika pulang jam 11 malam dari lembur di kantor, dan menemukan kami sudah lelap tertidur apakah bijaksana kami diuwel-uwel. Kalaupun kalian pulang jam 7 malam misalnya, setelah bebersih, mungkin bisa bantu handle anak-anak, bantu mereka mengerjakan pekerjaan rumah dari sekolah, atau menidurkan para balita, supaya kami juga bisa bebersih diri, pakai minyak wangi, dan dengan perasaan suka cita menanti peluk cium dari Anda di tempat tidur ;)

Baca juga:

8 Tipe Hubungan Seks Setelah Memiliki Anak

Untuk Memiliki Kulit Sekencang dan Semulus Raisa Itu Butuh Dana

Tolong jangan salahkan kami jika kerut, atau kantung mata datang lebih cepat. Apalagi umur itu tidak bertambah muda. Ya, kan? Perawatan kulit itu butuh dana, hai para suami. Kami sudah rajin pakai pelembap setiap hari, kok. Sun block setiap kali terkena matahari, dan krim malam sebelum mau tidur. Tapi seiring dengan pertambahan usia, ketiganya tak lagi cukup. Butuh tambahan ekstra serum, anti-aging lotion, masker dari susu kambing, first essence lotion dari ekstrak siput dan lain-lain. Jika diperlukan, facial diamond bakal bikin wajah dan kulit kami makin kinclong. Tolong pertimbangkan lagi dana-dana tambahan jika ingin melihat kulit kami sesehat kulit Raisa, ya :D.

Baca juga:

Kenapa Perawatan Anti Aging Perlu Dimulai Sedini Mungkin?

Kami bukan mau mementingkan diri sendiri. Kami juga ingin memastikan rumah beres, dan anak-anak terpenuhi kebutuhannya fisik maupun mental. Apalagi kalau selain memastikan urusan rumah beres, kami juga membantu finansial keluarga dengan bekerja. Tentu beban kami juga lebih banyak.

Yuk, suami, mari kita sama-sama saling menghargai dan menjaga komitmen kita dari awal pernikahan. Kami butuh bantuan Anda, kok, untuk menjadi istri dan ibu yang baik. Kami nggak bisa melakukan itu semua sendiri.

Ini bukan untuk membela diri dan cari pembenaran, tapi untuk memberi pengertian pada suami untuk tak melulu menuntut, tapi juga memberi. Sebaiknya juga kita sebagai istri terbuka terhadap kritik. Bukankah semuanya harus take and give?


Post Comment